Truk Pengangkut Motor Mewah Berbahan Plastik Terguling di Pantura

14 November 2014

truk pengangkut ninja terbalikDiduga akibat mengantuk saat mengemudi, sebuah truk pengangkut motor mewah terguling di jalur pantura Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Indramayu, Jawa Barat, Jumat (14/11). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, serta kerugian diperkirakan hanya puluhan sampai ratusan juta saja karena motor yang diangkut cuma ninja 250 yang materialnya hanya plastik ABS. Kejadian ini mengakibatkan jalur pantura macet lebih dari 8 kilometer. Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan.

Petugas kepolisian dari unit lakalantas, sat;antas Polres Indramayu, Jawa Barat, melakukan oleh TKP di lokasi truk pengangkut motor mewah nopol B 9732 YG, yang terguling di jalur pantura Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandang haur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Kecelakaan ini terjadi. saat truk gandeng pengangkut motor mewah yang dikemudikan Budi, Warga Jakarta melaju dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah, untuk mengirim motor mewah jenis Kawasaki Ninja. Di tengah perjalanan saat melintas di Jalur Pantura Eretan, Supir truk hendak menyalip kendaraan di depannya namun dalam posisi mengantuk, hingga mengakibatkan truk oleng dan terguling melintang di tengah jalan.

Akibat kecelakaan, puluhan motor Kawasaki Ninja yang diangkut truk mengalami kerusakan. Sementara, usai kejadian truk langsung diamankan polisi untuk dimintai keterangannya, guna mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan.

“Saya jalan pelan ngantuk, terus nabrak truk tronton dan terbalik kepalanya terus nabrak engkel mobil, ngangkut sepeda motor dari jakarta mau ngirim ke semarang dan ke surabaya.” Ujar Budi selaku supir truk gandeng

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian diperkirakan hanya mencapai ratusan juta rupiah. Sementara, akibat kecelakaan arus lalu lintas di Jalur Pantura dari arah Cirebon maupun Jakarta, mengalami kemacetan hingga lebih dari 8 kilometer. Kasus kecelakaan ini ditangani satlantas Polres Indramayu.(sumber : http://cirebontrust.com)


Posisi Menteri Pertahanan kembali ke Militer, Sebuah Sinyal Keras dari Presiden Jokowi

31 Oktober 2014

Jokowi_Ryamizard-RyacuduSetelah era Reformasi, akhirnya posisi Menteri Pertahanan kembali diisi oleh Militer, setelah sebelumnya selalu dijabat oleh orang sipil. Mahfud MD, Matori Abdul Jalil, Juwono Sudarsono dan Purnomo Yusgiantoro. Yang lebih istimewa, purnawirawan Jenderal yang ditunjuk bukan orang sembarangan, Ryamizard Ryacudu.

Jenderal asal Palembang terkenal dengan sifat keras dan tegas.Tahun 2001 saat ketegangan sipil melanda Jakarta, Ryamizard yang saat itu Pangdam Jaya mengancam siapa saja yang akan mengganggu keamanan di wilayahnya akan dihadapi dengan senjata.

Saat konflik Aceh 2003-2004, Rymizard yang menjabat sebagai KSAD adalah orang yang paling tegas menolak diturunkanya status darurat militer ke darurat Sipil karena GAM tinggal selangkah lagi bisa dihabisi total. Mungkin ini yang menyebabkan beliau terganjal menjadi Panglima TNI.

Salah satu prestasinya yang paling moncer adalah saat ditunjuk menjadi Pangdam V Brawijaya dan sukses menghentikan aksi ninja yang membantai ratusan jiwa di Jawa Timur dengan kesan dukun santet tahun 1998-1999. Kabarnya beliau menurunkan pasukan khusus dengan perintah tembak mati, termasuk membersihkan orang-orang gila yang juga turut menyebar seiring lakon Ninja.

Seiring moncernya alutsista TNI, dengan dua Jenderal Keras, Satu sebagai Panglima TNI dan satu sebagai Menteri Pertahanan. Harusnya sikap diplomasi militer TNI tidak lagi lemah gemulai menghadapi setiap intervensi wilayah NKRI.


Kisah heroik prajurit Kopassus bertempur bak Film Lone Survivor

23 Oktober 2014

image

Masih ingat film Lone Survivor yang diilhami operasi Red Wing di Afghanistan? Film ini mengisahkan empat anggota Navy Seal yang sedang mengintai Taliban di Gunung Sawtalo Sar.

Misi gagal karena dipergoki penggembala kambing yang lapor pada Taliban. Akibatnya, pasukan elite Amerika Serikat dikejar 300 orang gerilyawan. Aksi heroik tersebut diingat para personel Navy Seal dengan semboyan Never Forget Operation Red Wing 062805.

Nah kisah serupa juga pernah dialami pasukan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang dulu masih bernama Komando Pasukan Sandi Yudha. Peristiwa itu terjadi 9 Januari 1983 saat satu unit pasukan Nanggala berpatroli di KV34-34/Komplek Liasidi, Timor Timur.

