Jual iPad di Penjara: Potret POLISI Koplak di HUT POLRI

Kasus penangkapan dua penjual kaskus, hanya gara-gara menjual 2 iPad bekas yang mereka beli di Singapura bener-bener konyol!. Alasanya, karena barang yg mereka jual tidak dilengkapi manual book …. keduanya didakwa melanggar Pasal 62 Ayat (1) juncto Pasal 8 Ayat (1) Huruf j UU/ 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen karena tidak memiliki manual book berbahasa Indonesia

Lha mbok sebelum menangkap si Polisi Kadal itu melihat dulu semua sepeda motor yang berkeliaran di jalanan Republik Indonesia. Naghh terus pelototi satu per satu, dijamin tidak ada satupun “tempat oli rem cakram” yang berbahasa Indonesia.

Naghh, bukankah itu juga pelanggaran? … apalagi ini menyangkut piranti keselamatan, itu juga disitu tertulis “warning” … awas! .. waspada!. Bukti betapa pentingnya.

Naghh, menangkap presiden direktur Honda, Yamaha, Suzuki, Bajaj, TVS pasti lebih banyak dapet duit to? … daripada hanya menangkap penjual iPad yg cuma 2 biji, ehhh penyelidikan terakhir 8 biji.

Baca Juga:   Yamaha, My Way

Hayooo piye? … wani piro?

solopos.com

roda2blog di sosial media

16 Komentar

      • Dalam IPAD ada manual howto yang sudah ditranslate dalam bahasa indonesia, sehingga tuduhan tidak ada manual book tidak berdasar, karena tidak disebutkan bahwa manual book itu tidak melulu berupa hardcopy (buku, lembaran, atau bentuk lainnnya) …

  1. geger dah, klo smua motor di RI ini disita polkish gara oli rem depan pake basa inggris, termasuk motor pengawal R1 jg ikut kena..

    miris dah, emang sengaja kayaknya, bingung lg nyari kasus ap yg enak, terorisme? bosen, korupsi? muntah…

  2. Lha wong STNK telat 3 bulan saja berlagak mau nilang SIM dibawa. Padahalkan itu nggak ada urusannya sama Polisi. Urusannya sama SAMSAT (Mbayar denda).
    Dasar koplak sebelum nangkap mbok dilihat dulu apa dasar hukumnya….

Tinggalkan Balasan ke dnugros Batalkan balasan