Melihat fakta Sejarah, presiden non-Jawa mungkin lebih bisa menjaga wibawa kedaulatan Indonesia

image

Kedewasaan berfikir dan menyikapi (kepribadian masyarakat) tentulah berkembang setiap zaman sesuai dengan dinamika yang ada.

Di zaman ini, Masyarakat pulau Jawa secara kepribadian lebih terbuka dan toleran pada perbedaan. Masih berbanding terbalik dengan beberapa wilayah yg masih sensitif pada perbedaan, seperti kasus pilkada yg di beberapa daerah sampai menimbulkan kerusuhan.

Karakter masyarakat boleh berkembang, tapi dalam imho-saya karakter pemimpin dari suku Jawa tidak berkembang. Yaitu tetap rentan/sangat mudah terpengaruh kepentingan asing. Even that Soekarno!

Cukup melihat fakta sejarah era kolonial. Raja-raja di jawa lebih memilih tunduk menghamba pada Belanda daripada perang mati-matian sampai hancur lebur.

image

Hanya seorang Jenderal Sudirman yg bertempur mati-matian melawan Belanda. Ehh beliau kan bukan keturunan raja

Dua panglima perang dari trah raja: Pangeran Diponegoro ditangkap Belanda karena tipu muslihat Keraton Surakarta, setelah tergiur perjanjian.

Baca Juga:   Yamaha Engineering School Kembali Dibuka, Gratiss broo

Sedang berabad sebelumnya, Mangkubumi yang sempat ditakuti sebagai Samber Nyawa juga akhirnya memilih berdamai dengan Kompeni VOC.

Sangat berbeda dengan sejarah perang orang Banjar misalnya, Pangeran Antasari memilih mati daripada menjadi boneka kompeni, demikian juga sang putra Mahkota. Kerajaan Aceh pun demikian.

Sultan Hasanudin dari Makassar juga gak kalah heroik. Kapitan Pattimura juga memilih digantung daripada menjadi kacung kompeni.

Yang paling gemilang tentu saja raja-raja kesultanan Ternate. Setelah sultan Hairun mati terbunuh melawan Portugis, putranya Sultan Baabullah sukses mengusir Portugal dari Nusantara selamanya.

Sejarah raja-raja luar jawa telah membuktikan bahwa mereka punya mentalitas “merdeka atau mati” yang tidak dimiliki sejarah raja-raja Jawa yang dalam sejarah lebih memilih “perang untuk kompromi”.

Baca Juga:   Hotel Terunik di Dunia yang Patut Anda Coba

Soo, mungkin gak ada salahnya jika tahun 2014-2019 mencoba pemimpin dari luar jawa, toh cuma trial selama 5 tahun :mrgreen: bukankah itu salah satu fitur demokrazy kenapa gak dimanfaatin. 😉

Yang penting bukan asal ini aja
image

roda2blog di sosial media

35 Komentar

    • INGIN MERASAKAN KEMENANGAN DI DALAM BERMAIN TOGEL TLP KI ANGEN JALLO DI NMR (0_8_5_2_8_3_7_9_0_4_4_4) JIKA INGIN MENGUBAH NASIB KAMI SUDAH 7X TERBUKTI TRIM’S ROO,MX SOBAT

      INGIN MERASAKAN KEMENANGAN DI DALAM BERMAIN TOGEL TLP KI ANGEN JALLO DI NMR (0_8_5_2_8_3_7_9_0_4_4_4) JIKA INGIN MENGUBAH NASIB KAMI SUDAH 7X TERBUKTI TRIM’S ROO,MX SOBAT

      INGIN MERASAKAN KEMENANGAN DI DALAM BERMAIN TOGEL TLP KI ANGEN JALLO DI NMR (0_8_5_2_8_3_7_9_0_4_4_4) JIKA INGIN MENGUBAH NASIB KAMI SUDAH 7X TERBUKTI TRIM’S ROO,MX SOBAT…….

  1. Hari gini masih mikirin pemimpin jawa non jawa, siapa saja sekalipun kecoak kalau bisa mimpin negara ini jadi sejahtera dan mandiri bakal dipilih orang yang waras.