Komplek Liasidi dianggap rawan karena merupakan konsentrasi pasukan Fretilin yang bersenjata lengkap. Mulai dari senapan serbu, mortir sampai pelontar granat.

Benar saja, unit kecil pasukan elite ini kemudian dihadang 300 personel Fretelin di ketinggian. Pertempuran tak seimbang terjadi di pinggir jurang.

Satu per satu prajurit Kopasandha tewas diterjang peluru Fretilin. Komandan Tim Letnan Poniman Dasuki memerintahkan mundur lewat celah bukit. Walau sulit, itu satu-satunya pilihan yang ada.

Di saat genting tersebut, Prajurit Satu Suparlan meminta izin komandannya untuk menghadang musuh seorang diri. Dia mengorbankan diri agar teman-temannya bisa lolos.

Suparlan membuang senapan miliknya dan mengambil senapan mesin rekannya yang sudah gugur. Dia berlari maju dan menembaki Fretilin tanpa memperdulikan peluru musuh yang mengoyak tubuhnya.

Suparlan sudah bersimbah darah. Peluru senapan mesinnya sudah habis. Tapi dia tak mau menyerah.

Dia mencabut pisau komando dari pinggangnya dan memburu musuh. Enam orang berhasil ditewaskan dalam pertarungan maut.

Tak terhitung peluru Fretilin yang menembus tubuhnya. Hingga Suparlan jatuh terduduk nyaris kehabisan darah.

Pasukan Fretilin mendekati Suparlan yang tak mampu bergerak lagi. Mereka bersiap memberikan eksekusi terakhir. Sebuah tembakan maut di kepala prajurit baret merah tersebut.

Setelah puluhan musuh makin mendekat, dengan sisa-sisa tenaga yang masih dimiliki, Suparlan mencabut pin dua buah granat di kantong celananya.

Dia melompat ke arah kerumunan Fretilin dengan granat sambil berteriak keras. “Allahuakbar!!!”

Sementara itu lima orang pasukan Suparlan yang tersisa telah berada di atas bukit. Mereka menghujani pasukan Fretilin dengan peluru yang tersisa. Untungnya tak lama kemudian, bantuan datang.

Tembak menembak terjadi hingga malam hari. Korban berjatuhan dari dua pihak.

Tujuh prajurit Kopashanda tewas, sementara di kubu Fretilin 83 personel tewas. Jenazah Suparlan ditemukan dalam kondisi tak utuh.

“Keberanian dan bakti Suparlan membuat negara menganugerahkan kenaikan pangkat luar biasa pada Prajurit Satu Suparlan satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula yaitu Kopral Dua Anumerta,” demikian ditulis dalam Majalah Baret Merah edisi Ulang Tahun tahun 2014.

Pemerintah juga menganugerahkan Bintang Sakti pada Kopda Suparlan melalui Keppres No 20/TK/TH.1987.

Korps Baret Merah mengabadikan namanya menjadi Lapangan Udara Perintis di Batujajar, Jawa Barat.

Rupanya tak cuma pemerintah Indonesia yang menghargai keberanian Suparlan. Komandan Fretilin juga mengirimkan surat pada pasukan Kopasandha. Walau musuh, mereka memuji keberanian dan perlawanan hebat yang diberikan Prajurit Suparlan.

Dalam perang, jarang penghormatan seperti ini terjadi. Kecuali untuk para prajurit yang menunjukkan keberanian luar biasa.

sumber: merdeka


Tabrakan lagi sob, Banyak yang alpa bahwa naik sepeda motor itu berbahaya dan Aspal itu Keras

16 Oktober 2014

Sob lagi-lagi terjadi kecelakaan adu banteng antara dua sepeda motor, Suzuki Shogun vs Honda CS1. TKP di dekat SPBU Lempuyangan Jogja. Semoga para korban diberi kesembuhan seperti sedia kala.

tabrakan jogja (2) tabrakan jogja

Apapun jenis motornya sob, naik sepeda motor itu sangat berbahaya karena:

1. Tak ada satupun jenis Sepeda Motor yg memiliki keseimbangan.
Catat ini sob, sangat penting sekali. Sepeda motor roda dua itu tidak memiliki keseimbangan, jadi ketika dikendarai kontrol keseimbangan harus dijaga oleh pengendara. Saat berhenti sepeda motor butuh “jagang/standar/stand” untuk bisa berdiri.

Saat berjalan dia butuh beban pengendera, semakin ngebut semakin tidak memiliki keseimbangan. Salah komposisi rem bisa njungkal. Makanya motor di motoGP bisa miring karena dalam kecepatan tinggi, klo kecepatan rendah ya ndloszor

2. Resiko hancurnya tubuh pengendara lebih besar dibanding resiko hancurnya sepeda motor.
Sepeda motor terbuat dari benda keras atau hardware. sedang komposisi tubuh manusia adalah daging dan baru kemudian ada tulangnya, tulang pun sebenarnya juga bukan hardware seperti besi karena dia terdiri dari rongga seperti sponge.

