Contoh Kecurangan Menjadi Leader dalam MLM: Studi Kasus

Pernahkah anda termehek mehek dengan cerita hidup seorang leader MLM? Seorang mantan pemulung yang sukses jadi Leader super duper emas manager. Lalu jadi motivator wara wiri kesana kemari. Hebyatt.

Tapi tahukah anda banyak yang menjadi leader MLM dengan cara instan. Jer Basuki Mawa Bea. Ibarat kata, asal situ punya modal pasti bisa jadi leader.

Jadi posisi top di MLM bisa dibeli? Ys kurang pasnya emang begitu. Makanya saya bilang, yang jadi leader di MLM ya itu itu aja orangnye.

Sedangkan pengikut MLM yg bermodal bacot, untuk prospek ke sana kemari ya nngsibnya begitu gitu aje. :mrgreen:

Pertama, perhatikan dulu nilai BV pada foto dibawah ini.

image

Dari harga member dibagi BV, maka 1BV = Rp. 2100. Gak percaya? silahkan hitung sendiri nggih.

Kedua: Perhatikan Foto Tentang BV yg diperlukan untuk menjadi leader.

image

Lihat gambar Qualified Manager (QM). Untuk menjadi QM diperlukan 8.000BV dalam 1 bulan.

Baca Juga:   Cara Setting Limiter RPM Suzuki GSX S150 dan R150

8.000 bv Γ— Rp 2100 = 16.800.000

Artinya, daripada repot ribut prospek orang ke sana kemari. Mending langsung aja belanja produk barang senilai 16.800.000 langsung deh dapat QM dengan bonus 1.500.000 bulan tersebut.

Terus barangnya? ya dijual aja di pasaran dengan harga member.

Terus kalau ingin jadi GM biar bisa dapet 25juta/bulan? seperti gambar.

Ya sama saja. Tinggal belanja saja senilai 40.000bv X rp.2100 = 84.000.000

Maka langsung bisa dapet 25 jutaΒ  bulan berikutnya. Wow tenan to?.

Lha terus barangnya? dijual dengan harga miring di pasar. Katakanlah barang 84 juta itu dijual seharga 80juta, rugi 4juta ya gak apa2 to? toh masih dapet 25juta kan? rugi 4 juta ya gak popo.

Buktinya? mudah. Lihat saja produk si pembalut ini. Harganya dipasaran ancurr abiss. Ada yg jual 15ribu untuk konsumen padahal pricelist harga member saja termurah 26.000

Lho kok bisa murah? ya begitu deh modusnya. Cutting price yang penting bonusnya dapet. member baru yg kantong kering ya modar

Baca Juga:   CB150 : 22,4juta vs Vixion : 22,6juta plus engkol .... Think smart ajjaa dehhhh

Nagh bagaimana? tetep aja “wani piro” kan.

Ingin DM? siapkan dana. 200.000 bv x rp 2.100 = 420 juta. Dapet cash bonus Rp 100 juta bulan tersebut atau untung 24%.

Barangnya jual aja diskon 14%, kan lumayan masih untung 10%. Daripada deposito? cuma 0,8%/bulan.

Apakah yang demikian termasuk money game? iya!

Masih gak percaya MLM?

MLM contoh pada kasus ini sebenarnya MLM konvensional yg masih menggunakan sistem tutup poin.
Yang artinya, seorang DM (Diamon Manager) jika dalam 1 bulan omsetnya tidak mencapai 420juta (200.000) maka ya enggak dapet bonus.
Nagh untuk mengejar omset ya akhirnya main borongan saja, terus harga jual ke konsumen dibanting.

Jadi? Masihkah anda percaya pada mimpi MLM

roda2blog di sosial media

15 Komentar

  1. perhatikan semua struktur yg ada di bisnis MLM. MLM mempunyai struktur yg berbeda di setiap perusahaan. so untuk mengeneralisasi semua MLM kyknya gak etis. mmg tidak semua org mengerti ttg MLM krn tidak masuk di dalamnya. MLM menjadikan distributor jd 2 profesi wiraniaga dan wirausaha. selain iyu ada 8 hal yg tersembunyi dari MLM selain uang

  2. masih bias, marketing plan dan sistemnya yg salah atau oknum yg cutting price yg bego ? kalo bisa untung tinggi ngapain harga dibantingin. Alasannya spy target masuk dan bonus ke pegang. So apa bedanya dg yg konvensional ketika agen/distributor beri diskon lebih ke reseller hy utk turunnya insentif ke agen/distributor yg bersangkutan ? sy kira dlm hal apapun selalu ada syarat dan ketentuan yg diberlakukan, persoalannya dimanapun aturan dibuat kayaknya memang untuk dianggar atau dicari celahnya dech…mo di politik, ekonomi bahkan hukum itu sendiri. Jd mo MLM mo Konvensional sekelas warteg pun bisa dibuat sarana utk curang.

Tinggalkan Balasan