Barcelona: Welcome home, Cesc Fabregas!

Setelah melalui jalur berliku dan menunggu selama hampir 3 tahun. Akhirnya Cesc Fabregas pulang kampung ke kandangnya sendiri, Barcelona. Nomor punggung 4 yang selama kepemimpinan pelatih Pep Guardiola pun akhirnya akan kembali muncul di skuad Barcelona.

Yup, nomer 4 yang akrab dengan Pep selama masih aktif main, emang langsung dicabut dari punggung Rafael Marquez (musim 2009) begitu pep menggantikan Frank Rijkard. Disinyalir memang bil-khusus untuk disediakan bagi Cesc Fabregas. (dailymail.co.uk)

Semasa masih Akademi La-Masia, Pep emang udah memperhatikan permainan Cesc. Saat orang tua Cesc bercerai, Pep secara khusus datang menjenguk Cesc dan menghadiahinya kostum barca bernomor punggung 4 miliknya.

Well, akhirnya inilah formasi impian beberapa barcelonistas catalan sono. Tidak akan ada yang tergusur, kedatangan Alexis Sanchez malah semakin memperbanyak variasi formasi lini tengah. Terutama melapis Xavi yang sudah rentan cedera karena umur.

Baca Juga:   Setelah Rossi, Giliran Lorenzo Mengkritik Gaya Balap Johann Zarco

Soal persaingan dengan Real Madrid, jujur, musim ini adalah Madrid terkuat dalam 5 musim terakhir. Kedatangan Turki Connection di lini tengah sangat berbahaya, jika langsung tune-in. Tapi kayaknya bisa!, haqqul yaqqin, terbukti di leg pertama Super Coppa Espana, Barca dipaksa main bertahan.

Sebenarnya saya agak kecewa dengan strategi transfer Mourinho, kenapa dia kok nggak mencontek komposisi lini tengah Inter dan Chelsea. Tapi malah menumpuk pemain bertipe sama dengan Barca dan seperti secara sengaja mengajak duel “tiki-taka”.

 

Barca selama ini terbukti selalu “KO” klo bertemu dengan tim Mourinho yang selalu mengandalkan fisik dan postur tubuh menjulang di lini tengah seperti di Chelsea dan Inter Milan.  Tapi musim ini, Mourinho begitu percaya diri menantang “tiki-taka Barca” dengan “tiki-taka Turki” (Oezil-Nuri Sahin-Hamit Altintop-Khedira) … 🙄

Baca Juga:   Valentino Rossi Soroti Performa Motor Yamaha M1

Kuncinya tetap pada Cristiano Ronaldo, asal Mou bisa mengubah mentalitas pemain ini, Barca bisa disikat!. Selama ini kekalahan Ronaldo karena mudah putus asa, jika timnya tertekan, dia akan mawut, nendang sak karepe dewe sing penting banter … ndesso!

Soal kedalaman squad, Barca lebih mempunyai pemain cadangan yang mumpuni daripada Real Madrid. Selama Madrid bisa menjaga kebugaran pemainya … minimal 2 gelar musim ini bisa diraih.

Analisa ini berdasarkan pengalaman saya selama meniti karir di tim na’as sebagai gelandangan kere kiri :mrgreen:

roda2blog di sosial media

2 Komentar

  1. Aah… itu sergio busquets dan Pedro di cadangan aja… ganti dgn Cesc dan Alexis.. Pasti mantap yakin gua.. apaLagi kLu C.Ronaldo jadi bgian soL sepatu barca.!

Tinggalkan Balasan