Alay pun Giat Bekerja

Selalu menarik jika kita ngobrol dengan tema “alay”, walau kesanya selama ini banyak yang ke arah negatif. Alay itu = anak kebanyakan gaya, rambut dicat, celana belel, kacamata, ugal-ugalan de el el. Mungkin nggak semuanya begitu kali. 🙄

Alay menurut saya sama persis dengan komunitas “punk” Cuma bedanya, yang satu kumuh tapi yang ini lebih bersih. 😈

Melihat pernak-pernik dan aneka gaya anak alay yang butuh biaya tinggi, lalu muncul vonis. Bahwa anak alay itu hanya para abg atau anak kemaren sore atau ababil yang hanya bisa meminta uang sama mama-papa. 🙄 Klo perempuan? …

Yin dan Yang, nggak semua hitam tapi nggak semua putih. Nggak semua yang berjiwa alay kayak gitu juga. Contoh nyata adalah si pekerja cuci-an motor ini.

Baca Juga:   AHM Luncurkan Skutik Premium Honda SH150i

itu bukan motor si alay, tapi konsumen yg alay … motore jiann ngawur

Walau harus berbasah-basah ria, berkotor-kotor saat bekerja tapi dia tetap semangat. Tampil rapi sekali bahkan saat sedang dinas sekalipun, menjaga kebersihan dirinya sekaligus membersihkan motor. Nggak heran kalau punya banyak langganan di tengah sengitnya persaingan cucian motor.

Sooo, apapaun jalan hidupmu. Mo Bikers, mau alay, mau punkers, mau ustad atau mau jombliz seumur hidup sekalipun. Ketahuilah, bahwa bekerja adalah salah satu kenikmatan hidup dan kebutuhan jiwa.

Kalau mau beli sesuatu, beli dengan uangmu, jangan uang bapakmu atau ibumu.

roda2blog di sosial media

17 Komentar

Tinggalkan Balasan