Gunung Lawu, Kabut, Asmara dan Pencuri

^^ foto ini diambil jam 12.45 siang hari

Bagi R2B, jalur Gunung Lawu (Magetan-Sarangan-Cemoro Sewu-Karanganyar) bagaikan makanan obat lelah yang rutin minimal 3 bulan sekali dilalui, sejak tahun 2001 sampai sekarang.

Naghh sejak dibukanya jalur baru yang nggak terlalu menanjak tapi berkelok-kelok panjang. Jalur yang dulu sepi ini sekarang ramai sekali … terutama para ABG yang sedang mencuccuk madu asmara. 

Kebanyakan ngopling sihh ^^

Dulu bahaya utama dari jalur ini terletak pada ke-mahir-an sopir, klo nggak berpengalaman lebih baik jangan. Tapi sejak adanya jalur baruuu …. Anak remaja baru gede itu benar-benar kurang ajjar. Asik ngobrol dengan si kekasih hati, nggak peduli lagi dengan arah motornya … sambil ngobrol serasa jalan milik mereka berdua 😈

Baca Juga:   Wow ada sepeda motor berbahan bakar Air Sob

nylonong marka jalan, belok dengan tiba-tiba dan pastinya klackson sudah nggak didengar lagi karena suara kekasih lebih merdu.

Yang lebih parah lagi di saat kabut turun, di Gunung Lawu kabut bisa turun tiba-tiba dan sangat tebal dengan jarak pandang bisa cuma 3 meteran. Para ABG ini biasanya memanfaatkan kesempatan ini untuk meraba-raba …

^^ belum jadiaan, masih PDKT … belum berani “ngamplokk” sih :mrgreen:

Motor dihentikan dibadan jalan, mesin dimatikan, lampu sein tidak dihidupkan … lalu bergaya ala jack dan rose dalam film titanic 😈 pernah saat nyopir saya hampir menabrak yang beginian di dalam kabut, bukanya minta maaf malah cengar-cengir.

Berikut adalah tips saat anda terjebak kabut di jalanan pergunungan.

1. Nyalakan lampu utama dan sein kanan klo perlu doble sein … tergantung tebal tipisnya kabut … intinya buat diri anda mudah dilihat

2. Jangan ngebut

3. Klo buta jalan, lebih baik menunggu kabut pergi baru meneruskan perjalanan

4. Jangan memarkir motor/mobil di badan jalan.

5. Jangan pelit klakson … di gunung … telinga sering “bindeng” / agak susah mendengar

Hati-hati juga, disini banyak kasus pencurian …. tapi tenang aja, becoz korbanya hanya kaum hawa 😉

Baca Juga:   Kedung Kenthus Ponorogo, Ngeri-ngeri Sedaap

^^ mini termos ditemani Teh Madu GS Ridho Rhoma …. t e r l a l u

Naghh, klo ada kabut saya lebih memilih membuka seatbag … keluarin termos lalu minum tehh.

roda2blog di sosial media

21 Komentar

Tinggalkan Balasan