Ducati Resmi Mundur, MotoGP 2014 Bakall Boring?

rossi ducati ferrariDesas desus bahwa Ducati akan membalap dengan regulasi tim CRT (sekarang disebut Open Class) akhirnya terjawab sudah.

Pihak Ducati akhirnya lebih memilih membalap dengan aturan tim CRT. 12 mesin per pembalap dan 24 liter bengsin untuk setiap balapan plus settingan ECU-nya Dorna.

Lha dalahh kalau sudah begini, berarti kelas F1 atau motor prototype sejati cuma di isi 2 tim dengan 4 motor. Repsol Honda dan Yamaha Factory. 😯

Balapan bakalan semakin membosankan seperti laju rangkaian kereta api. Rombongan lokomotif di depan yang super ngebut cuma 4 motor, lalu diikuti rangkaian gerbong yang dengan pelan dan perlahan mengekor.

Keputusan Ducati ini banyak dikritisi di Eropa sono, lha wong permasalahan Ducati itu di handling motor. Lha kok diobati dengan menambah jumlah mesin dan BBM plus settingan ECU Dorna.

Baca Juga:   Kawasaki Ninja 250 Masih Jadi Yang Terlaris Sampai Oktober 2017

Ibarat pepatah, buruk rupa kok cermin yang disalahin. 🙁

Kalau opini saya sih, daripada bertahan di MotoGP untuk kalah. Kenapa enggak balik aja ke Superbike??

Jika telat balik ke Superbike juga berbahaya bagi Ducati, selain karena Kawasaki sedang menjadi-jadi dengan Ninja zx10-nya, mulai musim depan dan total musim 2015 akan ada regulasi baru (EVO Class) yang disetting mirip balapan Superstock.

Naghh gimana pendapatnya sobat semua

[polldaddy poll=7710622]

sumber berita: cycleworld.com

roda2blog di sosial media

5 Komentar

  1. Memang sudah sepantasnya Ducati turun kelas karena memang sudah 3 musim ini habitatnya ya disitu-situ aja. Kalau mau bersaing lagi kembalikan trelis + screamer + Casey Stoner. Ibarat dalam dunia sepakbola “don’t change the winning team”
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!

Tinggalkan Balasan