Darsem dan Hakim Asem, Indonesia Banget(en) sichh

Salah satu kaidah pokok dalam ilmu ushul fiqh adalah “aslu baqo’un ma kana ‘alaa ma kanaa” kurang lebih artinya, yang namanya “Asli” ya tetap aslinya begitu, arep piya-piye yo pancet ngono asline … :mrgreen:

Banyak orang trenyuh, kasihan, simpati ketika Yu Darsem dijatuhi hukuman mati dan segera dipancung. Emosi terpancing lalu mengalirlah milyaran solidaritas untuk membebaskan Darsem dari hukuman, tanpa peduli salah atau benar. Pokoke dia saudara sebangsa setanah air yang harus dibebaskan.Kita seakan lupa pepatah para leluhur, dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung.

Harusnya kita menghormati proses peradilan di Saudi Arabia. Jangan langsung menuding bahwa Darsem telah dianiaya, dizolimi, kemudian menghakimi bahwa Darsem tidak bersalahh … Kita seakan melihat proses pengadilan disana sama dengan pengadilan di Indonesia. Mental para jaksa sama dengan Jaksa Β Cirrus atau Jaksa Urip di Indonesia. Para Hakim sama saja dengan hakim-hakim di Indonesia, bisa dibeli. Karena emosi, kita lupa pepatah yg diajarkan leluhur Lain Ladang Lain Belalang, Lain Lubuk Lain IkanyaΒ  Janganlah menyamakan hakim Indonesia dengan hakim Saudi, bagai tong sampah dengan tong mutiara. Hakim di Saudi sangat berhati-hati dalam mengambil putusan. Mereka rela menunggu sampai berhitung tahun untuk mengambil suatu putusan demi menunggu saksi cukup umur atau barang bukti ditemukan.

Baca Juga:   Muncul Petisi Penjarakan Orang Tua Yang Izinkan Anaknya Bermotor

Kalau ternyata putusan mereka salah, leher para Hakim dan Jaksa laghh taruhanya, termasuk para polisi yang menyelidiki perkara itu. Sooo, sangat kecil kemungkinan hakim salah dalam mengambil keputusan, bahwa: (Sesuai Akta keputusan)

1. Darsem memang membunuh majikannya dengan bantuan seseorang

2. Apalagi saksi (Anak Korban) melihat bahwa ada orang Asia Selatan yang membantu, mengangkat dan mengecor septic tank.

Dari kasus Darsem, saya sendiri berprasangka seperti yang sudah-sudah. Bahwa dia dan TTM Bangladeshnya ketahuan ber-zeg-jeg disaat ditinggal keluarga Majikan liburan musim panas. Berhubung takut kenapa-pa (hukuman cambuk sampai rajam) terjadilah perkelahian yang mengakibatkan kematian korban. well, itu adalah prasangka berdasarkan pengalaman. πŸ˜‰

Baca Juga:   Beragam Gaya Hidup Honda di IIMS 2018

Sekarang apa kabar darsem yang jadi milyuner dadakan?
darsem
Yess kalian sukses membebaskan seorang penjahat

roda2blog di sosial media

28 Komentar

  1. nah makanya…ketika ditanya mau ke arab lagi gak?? masih dijawab sambil senyum…”ya…kalo saya masih ada keinginan…” xxixixixixixi

    πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€

  2. bukan darsem doank, yang main sama pacar2 arabnya, TKI yg lain juga sama, klo hamil sama pacarnya ntar pacarnya kabur, dia pulang ke indonesia, bilang hamil sama majikannya

    trik kunoooo…males denger nya

  3. kalo saya ngeliat darsem setelah diberi TVone sumbangan 1,2 milyar sama sekali migelli eh megelno……..

    tapi mas bro, apa iya semua hakim dan jaksa serta polisi dalam hal ini, di Arab Saudi, benar-benar berintegrasi dan bersih? bagaimana dengan kasus Ruyati? maksud saya gini, Ruyati emang divonis gitu karena melakukan pembunuhan, cmiiw, almh. juga sudah mengakui. tapi gimana dengan sang pelaku yang membuat almh. terpaksa melakukan tindakan itu?