    • lha, kalo ente tau gmana cerita yg sebenarnya dibalik lepas nya tim tim pasti ente bisa maklumi. lagian tim~tim itu sejatinya memang lah bukan bagian dari indo karena berbeda sejarah nya dgn wilayah lain di nusantara ini. lagian anggaran pemerintah indo udah banyak terserap ke tim tim tapi timbal balik ke indo gak setimpal

    • jelas yg di jajah belanda itu bagian indonesia dan tim tim di jajah portugis selamanya tak ada hak indonesia di sana sudah triliunan uang apbn di sana dan tak pernah mereka sukuri dan hasil dari sana tak ada sampai kapan kita melihara anak pungut dan saat ini kita merasakan mereka mandiri dan timtim tergantung sama indonesia tapi apapun mereka harus beli kekita dan mereka sumber pendapatan bukan parasit lagi jangan korbankan propinsi lain untuk subsidi ke sana

  2. lha, kalo ente tau gmana cerita yg sebenarnya dibalik lepas nya tim tim pasti ente bisa maklumi. lagian tim~tim itu sejatinya memang lah bukan bagian dari indo karena berbeda sejarah nya dgn wilayah lain di nusantara ini. lagian anggaran pemerintah indo udah banyak terserap ke tim tim tapi timbal balik ke indo gak setimpal

  3. smuanya trgantung akhlaknya brooohh….g pngruh org mna…..smua org kta brlomba2 jdi pmimpin itu intinya cma utk cari dwit…..krja dkit tpi bnyak duit…

  4. melihat fakta sejarah jawabannya adalah mimpi..nuansa sara masih dipake sebagai salah satu amunisi dalam pemilu. pemilu lalu anak buahnya SBY bilang SBY adalah keturunan jawa yang blablabla kalo dibanding rivalnya yang blablabla

  5. betul, saya juga lebih mendukung capres non jawa kalo ada.
    saya orang jawa, tapi ya tau sendiri budaya jawa yg enggan ribut, milih ngalah terus.
    coba presidennya batak atau maluku, behhhhhhhhhhhhhh….
    negara tetangga yg iseng bisa dicolek sama dia. mengkeret.
    lihat aceh yg sulit takluk ke belanda, kalimantan yg juga sulit takluk. sulawesi. beeehh

    • setuju ane bro..mmng faktanya bgtu, prinsipnya nje..nje..mntal getuk, non jawa lbh berani,pnya mntal dan anti galau, persis kek watak asli org sumatera selatan,utara, maluku,kalimantan dll, lihat mntal pbalap asli jawa mntal krupuk,kl kalimantan,sumatera??? mntalnya berani

  6. sik,,,
    bentar lagi pasti ada wacana SIPIL MILITER dalam pemilu.
    biasa isu santer…
    .
    tapi mengutip pernyataan TRY SUTRISNO mantan wapres.
    dia bilang ke wartawan yg mewawancarainya “KAMU ITU JUGA MILITER”.
    negara ini menganut sistem hankamrata, pertahanan keamanan rakyat semesta.
    TNI itu militer secara fisik, rakyat itu militer secara keseluruhan.
    jadi pandangan sipil militer itu adalah cara pandang liberal.
    .
    ehhh… jadi ngelantur

  7. Siapapun pemimpinnya, cuma yg perlu diingat Indonesia ada krn sumpah pemuda 28 oktober 1928, ingatlah isi sumpah pemuda, jgn lg ada upaya pembodohan khususx bagi masyarakat di timur Indonesia, liatlah Timika-Papua, PT FREEPORT itu perusahaan emas terbesar di dunia yg beroperasi di satu kabupaten di PAPUA, tp memiliki keuntungan pertahunnya hampir menyamai APBN Indonesia. Yg jd pertanyaan kenapa di tempat yg kaya raya bgt sebagian masyarakatx masih menggunakan koteka atau bahkan telanjang? Kmn harta milik rakyat? Siapa yg menikmati? Klo mmg negara ini tdk bisa mensejahterakan rakyatx, knp masih bicara negara Indonesia? Sedang negara ini di bangun berdasarkan sumpah bersama pemuda Indonesia agar hidup lbh baik, tp kenapa pembangunan hanya fokus pada satu pulau yg justru tidak semua penduduknya tau bahasa Indonesia? Buktikan sj sendiri dgn jalan” ke kampung di pulau tersebut, pendudukx yg katax tinggal di jantung Indonesia tdk bisa bahasa Indonesia. Cobalah ke Papua yg selalu di cap sbg provinsi penuh konflik krn ingin merdeka, dari pantai sampai gunung dari anak” sampe dewasa smua bisa berbahasa Indonesia. Trus klo bgn modelx yg mana Indonesia yg sebenarx? Salahkah klo ada yg merasa terhianati?

  8. Harusnya punya presiden bukan dari tanah majapahit ataupun mataram, harus dari tanah banyumas, tanahnya jendral sudirman, karena terbukti org banyumas punya sifat berjuang sampe akhir, beda sama tanah majapahit yg suka numbalin bawahanya, atau mataram yg banyak pemcitraan

    Buktinya tanah banyumas menjunjung bahasa asli tanah jawa sebelum di rubah oleh bangsa feodal

Tinggalkan Balasan