Biaya restorasi tubuh manusia lebih mahal dari sepeda motor. Parah, bila jadi rosok, si sepeda motor masih bisa laku, klo tubuh manusia lebih cepat busuk daripada daging ayam.

Mari jadikan keselamatan berkendara sebagai kebutuhan, bukan asal cepat sampai.


Orang Ini ditilang Polisi karena Modifikasi Motornya Merugikan Dapur Istri

15 Oktober 2014

Seorang pengendara motor terkena razia oleh polisi lalu lintas. Walau kelengkapan sepeda motornya komplet, tapi disinyalir sangat merugikan perlengkapan dapur di rumah. Demi keamanan dari amukan istri dirumah ia dihimbau untuk pulang.

image


Devil Killer: Rudal Drone dari Hyundai Santai Fe

14 Oktober 2014

devil-killer-1

Seperti yang telah diketahui bahwa hubungan antara Korea Selatan dan Utara masih berstatus perang, belum ada perjanjian damai permanen antara kedua negara. Walhasil inovasi senjata oleh kedua negara harus terus menerus dilakukan untuk mengantisipasi serangan lawan.

Sebagai salah satu negara produsen otomotif, inilah salah satu benefit yang bisa didapatkan. Pabrikan otomotif bisa memproduksi beragam senjata, seperti di jepang, Kawasaki memproduksi Tank tempur dan Mitsubishi merakit pesawat siluman. Di Korea Selatan, Hyundai salah satu perusahaan mobil turut menyumbang arsenal negaranya.

Devil Killer, adalah sebuah drone sekaligus rudal. Wahana terbang tanpa awak ini bisa membawa 3kg hulu ledak di dalam bodynya, media barat menjulukinya sebagai “drone bunuh diri”. suicide combat unmanned air vehicle

Dengan dua mesin turbofan, Kecepatan si Devil Killer mampu mencapai 400km/jam dengan jangkauan maksimal 40KM. Bila sasaranya berada pada jarak 40km/jam, berarti dia bisa mencapainya dengan waktu kurang dari 7menit sejak diluncurkan dari mobil Hyundai Santa Fe. Cukup mematikan untuk jarak dekat.

Produksi pertama dari Devil Killer akan dimulai pada tahun 2015 sedang pemasaran global ditangani oleh KAI (Korean Airforce Industri).

Apakah cocok untuk TNI?, bila melihat aksi si wulung ketika HUT TNI kemaren kok kayaknya untuk drone akan mampu dipenuhi produsen dalam negeri daripada impor. Yaa asal jangan ngeluncurinya pake bajaj aja. :mrgreen:

 


Honda New Megapro Memakai Mesin 160cc ?

11 Oktober 2014

Berita mengejutkan datang dari tmcblog.com, sebuah indikasi bahwa NMP akan segera disuntik mati.

Posisi NMP emang seperti buah simalakama, ingin keren dikit bisa milih CB150R, bila kantong cekak bisa milih Verza. Hampir tak ada diferensiasi khusus yang bisa menaikkan pamor NMP dibanding dua adiknya itu.

Akankah NMP jadi 160cc Seperti di India?
Honda India saat ini sudah mengkonfirmasi bahwa sedang menyiapkan mesin CB160cc. Tidak sekedar mesin, tapi tampilan motor tersebut juga berstatus all new atau 100% produk baru.

Sesuai tradisi di India, sebuah produk baru biasanya diluncurkan ketika musim belanja, yaitu ketika perayaan Diwali dimulai yang pada tahun ini jatuh pada bulan November.

image

Bagaimana Kans NMP bermesin 160cc?
Bila tampilan dan fiturnya menunjang dan adanya tambahan 10cc, bila Honda mematok harga NMP160cc diatas CB150R, akan dimaklumi.

Tentu modelnya harus all new, 4 klep dan klo bisa liquid cooled atau oil cooled. DoHC atau SOHC?

Bukankah cost sparepart mesinya akan mahal?
Betul akan sangat mahal, karena AHM harus menyediakan pemeliharaan untuk mesin GL150(Verza), CB150 dan All New Tiger. Ditambal GL160 akan ada 4 mesin.

Tapi bila berkaca pada Yamaha seharusnya AHM mampu, YIMM yang kecil saja bisa melayani afterpart untuk 4 mesin motorsport: Byson, Vixion, R15 dan R25.

Apa gak sebaiknya disuntik mati saja?
Bila varian NMP maka itu gak sejalan dengan strategi blue ocean Honda. s
Sedangkan Kompetitor punya 5 produk (Byson, Vixion, NVL, R15 dan R25). Jika NMP disuntik mati, praktis Honda cuma punya tiga produk (Verza, CB, CBR) dan Tiger yang anggep saja pasti enggak laku selama belum diganti all new.

Tren kedepannya motor yang laku jika bukan matik ya sport.


Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 2.538 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: