Test Taste: Kopi JJ Royal, Rasa Mankyus Tekstur Kurang.

JJ ROYAL

Beberapa jumat yang lalu, dapat free sample ini kopi setelah sholat jumat di Masjid Agung Madiun. Setelah sempat ketlisut, akhirnya ketemu lagi dan kebetulan stok kopi pagi ini kok ya itu-itu aja. 😉

Patokan dasar sebagai pembanding adalah kopi kapal api, selain karena market leader kopi kapal api ini punya tekstur spesial. Walau tubruk, tapi ketika diseduh (cara rumahan) semua ampas kopi akan turun ke bawah sehingga ketika menikmatnya serasa seperti kopi tanpa ampas.

Kok begitu aja dibilang istimewa? ingat, cara nyeduhnya cara rumahan. Air panas, tuang, duk aduk. Dan terbukti, kopi espresso Italia merek illy aja enggak bisa seperti itu. 😉

kopi espresso luwak

Oke langsung to the point. Secara tekstur seduhan, JJ Royal masih kalah sama Kapal Api, masih ada ampasnya, jadi klo minum kopi ini sebelum berangkat ke kantor jangan lupa usap bibir ya :mrgreen: biar enggak punya kumis mendadak.

Baca Juga:   Perbandinga Honda Supra GTR150 Versi Repsol Malaysia.dan Vietnam

Secara Aroma, wuih dahsyat lebih dahsyat daripada aroma buzzz yang keluar dari kaleng espresso saat pertama kali dibuka. Top bagi penikmat kopi.

Rasa?, rasa asamnya (acid) hampir sama dengan kapal api tapi dengan tingkat pahit yang … sepertinya … dua tingkat lebih pahit dari kapal api.

Harga? JJ Royal ini dua kali lipat harga kapal api, terutama yang versi Toraja. Karena harga itulah yang mungkin enggak ramah atau cocok sebagai kopi rumahan.

Kopi rumahan itu tidak terlalu mentingin soal rasa yang penting harga bersahabat dengan uang belanja (apalagi klo yg ngatur belanja istri), karena lumrahnya segera diminum, entah sebelum berangkat kerja atau sambil nonton tv yg fokusnya ke acara tv bukan kopi.

Baca Juga:   Pake Android, Yamaha R25 Bakal Dibanderol 44 Juta?????

Berbeda dengan kopi di cafe atau warung dimana konsumen selain ingin bersantai dengan suasana juga ingin mendapat kopi dengan rasa spesial. Dan biasanya, minumnya cuma 1 cangkir kopi tapi nongkrongnya berjam-jam :mrgreen: nyruputnya sitik-sitik.

Bocoran: Bila dibandingkan dengan kopi luwak bagaimana? bagi pecinta berat kopi, die hard kopi. Rasa kopi luwak itu malah kurang nendang. Karena keasaman (acidity) dan kafeinya yg rendah, emang sih pahit tapi buat apa nyruput kopi kalau cuma pahit doang. 😉 istilah buat saya, kopi luwak bikin cepat ngantuk.

Kesimpulan: Walau harganya lebih mahal, JJ Royal emang lebih enak kok, apalagi bila dibandingkan dengan merek E*****o yang pake emblem espresso 😈

JJ ROYAL 2

roda2blog di sosial media

16 Komentar

  1. nescafe classic mas gak ada ampas yg tiap pagi nemenin
    pernah hunting jj royal gak nemu2 males ke kerfur / hipermat males antrinya beli kopi dowang.
    dah coba excellso mas masih sodaraan ma kapal api & abc tapi top tiernya harga pun beda jauh

  2. jarang ngopi, doyan paling cappuccino torabika dibikin pake es
    kalo kopi item macem kapal api dkk dijamin langsung mules

    btw itu c illy masi ada or beli lagi? 😉

  3. Bapak ane pecinta kopi juga, favoritnya kapal api, pernah suatu ketika ane beliin kopi ayam merak (lbh mahal sp tw lbh enak), jebul menurut beliau rasanya krg nampol..msh manteb kapal api..emg legend bgt nich kapal api.

  4. Ngomongin soal kopi, saya lebih suka minum kopi dingin alias es kopi. Maklum, iklim disini panas. Sekalian saya mau review 3 merk es kopi yg pernah saya coba :
    1. Nescafe Ice. Rasanya enak, paling pahit diantara semua. Tapi serbuk kopinya susah larut di air dingin, butuh perjuangan lebih buat ngaduk/nge-shake nya. Bikin lambung berontak khas nescafe. Harganya paling mahal diantara semua.
    2. Luwak White Coffee. Paling ngga enak diantara semua. Kopinya kemanisan. Bikin lambung berontak (heran, padahal di iklannya katanya aman buat lambung….). Trus kayanya kolesterolnya juga tinggi. Terbukti tiap abis minum kopi ini, pundak/bahu langsung kerasa pegel2…
    3. Goodday Coffee Freeze Mocafrio. Rasanya paling pas di lidah saya. Harganya juga bersahabat. Gampang larut di air dingin, plus aman di lambung. Cuma sayang, untuk kemasan isi 10 sachet, cuma dijual di retail2 besar macem carrefour, giant, atau hypermart….
    Saya jarang minum kopi panas. Bukannya ngga suka, cuma ngga tau kenapa tiap minum kopi panas sering kena radang tenggorokan. Panas dalam kali ya? Kalo untuk kopi panas, saya paling suka nescafe series.
    Oh iya, satu lagi. Saya maniak kopi, tapi saya bukan perokok 🙂

Tinggalkan Balasan