Hari Sabtu Sebagai Hari Pendidikan Praja Muda Karana

PRAMUKA MIN 2 TANJUNGBALAIDi tengah degradasi moral kaum muda dan kebingungan pihak pemangku pendidikan di negeri kita ini, mereka seakan lupa bahwa Indonesia punya aset yang luar biasa bernama Gerakan Pramuka.

Penggantian kurikulum KTSP dengan yang baru tetap tidak menyentuh esensi pendidikan. Fokusnya tetap pada pengajaran, yaitu pengisian memori otak bukan pada pembentukan karakter.

Peserta didik diajari, difahamkan dan diberi tahu tentang teori sopan santun tapi tidak pernah dipraktekkan. Diberi teori tentang sifat ksatria nan pemberani tapi tidak memiliki ruang untuk bereksperimen sehingga tawuran di jalanan menjadi opsi.

Mereka tetap melupakan Praja Muda Karana, Orang Muda yang Suka Berkarya. Memaksa siswa ber-Pramuka berarti mendidik mereka untuk berkarya dan (semoga) mengurangi minat mereka pada tawuran.

Baca Juga:   Honda PCX Diekspor ke Brazil

Selama ini Gerakan Pramuka sebagai gerakan pendidikan disisihkan menjadi kegiatan ekstra kulikuler di luar jam pelajaran, non formal. Seragam coklat dengan bendera merah putih di leher hanya berupa simbol di hari jumat dan sabtu.

Padahal bila dimasukkan dalam struktur kurikulum, Pramuka selain menjadi unsur Pendidik bagi siswa, juga sebagai kontrol sosial pada guru agar tidak ada cerita oknum guru bla bla.

Beberapa mata pelajaran bisa diajarkan dalam suasana Pramuka dan pasti lebih seru dan bersemangat. Seperti pelajaran sosial dan kewarganegaraan, kesenian dan ketrampilan lalu juga sejarah perjuangan bangsa.

Hari Sabtu para siswa bisa melepas penat dengan riang gembira berpramuka serta belajar pelajaran yang mengacu pada kurikulum. Haqqul Yaaqqin para siswa akan bersemangat menyambut Sabtu sebagai Hari Pramuka sejak masuk sampai pulang, daripada Jum’at Sore.

Baca Juga:   Kesal Ditilang Polisi, Orang Ini Malah Menginjak-Injak Motornya

Yang menjadi masalah kemudian adalah para guru, sangat sedikit sekali kaum guru yang memiliki semangat pramuka. Lalu bagaimana?

Ya itulah masalahnya. Mungkin ke depan bisa dipersyaratkan bila mau jadi guru harus bersertifikat Pembina Kursus Mahir Dasar (KMD) Pramuka.

Hanya sekedar harapan agar Pramuka bisa diformalkan dalam bentuk kegiatan belajar pada setiap peserta didik di Hari Sabtu tidak hanya berseragam saja.

semoga bermanfaat, salam pramuka.

my scout

 

roda2blog di sosial media

4 Komentar

  1. yup, pramuka. mendidik orang disiplin dan membentuk karakter.
    dulu jaman pak harto pramuka ini sangat hidup dibanding sekarang. (salah satu kelebihan pak harto diantara sekian kekurangannya).
    kalo dulu ABG dibentuk sejak siaga, penggalang, penegak, pandega.
    sekarang dibentuk ala ALAY yg gemar berjoget kucek-kucek jemur.
    gak heran tawuran pada marak.
    dulu mah gak mikir tawuran, gimana mau tawuran lah teman SMA lain juga pada ngumpul bareng pas jambore.

Tinggalkan Balasan