2 Blunder Fatal Yamaha

Yah seperti yang sudah saya perkirakan sebelumnya, Honda kayaknya akan menancapkan dirinya di market share minimal 50%. Jika ini terjadi, maka Yamaha akan terus merosot sampai ke level 40% thok.

50% adalah titik aman dan nyaman bagi HONDA, karena Yamaha dipastikan akan malah ribut dengan Suzuki, TVS dan Kawasaki. Terutama Suzuki dengan TITANya akan menjadi ancaman laten.

Kenapa Yamaha terus terpuruk, ini alasanya menurut saya dengan mengenyampingkan agrresivitas HONDA

1. Salah trend MODEL
Ini yang menurut saya paling fatal. Dalam dunia otomotif baik mobil maupun motor. Selalu ada masa bagi model tertentu contoh model 1970-an didominasi lekukan bulat.

lalu tahun 1980 era lekukan oval tadi habis berganti dengan sudut tegas dan garis lurus macam Astrea Star dan Prima

Baca Juga:   Brigadir Teguh Riyanto, Dalang Sambil Mengimbau Tertib Lalu Lintas

masuk tahun 1990an, model sudut dan garis tegas sudah diboseni sama masyarakat berganti dengan sedikit tambahan lekukan oval macam di Impressa

Akhir era 90an dipelopori Shogun 110R, berganti lagi jadi sudut tegas dan garis sporty dan diikuti juga oleh Supra-X 100cc bisa anda bandingkan sendiri keduanya memeliki skema model yang hampir serupa

Era ini ditutup oleh Jupiter Merah kembali menampilkan lekukan ovale

Nah…era lekukan oval ini terus bertahan sampai sekarang. Honda yang sempat merilis HONDA REVO dengan sudut dan garis tegas sepertinya menyadari kesalahanya lalu membuat Absolute REVO dengan lekukan-lekukan OVAL. Makanya ketika itu REVO 100 nggak bisa ngimbangi Jupiter dan VEGA yang berkarakter OVAL

Baca Juga:   Pria Mabuk Nekad Membubarkan Balapan Liar Di Dekat Pos Polisi Gumul Kediri, Yang Salah Siapa?

Honda memang cepat menyadari kesalahan.

Nah  si YAMAHA, bikin peslip bukanya ngikutin musim malah menantang musim.

Yup saat ini adalah musimnya lekukan-lekuan OVAL (Revo-Scoopy-HSX125) dibanding dengan garis tegas dengan sudut runcing (Jupi ZX – VEGA ZX -XEON ) ….

2. Minim Fitur “Below The Line”

kalau yang ini klik disini aja ya
http://wp.me/p12HQL-1V

roda2blog di sosial media

4 Komentar

Tinggalkan Balasan