PSSI Botol (Bod*h dan To7oL) polllll tenan

Sorry dulu klo judulnya agak belepotan buat para pendukung Nurdin dan kroco-kroconya. ūüôā

PSSI ini emang aneh, kok nggak menyadari klo musuh mereka (baca LPI) mempunyai bekingan yang super duper kuat. Siapa dia?, bukan TNI bukan Arifin …. tapi COCA-COLA!

Ya iyyyalah, nggak mungkin FIFA berani menyuruh PSSI untuk menghukum LPI apalagi sampai menyebut LPI sebagai “illegal” … karena itu artinya menyebut Coca-Cola Company telah mendukung perbuatan illegall. Padahal Coca-Cola adalah salah satu (boleh disebut terbesar) official support Piala Dunia.

Naghh jika kemudian PSSI (rezim Nurdin) itu very-very panic … thats wajar sekali. Di Dalam Negeri mereka sedang terhimpit terjepit … lha kok (tega-teganya) FIFA menyuruh mereka untuk “mengakreditasi” LPI … yang artinya hancur dan musnahlah sumber “korupssi” uang mereka.

quiz ttg Nurdin di situs Djarum Supersoccer, pertanda bahwa Djarum akan segera mendepak Liga Super Indonesia dari program sponsorship mereka? … sayang, quiznya udah ditutup hari ini

Berikut adalah rilis resmi FIFA:

Baca Juga:   Suzuki GSX150 Bandit Pengen Jadi Teman Turing Yang Seru

Indonesia (PSSI): the PSSI should organise the general assembly on 26 March 2011 to elect the electoral commission and adopt an electoral code based on the FIFA standard electoral code. The electoral commission will then organise elections before 30 April 2011. In addition, if the PSSI is not able to regain control of the breakaway league, the case will be submitted to the FIFA Executive Committee for a potential suspension.

terjemahanya:

Indonesia (PSSI): PSSI harus mengatur sidang umum pada tanggal 26 Maret 2011 untuk memilih komisi pemilihan  dan mengadopsi kode pemilihan berdasarkan kodestandar FIFA.  Komisi pemilihan harus menyelenggarakan pemilihan (ketua umum) sebelum 30 April 2011. Selain itu, jika PSSI tidak mampu mendapatkan kembali kendali atas liga yang memisahkan diri, kasus tersebut akan diserahkan kepada Komite Eksekutif FIFA untuk kemungkinan (kena) skorsing.

Intinya adalah, PSSI harus menerima afiliasi atau mengakomodir keberadaan LPI atau mungkin memerger atau mungkin mengajak atau mungkin …. dll lah. Yang pasti bukanya malah menghukum apalagi sampai menskoring sampai memecat keanggotan klub-pemain¬†dan¬†wasit¬†dari PSSI … seperti yang dilakukan saat ini.

Baca Juga:   ISTIMEWA nya JOGJA : Perjuangan (I)

PSSI selama ini menganggap bahwa mereka cukup dekat dan lengket dengan FIFA. Hmmmm padahal secara peringkat aja mereka kelas teri, opo yo mungkin FIFA bakal lebih “ngeh” ke mereka (PSSI) daripada Coca-Cola yang udah puluhan tahun mensponsori Piala Dunia … beda cerita klo Nurdin juga nyetor korupssi APBD klub ke FIFA … yahhh meski recehan setidaknya kan nyetor :mrgreen: itu juga klo doyan

Satu lagi, PSSI kayaknya nggak tahu tentang “who is” dubes Drs. Joko Susilo, MA … orang ini tidak seperti Dubes kebanyakan yang diangkat karena menunggu masa pensiun … Tapi yang satu ini benar-benar emang aslinya seorang “pure” diplomat, lulusan¬†Master of International Management, University of Maryland, USA.

Piye Nurdin?

roda2blog di sosial media

3 Komentar

  1. tercatat dilembar sejarah sepakbola Indonesia seorang ketum pssi yg tidak tahu malu dan tak mau malu yg ngomong dibelakang statuta2 yg ditafsirkan berbeda…!!!

Tinggalkan Balasan