Maaf Soal Sepeda Motor Bersirine dan Strobo

sirene-strobo-small

Sekedar berbagi kisah saja, saat sedang menyetir mobil dan kantuk menyerang. Lokasinya di jalan raya Ponorogo-Wonogiri yang sepi karena memasuki daerah Badegan-Ponorogo di tengah hutan.

Kantuk yang menyerang saat sedang menyetir itu emang luar biasa menjengkelkan. Susah untuk diusir, walau sudah minum Banteng-Merah dan ngemut permen kopi tetep aja masih ngantuk. Nyanyi-nyanyi juga tetep ngantuk.

satu-satunya penawar ya cuma istirahat menepi, terus (klo saya) tidur sebentar 5-10menit terus mandi klo lagi pas di spbu atau masjid. Tapi ini tempatnya di tengah hutan. 🙄 orang seserem Yudi-Batang aja dhemit daerah sini masih doyan, apalagi orang se-imut saya 😳

Akhirnya, dengan terpaksa saya tetap menjalankan mobil dengan kecepatan rendah dengan diiringi hadrah sholawat dari Habib Syekh. Di tengah kondisi antara tidur dan tidak, tiba-tiba saya dikejutkan dengan suara sirine dan strobo dari rombongan motor sport campur matic dengan kecepatan tinggi, atau karena emang saya yang pelan.

Baca Juga:   Pria Mabuk Nekad Membubarkan Balapan Liar Di Dekat Pos Polisi Gumul Kediri, Yang Salah Siapa?

Karena kaget saya pun mengumpat, nggathel tenan.

Sensor motorik saya langsung memerintahkan saya untuk status siaga-waspada-awass dalam sekian detik. Kaki menginjak gas  diselingi kopling dengan perpindahan persneling 3-4-5.

Kondisi waspada-awas jadi siap perang, siap memberi balasan … gaszyutt tenann 😈

Saya kejar itu rombongan yang sudah agak jauh, lumayan kenceng juga 90-100Kpj setelah melewati sumoroto saya sukses menyalip rombongan itu dengan sangat mepet. Yes target done!

Saya pun terus melaju kencang sampai nyentuh 120Kpj by Kaleng krupuk. Hingga akhirnya terhenti karena keramaian di daerah kauman sumoroto karena ada kecelakan sebuah mobil nyemplung sungai di sisi jalan.

Deghhhghhg

Jantung saya serasa berhenti, ingatan mereplay beberapa menit sebelumnya. Saya yang sedang ngantuk antara sadar dan tiada, disalip rombongan strobo dan sirine, tersadar-marah-emosi, lalu sukses membalas.

Baca Juga:   Koplak, Kita Emang Tidak Punya Sistem Pendidikan

yeahhh, betapa kurang ajarnya saya. Andai enggak ketemu rombongan sirine-strobo tadi, pasti saya masih bergelut dengan kantuk dan bukan tak mungkin bernasib sama dengan mobil itu

Saya pun terus melaju dengan perasaan bersalah sampai di rumah. Sembari mohon kepada Tuhan agar membalas kebaikan rombongan strobo-sirine tadi dan memaafkan kesalahan saya.

Note: Kejadian ini sudah beberapa tahun yang lalu. Makanya saya gak berani komen pada rombongan strobo-sirine. Yin-Yang.
Buat rombongan tersebut yang merasa saya salip dengan ugal-ugalan, mohon maaf ya dan terima kasih.

index

roda2blog di sosial media

12 Komentar

  1. Iya saya juga g brni koment terlalu ma yg make…
    Mklum praturan itu dbuat manusia….sesuai kpntingan bbrpa org
    Walau yg make strobo hrus lihat2 dan kontrol dmn dia makenya

  2. ngantuk emang susah banget di ilangin…. waktu itu pernah sukses langsung seger pas abis nyenggol mobil di depan… seger sejadi2nya.. ga perlu minum kopi dsbgnya… perlu di analisa tuh sensor apa ya, ko ya bisa langsung ga jadi ngantuk kalo tiba2 ada kejadian semacam itu….

  3. ada alasan lain para biker memakai sirbo, di liat fungsi dan kegunaan .. jika digunakan buat kegiatan positif ???? coba sesekali liat banyak hal positif yang bisa di dapat dari sirbo.. jgn menghakimi biker sirbo itu salah,. tpi liat pemakai sirbo yang sah juga pernah salah,.. ya maklum gan nama nya manusia, ya ga???.. intinya silahkan memakai asal digunakan pada hal positif,. keep smile

Tinggalkan Balasan