Waspada DBD, Demam hari ke-4 langsung cek darah saja

Sedih bila mendengar ada Balita yang meninggal dunia dan kadang geram bila ternyata itu juga disebabkan kesalahan orang tua. Saat masih SMP, saya kehilangan seorang adik yang masih duduk di kelas TK. Sumpah mas bro, rasa kehilangan itu masih terus membekas, berbeda dengan bila kehilangan kakek-nenek.

image

Setahun yang lalu keponakan yang masih berumur 18bulan meninggal karena muntaber. Sakitnya hampir bersamaan dengan anak saya nomer dua ketika kena DBD.

Bila anak terkenan demam, 1-2 hari saya tidak panik tetap tenang. Karena demam adalah proses termostat tubuh melawan virus penyakit yg masuk ke dalam tubuh. Setelah diberi parasetamol dan vitamin imunitas (saya pake imboost) biasanya dua anak saya sembuh dihari ke 3.
Penting: Berdasarkan pengalaman, hal yang demikian tidak berlaku bagi anak yang tidak diberi ASI eksklusif. Anak susu formula cenderung lemah imunitasnya, pengalaman saya dalam merawat adik saya yg masih kecil tanpa ASI.

Baca Juga:   Naked Shoot Ninja 150 4 Tak ....

Demam Hari Ke-4 langsung cek darah, gak usah nunggu perintah dokter.

Kejadian ini sekitar Setahun yang lalu, demam yg diderita anak saya tetap tinggi sampai hari ke-3. Sore harinya walau demam sudah turun ke angka 36 (selalu sedia termometer di rumah), si kecil tetap saya bawa ke Lab.Prodia untuk cek darah.

Saat tiba ditanya surat rujukan dokter? saya jawab, saya ayahnya :mrgreen: akhirnya langsung tes darah setelah 1jam keluar hasilnya.

Berhubung saya gak faham, ya saya minta dokter jaga untuk menjelaskan. Trombosit drop ke angka 28.000. Fikiran saya langsung kalut, anak saya kena DBD padahal normalnya trombosit 150.000.

Langsung meluncur ke dokternya si kecil di Jl.Bali sambil membawa hasil test darah sambil minta rujukan ke rumah sakit.

Kata si dokter, anak saya memang kena DB dengan bukti trombosit menurun tapi ini bukan DB yg ganas. Bisa dilihat angka Hemogoblin dan Hematokrit yang normal, jadi gak usah khawatir.

Baca Juga:   Penampakan Yamaha MIO 125

Pada DB ganas, selain trombosit drop, darah juga mengental sehingga terjadi pecah organ dalam, kata dokter.

Si anak juga masih segar gak lemas lunglai. Dirawat di rumah saja gak apa-apa, tapi bila mau dirawat di rumah sakit ya monggo.

Alhamdulillah akhirnya setelah hari ke-5 si kecil sudah mulai sehat walau sempat mimisan. Saya telp dokternya, selama si kecil enggak pingsan tenang saja.

Jadi:
1. Segera cek darah saja bila anak demam lebih 3 hari dan lemas lunglai tidak mau makan.

2. Bila punya Bayi, usahakan ASI eksklusif min.6 bulan.

3. Beri anak multivitamin penambah imunitas yg berbasis herbal seperti : imboost atau stimuno atau sejenisnya. Efeknya lebih bagus dari paksin.

4. Sediakan susu segar UHT daripada susu formula bubuk.

Semoga bermanfaat dan happy parenting.

2 Komentar

  1. yup,, setuju banget sama poin no 2 (ASI eksklusif),, kalo perlu lanjut sampai 2 tahun.. yg paling penting jangan terpengaruh sama omongan orang yg kadang menyebutkan bahwa anak yg minum ASI nga segemuk anak yg minum susu formula,, buat apa gemuk kalo imunitas rendah,, itu yg paling penting..

Tinggalkan Balasan