Pesawat Malaysia Airlines Jatuh di Perbatasan Ukraina-Rusia, Terkena Rudal Anti Pesawat?

Malaysia.airlines.b747-400.9m-mph.arp

Kabar mengejutkan dilansir reuters.com, bahwa sebuah pesawat maskapai penerbangan Malaysia Airlines bernomor MH17 buatan Boeing dengan jumlah total penumpang 295, mengalami kecelakaan di Ukraina dekat dengan perbatasan Rusia pada hari ini (kamis) jam 22.00 WIB

Pesawat tersebut dalam rute penerbangan dari Amsterdam Belanda menuju Kuala Lumpur Malaysia.

Kantor berita nasional Ukraina, Interfax merilis, bahwa pesawat mulai jatuh dari ketinggian pada 50KM (20mil) wilayah udara Russia di dekat perbatasan Ukraina, lalu jatuh dan terbakar di wilayah Ukraina.

Pesawat jatuh di daerah konflik perang antara milisi pemberontak Pro Russia dan Militer Ukraina, tapi pihak pemberontak sudah mengklarifikasi bahwa mereka tidak terlibat dalam jatuhnya pesawat tersebut. Pernyataan ini sangat diragukan karena mereka sedang mendapat bantuan sistem persenjataan anti pesawat “Buk M1” buatan Russia, untuk menghalau pesawat tempur milik militer Ukraina yang sedang menggempur posisi mereka.

Img308377853sistem rudal anti pesawat “Buk” buatan Russia

Anton Gerashenko, juru bicara kementerian dalam negeri Ukraina, menulis dalam facebooknya. Bahwa pesawat tersebut terbang di ketinggian 33.000 kaki (10.000meter) ketika terkena rudal anti pesawat “Buk M1”.  Sistem rudal anti pesawat “Buk m1” bisa menjangkau ketinggian 72.000kaki (22.000 meter). Wartawan dari AP telah mendeteksi keberadaan rudal ini di kota Snizhne-Ukraina. sumber: APnews

Baca Juga:   Persib Bandung Juara ISL 2014

Presiden Ukraina dalam konferensi pers mengatakan, bahwa militer Ukraina tidak memasang sistem persenjataan anti pesawat di wilayah konflik. Dia  menambahkan bahwa dua pesawat tempur (AN-26 dan Sukhoi 20) Ukraina telah ditembak jatuh di wilayah yang sama, sembari berharap bahwa pesawat Malaysia ini tidak bernasib sama dengan dua pesawat tempur itu. (sumber: klik disini)

Turut berduka cita dan semoga tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban.

 

 

Tinggalkan Balasan