    • hukum pancung hanya dikenakan pada kasus pembunuhan yang tidak ada sebabnya

      klo pembunuhan karena terpaksa, terdakwa pasti bebas

      Klo emang pihak KBRI merasa ada yg janggal dari proses persidangan, Embassy Pilipin pernah sukses menyeret seorang Polisi untuk dipancung, kenapa gak ditiru?

      • Sy hanya bisa kasih contoh soal integritas polisi lalu lintas di Saudi Arabia karena sudah 3 tahun sy tinggal di sini dan sy setiap hari commuting dengan kendaraan sendiri dari kantor ke rumah..
        Untuk pelanggaran lalu lintas TIDAK ada cerita bayar ditempat, denda akan dibayarkan via ATM atau bank dan JANGAN pernah coba2 suap polisi karena justru itulah pelanggaran berat… ketika kita salah di jalan dan meminta maaf karena TIDAK TAHU, mereka malah kadang membantu menunjukkan jalan dan tidak menilang..

        banyak lagi cerita yg lain.. tapi soal kejujuran petugas, sy msh sering ‘nemu’ di sini…

  4. mental sinetrn yg slalu menghrap iba dan belas kash d atas kebejatan sndri, trbukti..stlh dpt sumbngan..jd gak ketlngan sikapnya, beli emas gede2 kyk rantai ‘binatang’..

  5. pemerintah pasti udah nyesel udah ngebuang duit 4M utk bebasin orang kriminal kaya gitu..udah pembunuh,pezina lagi..orang bejat kok dselametin…seakrang malah foya2 sama sumbangannya..

  6. walau masih satu keluarga sekalipun kalo memang terbukti salah, ya biarlah mendapat hukuman sesuai kesalahannya. kalo yakin gak salah n pengen membebaskan, jangan pake cara ditebus, tapi cari bukti2 yg bisa menunjukkan bahwa ybs tidak bersalah. mudahnya sih gitu.. kalo ditebus berarti secara tak langsung mengakui kalo ybs memang bersalah dan ingin melindungi orang yg salah tsb. πŸ™

  7. makanya….kalo mau kaya…cepat2lah ke arab….bikin2 masalah disana…terus ngadu ke Indonesia…nati masuk TV…jadi berita nasional…pulang2 dianggap pahlawan..dikasih uang…

    *gak nyadar kalo tingkahnya bikin malu sodara2nya yang lain di perantauan…

    πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€

  8. Terlepas darsem salah atau tidak di arab saudi, seharusnya pemerintah berperan aktif memberi bantuan hukum bagi warganya di LN, jangan nunggu warga lainnya yg bergerak. Dan yg kedua harusnya TVone juga bijak uang itu amanah dari donatur utk bayar denda atau mebantu masalah TKI (diwakili kasus darsem) jika denda sudah dibayar ya jangan terus dikasihkan buat kebutuhan diluar denda. lebih baik untuk ngurus tki bermaslah lain yg belum dibantu pemerintah. IMHO

  9. Indonesia memang tempatnya LEGOWO dan TEPO SELIRO.
    pdhal, yg namanya Salah, ya tetep salah. Kasih Sayang yng terjungkal.

    kasih sayang yg membutakan…
    padahl mereka yg membantu tanpa pandang bulu, pasti akan ditarik juga dlm pengadilan Darsem di Akhirat nanti. wallahu a’lam…

  10. alah…jangankan di arab…lha dibatam ato di singapor…banyak tuh yang nagaku2 jadi TKI/TKW….wooooooooooo jebule dodolan srabi lempit!!! Padahal di rumah juga punya laki…opo ora edan!!
    kalo ditanya “ngapain jual srabi lempit sampe singapor….?? Kan duitnya gede…dah gitu gak ketahuan ama laki….males ah jadi pembantu!! jawaban yang koplo…tapi realnya pancen yo ngunu!!

  11. orang yang mengatakan bahwa keturunan rasulullah SAW tiada ada lagi, orang itu sudah keblinger, kasihan dia menjadi saudaranya syaithon , padahal seluruh ulama ulama sedunia ( mayoritas ) mengakui akan adanya keturunan beliau hingga akhir zaman

Tinggalkan Balasan