Stop Press: BI rate naik, siapkan cicilanmu. Satu lagi solusi otak udang ala rezim SBY.

Menurut sejarah bangku sekolah, kita ini dijajah Belanda 350 tahun karena politik devide et empera. Yaitu politik adu domba atau bisa juga politik belah bambu, satu diinjak yang satu diangkat.

Menurut subjektifitas saya, hal tersebut hampir sama dengan setiap solusi yang keluar dari rezim SBY dalam mengatasi setiap masalah negara, korbankan golongan masyarakat lain demi selamatkan golongan satunya, plus image pribadi.
image

APBN Defisit tapi Belanja tetap kok dinaikkan.
Ambil contoh kebijakan koplo soal APBN, setiap tahun APBN sby selalu defisit, minus, kurang. Contoh 2013, anggaran pendapatannya1500 T sedang anggaran belanjanya 1700 T.

Kurang 200T. Kemana nyarinya?, ya ngutang!!!. Anenhnya walau sudah nyata selalu defisit, siBuYa ini tetap ngotot menaikkan anggaran gaji.

Ehhh Malah sekarang bikin bikin proyek mobil murah lagi, jelas2 itu akan menambah anggaran subsidi BBM, kopplo tenann. Siap siap BBM naik lagi cingg

Efeknya!!!! Ketika si pemberi hutang terkena krisis, ya mereka menaikkan bunga pinjaman. Nilai rupiah anjlokkk karena pemerimtah butuh dollar lebih banyak, cadangan devisa terkuras. Apalagi nilai tukar rupiah juga masih digadaikan di Amerika. Embuhh logikanya dimana.

Okelah orang bercermin pada Amerika saja punya hutang, China juga punya hutang. Tapi kenapa kok enggak bercermin pada tetangga seperti Thailand yg punya simpanan atau Malays*** atau Singapore.

Hutangnya China itu untuk membangun infrastruktur, tapi hutangnya SBY habis untuk dibakar jadi BBM dan sebagian masuk perut sebagai gaji.

Baca Juga:   Ajang Pembuktian Pebalap Astra Honda di CEV Setelah Jeda

Eh bukanya hutang pemerintah dalam bentuk SUN, Surat Utang Negara. Naghh itu dia, SUN selama ini didominasi bentuk valas yg kebanyakan dibeli orang asing, sekarang do dijual mereka memilih menarik dana dan menyelamatkan aset mereka di negeri asal.

image

BI rate naik, siapkan cicilanmu.
Atas nama penyelamatan nilai tukar rupiah, SBY menaikkan BI rate tapi seperti biasa enggak ngumumin langsung, sembunyi dibalik BI.

Naiknya BI rate ini hampir sama mencekiknya dengan naiknya BBM. Karena cicilan hutang anda akan naik, cicilan KPR, cicilan mobil, cicilan modal. Semoga bunga leasing enggak naik.
image

Kemudian, suku bunga tabungan dan deposito malah turun.

Siapa yang diinjak, rakyat cilik, pengusaha umkm, kaum buruh, yang sedang nyicil KPR, yang punya hutang modal di bank.

Yang diuntungkan?, korporasi kelas kakap. Yang mengimpor bahan baku dari luar negeri, karena nilai tukar rupiah akan stabil tidak naik. Klo naik lagi, ya cekik saja golongan yang pertama tadi.

Apa ada solusi selain tidak menaikkan BI rate?? Jelas ada. Seperti memberi insentif bebas bea masuk. Efeknya? Ya pemasukan negara berkurang, defisit anggaran membengkak. Biar gak bengkak? Kurangi belanja negara yg gak perlu seperti menggaji DPR, atau potong tunjangan para pejabat tinggi.

Baca Juga:   (CB150R vs New Vixion) 6-Speed emang lebih nikmat daripada 5-Speed

Solusi lain?, jual aset, itu mobil2 dinas menteri/pejabat/dewan dikumpulkan lalu dijual pasti nilainya bisa mencapai ratusan milyar. Suruh mereka naik LCGC nya SBY :mrgreen:

Kalau masih kurang?, rumah2 dinas dijual juga. Sediakan rumah dinas dalam bentuk rumah susun. 😛

Hutang Indonesia dari tahun ke tahun

Tahun 2000: Rp 1.234,28 triliun
Tahun 2001: Rp 1.273,18 triliun
Tahun 2002: Rp 1.225,15 triliun
Tahun 2003: Rp 1.232,5 triliun
Tahun 2004: Rp 1.299,5 triliun
Tahun 2005: Rp 1.313,5 triliun
Tahun 2006: Rp 1.302,16 triliun
Tahun 2007: Rp 1.389,41 triliun
Tahun 2008: Rp 1.636,74 triliun
Tahun 2009: Rp 1.590,66 triliun
Tahun 2010: Rp 1.676,15 triliun
Tahun 2011: Rp 1.803,49 triliun
Tahun 2012: Rp 1.975,42 triliun
April 2013: Rp 2.023,72 triliun

Maaf angka rasio PDB saya hilangkan, PDB itu pembodohan. Lihat saja di wiki, PDB timor leste lebih tinggi dari Indonesia tapi faktaya??

di dunia ini ada negara bernama Bhutan yang ogah menghitung PDB, mereka punya acuan sendiri yaitu indeks kebahagian. Gross National of Happiness
image

Karena menurut mereka hitungan PDB apalagi perkapita itu enggak adil, lha mosok pendapatan pemulung dipukul rata dengan pendapatan Hatta Rajasa.

Demikianlah dongeng pagi dari atas jamban, mengeluarkan hajat dari atas dan bawah :mrgreen:

roda2blog di sosial media

11 Komentar

  1. hehehehe…. PRESIDEN PALING PARAH selama ini di indonesia…. tapi juragan e warung e pasti dolo pas pemilu nyoblos SBY juga kiek.. wkwkwkwkwkwkwkwkwkkw

    • Dari dulu saya anti sibuya & saya tidak nyoblos si banci tambun waktu pemilu 2004 & 2009.
      Dari jaman Ibu Mega waktu si banci tambun jadi menkopolkam diam saja tidak berbuat apa – apa melihat kerusuhan di poso, malah menko ekuin Jusuf Kalla yang berinisiatif menjadi pendamai di sana.
      Orang banci dan tidak peduli rakyat seperti itu mau jadi presiden?
      Cuihhh! Najis!!!

Tinggalkan Balasan