Hikmah Senin (3) : Harta itu bagaikan air

Kadang kita tidak menyadari, klo tiba-tiba uang yang dikantong sudah habis. Bahkan kadang uang sudah dalam disimpan rapet dalam kartu ATM atau kartu kredit, tetap aja bocor sampai kering kerontang. Sebenarnya apa to yang salah?

Nggak ada yang salah kok!. Karena sifat harta/uang itu emang mirip air. Mau dikantongi, disimpan dalam lemari brangkas, bahkan dikepres dalam bentuk buku tabungan dan kartu debit pun juga bakalan habis. Selain gak dibawa mati, sifat makhluq yang satu ini emang mirip air.

Bukti bahwa Harta=Air adalah penulisannya dalam bahasa Arab. Harta itu ditulis dengan kata (مال) yang merupakan “masdar” (mas harus sadar) :mrgreen: dari kata مال – يميل yang artinya mengalir.

Jadi Harta itu pasti habis, nggak dibawa mati, karena dia akan terus mengalir. Tahu sendiri kan sifat air?, selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah. Sama seperti harta yang nggak akan kita bawa mati, tapi mengalir ke anak-cucu kita yang dibawah. Bahkan!, kadang belum sampai ke hilir air/harta sudah habis karena menguap atau bocor kemana-mana.

 

Baca Juga:   Paolo Ciabatti: Lorenzo Tahu Persis Potensi Motor Ducati

Sungai Gangga lebih parah dari ciliwung … sumber klik disini

Sooo, itulah pentingnya perencanaan keuangan. Mulai dari menjaga kebersihan sumber harta yang kita pakai untuk menghidupi keluarga berasal dari sumber yang kotor. Tentu kita tidak mau keluarga kita meminum air yang kotor. Karena air/harta adalah sumber kehidupan dan menentukan kesehatan badan kita.

Tentu juga harus mengawasi dan merencakan Daerah Aliran Harta biar tetap bisa jernih mengalir sampai jauh. Tidak mampet karena sampah. Dan jangan sampai ada kebocoran.

Semoga bermanfaat, have a nice monday! … Có một thứ hai tốt đẹp!

 

 

 

 

roda2blog di sosial media

2 Komentar

    • 2,5% belumlah cukup!

      *(^.^)/* yeeay ane podium,… pakdhe, budhe, a’a, teteh, mamang, pakne, mbokne, …ane podium!

      Arek Tandes (TM)

Tinggalkan Balasan