BELAJAR DARI INDIA (2) : HERO siap beli HONDA

Bersiaplah menyambut brand baru sepeda motor dari tanah India bernama “HERO”. Yup sepertinya itu akan jadi kenyataan.

Kabar tentang Honda yang akan menjual 26% sahamnya di Hero Honda telah menjadi pembicaraan hangat  di industri kendaraan roda dua India. Menurut sumber yang dekat dengan transaksi ini mengatakan bahwa keluarga Munjal dipimpin oleh Brijmohanlal Munjal akan membeli 26% saham dari Honda….wuihh padahal Honda cuma punya 26%

Masalah emang mulai muncul saat Honda secara resmi masuk ke India dengan membawa brand sendiri dibawah HMSI, Honda Motorcycle and Scooter India pada awal tahun 1990-an.

Layaknya suami-istri, banyak masalah krusial yang menganggu rumah tangga mereka. Terutama menyangkut Royalti dan Spare Part. Honda ingin minta tambahan royalti dari penjualan HERO HONDA sementara Hero tidak ingin meningkatkan royalti karena mayoritas penjualan berasal dari model buatan mereka….nah loooo

Honda juga memaksa Hero agar menggunakan suku cadang dari HMSI (Honda Motor Skuter & India), sedangkan kelompok  HERO  tidak ingin melakukan itu karena punya mereka juga nggak kalah kualitasnya.

Baca Juga:   FOTO TERBARU DARI MESIR

Hal kayak gini bukan cerita baru bagi perusahaan patungan  India-Jepang. Kisah yang sama juga menimpa TVS-Suzuki dan Honda- Kinetik. Termasuk juga BAJAJ-PIAGGIO… klo Indonesia nggak akan deh….

Apa yang  terjadi bila Hero membeli saham dari Honda?

  1. Hero Honda akan mampu menghemat royalti yang besarnya 2,5 hingga 3% dari total Penjualan. Tabungan di royalti bisa diarahkan ke R & D…..kiira-kira berapa ya royalti Astra ke Honda?
  2. Fakta bahwa keberhasilan Hero Honda memberikan kontribusi terhadap peningkatan teknologi Honda, dan pula marketing HERO memiliki kecerdasan dan pengetahuan konsumen yang juga telah memainkan peran besar dalam keberhasilan perusahaan. Tanpa HERO kayaknya DAZZLER juga nggak lahir….wuihhh NEW-MEGAPRO juga nggak dong
  3. Perjanjian teknis Hero Honda dengan Honda akan berakhir pada tahun 2014 sehingga perusahaan masih mempunyai waktu 3 tahun untuk membangun  R & D sendiri. klo perjanjiannya ASTRA dan HONDA berapa tahun ya?
  4. Ini akan menjadi tekanan yang agresif bagi HMSI Honda agar mampu bersaing secara langsung dengan Hero Honda
  5. Ada kekhawatiran tentang kemampuan Hero untuk membangun fasilitas pengembangan produk – seperti Bajaj Auto dan TVS – dalam kurun waktu singkat. Di sisi lain, hal ini akan membutuhkan waktu untuk membangun fasilitas Honda di India. Kedua faktor ini juga bisa berfungsi untuk kompetisi. asli BAJAJ akan semakin meraja kalau begini…impasnya BAJAJ di Indonesia semoga juga tambah maju….
  6. Apa yang akan terjadi dengan lini produk baru Hero Honda setelah 2014, masih jadi pertanyaan?
  7. Semoga aja merek HERO bisa invasi Ke Indonesia ngikuti TVS dan BAJAJ ….
Baca Juga:   Perbedaan Mekanik Bengkel Resmi Suzuki dan Merek Lainya 

neh…best seller mereka di Sport…HERO HONDA KARIZMA …keren to?

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan