Hamas (juga) Tidak Berperi Kemanusiaan

image

Penduduk Dunia saat ini sedang menonton kebiadaban Israel yang sedang memborbardir jalur Gaza Palestina. Mereka bersedih dengan jatuhnya korban anak-anak, wanita dan warga sipil yang tak angkat senjata.

Dalam pandangan saya, Hamas sang musuh Israel, juga sebenarnya sama biadabnya dengan Israel. Mereka menjadikan warga sipil sebagai tameng hidup. Mereka menembakkan roket dari atap-atap rumah penduduk sipil ke arah Israel.

image

Israel tentu saja membalas tembakan tersebut ke arah rumah itu berdasarkan citra satelit atau teropong mata-mata. Israel tentu tidak menelpon dulu si pemilik rumah atau mengetuk pintu. Musuh dari sana, pokoknya bom blast

image

Selebaran pemberitahuan serangan dari tentara Israel.
image

Tapi Israel setidaknya cukup beradab dengan menyebar selebaran pemberitahuan kepada penduduk di wilayah perang untuk menyingkir, tapi sepertinya mereka enggan atau memang dipaksa Hamas untuk tetap tinggal sebagai tameng hidup.

Baca Juga:   Yamaha New Taste vs Honda New Era

Hamas lebih biadab lagi ketika Mesir mengajukan proposal gencatan senjata pada kedua belah pihak. Israel setuju dengan menghentikan pemboman, tapi Hamas dengan lantang menolak proposal dan tetap menghujani Israel roket. Gencatan senjata pun cuma bertahan kurang dari 24 jam.

Jangan bertanya apa agamamu, karena sabar setiap manusia pasti ada batasan.

Tentu strategi perang Hamas yang melibatkan rakyat sipil itu sangat disayangkan, bukankah Rasul pernah bersabda:
“Almuslimu man salimal muslimina min lisaanihi wa
yadihi”
(seorang muslim adalah yang bisa menjaga keselamatan umat muslim lainya dari lisan dan perbuatanya).

roda2blog di sosial media

30 Komentar

  1. “Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.(QS. Al-Maidah : 82).

  2. “Tapi Israel setidaknya cukup beradab dengan menyebar selebaran pemberitahuan…”

    ini yg punya blog orang muslim bukan?,
    sok ngutip ayat lagi.haiih…
    penjajah, ngambil tanah org di bilang lebih beradab.ckckck,

    gmbr2nya sumbernya dri israel pula.efek mengkaji tanpa mengaji.eh, muslim bukan sih? geleng2 kepala

  3. menurut ane sumber2 dari israel nggak bisa diterima, mereka orang fasik kejam dan menghalalkan segala cara untuk menjajah palestina dan melegitimasi kejahatannya.
    “jika datang kabar dari orang fasik maka periksalah,…”
    menurut ane ente juga bisa bikin gambar2 seperti itu terus di publis.
    ane khawatir ente di cap sebagai corongnya israel supaya setuju dengan tindakannya menjajah dan membunuh rakyat palestina

  4. @motogokil,,,, Kalau Orang pintar pasti tau sejarah,,,,, bukan asal ngomong siapa penjajah dan siapa yang dijajah,,, bani israel itu sudah ada sebelum muhamad lahir dan yerusalem yang sekarang palestina adalah kota suci mereka,,,, tapi karena zaman kalifa yaitu berperang untuk menyebarkan agama islam,,,, maka direbutlah yerusalem sehingga ada islam di sana dan sebagian umat israel terusir dari tanah kelahiran mereka,,,,, oke,,,?????? Selamat menunaikan ibadah puasa jangan kita marah2xmeluluh,,,,,

    • wahaha…ini yg ngomong kyk tau sejarah aja.
      Bani israel tuh bunuh nabinya sendiri, mereka udah terlarang dri baitul maqdis.
      pelajari lagi om sejarahnya. malu nah ama statement sendiri.

  5. Dan banyak kaum Yahudi menentang kekerasan yang dilakukan israel di palestina. Kenapa yahudi tidak semua mendukung israel klo bukan karena “sesuatu”

    • gampang, karena ga semua orang suka perang
      orang jewish disana juga bosen x sama perang ga menentu seperti ini. temen gw bosnya jewish juga ga mendukung perang ini. btw temen gw muslim berjilbab tapi disayang sekali sama bosnya apalagi setelah ibunya meninggal dia makin dianggap kayak anak sendiri.

  6. Ahmadinejad :
    “Apakah tragedi yang diakibatkan oleh rezim seperti ini (Zionis) dianggap kecil dibanding tragedi Holocaust yang kalian klaim itu? Jika dalam tragedi Holocaust terdapat keragu-raguan, maka dalam holocaust di Palestina tidak ada keraguan sama sekali, Holocaust ini telah dan sedang terjadi di Palestina selama 60 tahun.

    Kenyataan pahit adalah, jaringan Zionisme yang luas selama puluhan tahun dengan tujuan penguasaan dan penjajahan, telah memperalat negara-negara Barat untuk melayani kepentingannya dan sebagian pemerintahan yang lemah di Barat telah menyerah di depan kekuatan kaum Zionis. Hari ini tidak hanya Palestina dan dunia Islam yang terkena pengaruh ancaman Zionisnme, melainkan bangsa-bangsa di Barat; sebagian besar keuntungan ekonomi dan kekuatan politik mereka berada dalam cengkeraman Zionis. Dengan menyesal harus saya umumkan bahwa pemerintahan-pemerintahan di sebagian negara Eropa yang berada di bawah pengaruh Zionis, untuk memperkuat kedudukan mereka, telah menyerahkan sumber-sumber keuangan, industri, pertanian dan pos-pos penting dalam negerinya kepada Zionis, begitu pula dengan kebebasan, kehormatan, dan kemuliaan rakyatnya sendiri .

    Masalah Palestina bukan hanya problem bagi Dunia Islam, melainkan juga masalah kemanusiaan hari ini. Tragedi pendudukan dan kejahatan harian di Palestina telah memberikan pukulan terhadap kehormatan dan kemuliaan kemanusiaan. Manusia bebas mana yang akan rela terhadap apa yang sedang terjadi di tanah pendudukan? Betapa banyak orang Palestina yang meninggal dalam harapan untuk kembali ke rumahnya?Betapa banyak anak-anak Palestina yang berada dalam impian untuk hidup di tanah airnya sendiri dan berharap bisa kembali ke rumah ayah mereka?Di manakah jalan keluar?

    Kedamaian dan ketenangan yang abadi haruslah berdasarkan keimanan kepada Tuhan, penghormatan atas kemuliaan manusia, dan keadilan yang kokoh. Kezaliman dan permusuhan tidak akan sejalan dgn keimanan, kemuliaan manusia, dan keadilan. Rezim Zionis adalah sebuah kezaliman yang terang-terangan dan esensinya adalah sebuah ancaman yang berkelanjutan; pendiriannya pun dengan tujuan yang sama, yaitu untuk menempatkan sebuah ancaman kontinyu di kawasan. Oleh karena itu keberlanjutan kehidupan rezim ini adalah keberlanjutan ancaman dan kezaliman. Rezim ini tak punya wajah lain selain ancaman dan agresi dan secara esensial, karena itu memang tidak mungkin berada dalam atmosfer yang damai dan tenang. Rezim seperti ini bahkan bila hanya hidup di satu jengkal tanah Palestina, tetap akan melanjutkan ancamannya. Perhatikanlah betapa kekuatan-kekuatan arogan saat membela rezim Zionis sama sekali tidak menghiraukan keadilan, HAM, dan kemuliaan manusia.

    Pemerintahan illegal Zionis merupakan meeting point dari semua kejahatan dan ketidakadilan kekuatan-kekuatan jahat dan arogan. Konflik Palestina dan nasib bangsa-bangsa di kawasan hanya bisa selesai dengan berdirinya sebuah pemerintahan yang merakyat. Hak memerintah adalah dari rakyat Palestina dan merekalah yang harus memilih jenis dan pejabat pemerintahan mereka sendiri. Dengan kata lain, harus diberikan kesempatan supaya semua orang Palestina asli, baik itu muslim, Kristen dan Yahudi, yang tinggal di dalam Palestina serta para pengungsi Palestina yang tinggal di negara-negara lain secara bebas mengungkapkan kehendak mereka dalam penentuan jenis pemerintahan dan siapa pejabatnya.

    Dengan kata lain, satu-satunya jalan yang bijaksana dan logis dalam parameter yang diakui oleh dunia internasional adalah referendum dengan diikuti oleh semua orang Palestina asli. Para pendukung rezim Zionis dalam menghadapi usulan logis ini berdiam diri. Kepada mereka kita katakan, mau tidak mau, rezim Zionis pasti akan hancur. Front perjuangan Palestina dipenuhi oleh para pemuda dan (jiwa mereka dipenuhi) oleh iman dan kebebasan. Rezim Zionis adalah pohon yang telah kering dan meranggas, yang akan segera ditumbangkan oleh sebuah topan.”

    http://dinasulaeman.wordpress.com/2014/07/11/one-states-solution-jalan-keluar-untuk-palestina-israel/

  7. itu diurus dulu orang miskin di indonesia .. arab saudi yg kaya raya aja diam padahal minyak nya membludak , pembelian senjatanya terbesar ke 4 didunia , hasil orang naik haji bertahun2 milyaran dollar sumbang dikit ke palestina napa ?????? .. mesir sesama penduduk muslim aja menutup rapat perbatasan di rafah dan mesir salah satu sekutu utama israel salah satu negara yg punya perjanjian damai dengan israel setelah perang arab israel karena butuh bantuan senjata dan uang amerika , yordania juga begitu menutup perbatasannya , turki sok bela hamas karena ada tekanan politik rakyatnya dan sebenarnya sekutu israel .. orang arab malah ribut perang suni syiah … saudaranya di bantai diam saja .. kenapa kita ribut .. kalo bener bener mau belang perang sono di palestina .. fpi dan islam garis marka di iindonesia aja diem malah mereka mukulin orang makan bakso dipinggir jalan .. aneh banget .. rudal harganya jutaan dollar kenapa nembak rumah yg ada penduduk siplnya , karena rumah itu dibuat simpan senjata dan meluncurkan roket .. kalo mau bumihanguskan gaza tinggal di nuklir kalo israel mau n biadab … gaza perang terus setelah hammas menguasai jalur gaza dari fatah yg skrg damai dan penduduknya tenang .. emang hamas penyebabnya

  8. Sekarang mau .. tiap hari rumah kita ditimpukin batu sama warga lain ???? kalo hamas ga meroket israel ya ga dibalas .. israel udah disana sebelum islam ada setelah pembantaian hitler mereka balik dan dimerdekakan inggris .. lihat n baca sejarah .. sekarang itu perang antara islam n kristen vs israel memperebutkan otoritas wilayahnya .. bukan perang agama .. di gaza 64% muslim 36%non muslim vs 100% yahudi .. perbatasan rafah ditutup mesir sampai orang palestina buat gorong2 buat beli bahan pokok dan harganya mahal karena diselundupkan .. gendeng ga tuh mesir yg mayoritas muslim dan Ras nya sama dan beragama sama … jangan melihat dari sisi yg dibuat seolah olah sisi lain yg salah ..

  9. Apapun alasannya israel lebih banyk kejam membunuh biadap rakyat palestina dan korban banyak pihak palestin sejak 1948..Selebaran itu cuma taktik israel supaya dipandang luar lebih beradap tp nyatanya tetap bunuh membabi buta walau ditamengi warga yg membela tanah air mereka ..Lebih parah lagi pesan PBB ngk digrubis ..Apalagi cuma hanya selebaran paling buat Lap doank.. Coba bayangkan warga yg punya tanah sendiri disuruh ngusi ama orang lain.. Makanya israel hrs resiko dicap biadap keji sudah pastinya

  10. ini bukan masalah adab biadabnya bro orang palestina di perangi duluan, bahkan jika kita yang sesama muslim seharusnya membantunya, jika kita sudah memasuki peperangan hukumnya haram dan tidak akan di sediakan surga jika kita kabur dalam peperangan ,, GOBLOK ,, presiden kok milih jokowi tolol ,, liat jokowi sudah kerja sama denagn amerika, amerika = yahudi israel, nih emang negara tolol hutang amerika beribu” ton emas mulai zaman sukarno sampe sekarang mana belum di bayar”, freeport di kuasai ,, duh” parah dah nih negara PARAH

  11. Mas..ngih kulo ngajeni opini panjenengan..tapi,yen opini kulo,hamas iku gak berlindung dgn tameng warga sipil..engk sama sekali..justru ttiap jiwa di palestine amat sangat mencintai pejuangnya,ada yg jdi dosen,ada pelajar,ada aktivis,ada sipil,buruh,teap malem mreka angkat senjata ikut patroli ama hamas..kalo gak ada hamas,siapa lagi yg akan membela palestine..monggo renungkan mas,..soal gencatan senjata,hamas oke asal syarat2 yg mereka ajukan di sanggupi..contoh kecil soal pembangunan camp yahudi misal.selama ini referensi kita hanya chanel berita pro zionis,cnn,bbc,dkk..jadi wajar yen sampyan dgn mudahnya menjudge hamas,terkadang kedamaian gak lebih baek daripada perang..matur suwun.

Tinggalkan Balasan