Reporter CNN dimutasi setelah nge-tweet sorak-sorai Penduduk Israel melihat Gaza dibom

n-DIANA-MAGNAY-large570

Diana Magnay, seorang reporter CNN yang ditugaskan meliput perang di Gaza dibebastugaskan setelah nge-tweet di twitter tentang sekelompok orang Israel yang bersorak gembira melihat Gaza dibombardir oleh tentara Israel di malam hari. Lalu menyebut mereka sebagai sampah diakhir tweet.

Juru bicara CNN mengatakan bahwa tweet Magna karena dirinya diprovokasi sebelum dan sesudah siaran langsung di sekitar lokasi oleh warga Yahudi, sehingga menumpahkan kekesalanya di twitter. CNN memindahkan Magna ke kantor Moskow untuk posisi yang belum pasti.

Pada hari Kamis 17/7/2014 Magnay sedang melaporkan liputan langsung dipuncak bukit di dekat perbatasan Israel-Gaza. Saat sedang siaran, beberapa warga Israel yang berada di dekatnya bersorak saat ada rudal menghantam Gaza.

Baca Juga:   Israel Gempur Masjid dan Panti Jompo, Total Korban Capai 165jiwa

Setelah siaran usai, sisi kemanusian Magnay langsung bereaksi dengan menulis tweet sebagai berikut:

“Israelis on hill above Sderot cheer as bombs land on #gaza; threaten to ‘destroy our car if I say a word wrong’. Scum.”

“Orang Israel di atas bukit Sderot bersorak jika ada bomb menghantam #Gaza; Hancurkan mobil siaran kami bila saya salah. Dasar Sampah”

Tweet itu langsung ramai di jagad twitter, tapi kemudian langsung dihapus oleh Magnay.

Sumber berita: huffingtonpost.com

 

 

roda2blog di sosial media

Tinggalkan Balasan