Jabhah Annushrah atau ISIS, Siapa yang paling berbahaya?

Tiba tiba media di Indonesia gencar memberitakan kelompok bersenjata ISIS di Irak. Entah apakah ISIS memang menjadi ancaman bagi NKRI atau tidak ya?. Tulisan ini hanya sekedar berbagi wacana tentang yang sedang terjadi di Timur Tengah sana.

Di wilayah konflik tim teng, ada banyak sekali milisi bersenjata. Tapi hanya dua yang kekuatanya sangat signifikan. Jabhah Annushrah dan Isis.

1. Jabhah Annushrah.
Jabhah Annushrah adalah al-Qaeda versi baru. Mereka ada dimana-mana, terutama di negara negara Islam yang sedang terjadi konflik. Di Indonesia pun mereka ada dan eksis sejak lama.

image

Di Libya mereka ikut bertempur menumbangkan Ghaddafi dan sekarang juga menjadi milisi terkuat. Demikian juga di Yaman dan Syiria. Pusat Komando mereka di Afghanistan. Pasukan mereka juga multinasional dari berbagai negara.

Dalam perang Syiria, sumber dana dan persenjataan JN sangat nyata dari Amerika dan Saudi.

Ini yang membuat Rusia yang Pro Bashar Assad marah besar dan terus menyuplai alutsista kelas berat pada rezim Assad demi mengimbangi JN. Termasuk paket rudal anti pesawat s300 karena JN juga mendapat dukungan serangan udara dari Israel.

image

Pimpinan JN : Syaikh Aiman Azh-Zhawahiri
Pemimpin Spuritual: Dr. Abdullah Al-Muhaisini
Markas Komando: Afghanistan.
Cabang di Dunia: 57 perwakilan tingkat negara.
Total Anggota siap perang di seluruh dunia: 200.000 – 300.000 personel.

2. ISIS atau ISIL (Islamic State of Irak and Levant) atau DI (Daulah Islamiyah)

ISIL lahir dari ketertindasan kaum Sunni di Irak oleh pemerintahan Irak Syiah. Awalnya mereka mengangkat senjata untuk pertahanan diri dari milisi Syiah yang membantai kaum Sunni secara membabi buta dan dilegalkan oleh rezim Syiah Irak.

image

ISIS semakin besar ketika pemerintah Irak melakukan perintah eksekusi mati pada setiap orang sunni yang dicurigai melakukan makar pada pemerintahan syiah irak. Total ada 2500 tahanan Sunni irak yang dieksekusi selama 2014.

ISIS boleh disebut sebagai wilayah Irak yang memisahkan diri. Musuh mereka hanya kaum Syiah dan selalu menghindari pertempuran dengan kaum Kurdi karena kesamaan faham Sunni.

Secara de facto, wilayah Irak telah pecah menjadi 3. Negara Isis di utara dengan Ibukota Mosul. Kurdistan dengan Ibukota Arbil di timur dan Irak Syiah di Selatan dengan Ibukota Kufah. Sedang Baghdad menjadi ladang pertempuran.

image

Sumber Dana ISIS berasal dari dana provinsi Mosul yang mereka rampas, estimasi 2milyar dollar. CIA mencurigai bahwa mereka juga menjual minyak mentah ke Rusia dari kilang Tikrit. Menjadikan mereka sebagai kelompok milisi paling kaya.

Persenjataan ISIS juga cukup lengkap diantaranya helikopter Blackhawk UH60, rudal stinger dan 3 biji rudal scud. Persenjataan berat ini didapat dari angkatan bersenjata Irak yang bermarkas di Mosul membelot pada mereka.

image

Pendukung ISIS dan JN sama banyaknya di Indonesia. JN yang lebih tua usianya harusnya sejak dulu disikat oleh aparat. Terutama situs internet beraliran JN semacam : almuqawamah.com, arrahmah.com, dkk.

Di tengah hiruk pikuk baiat orang Indonesia ke ISIS, jangan abaikan JN. Bila perlu sediakan saja tiket pergi sekali jalan ke Irak dan Syiria bagi mereka tapi jangan boleh kembali lagi.

roda2blog di sosial media

15 Komentar

    • Coba terangkan lebih jelas, bahaya dimananya syiah itu? ane gak ngerti. setau ane, mau itu syiah atau sunni selama masih mengerjakan rukun islam dan rukun iman, mengamalkan Alquran dan Hadist mereka itu orang islam, pengikutnya nabi Muhammad SAW. Hati hati propaganda sunni-syiah yang diciptakan memecah belah Islam. Sunni atau Syiah yang salah bukan ajarannya, tapi individunya. toh yang ngaku islam banyak tp yang berbuat dosa juga banyak, Apa yang salah karena ajaran Islamnya atau individunya yang tidak menjalankan ajaran Islam

      • Emang Syiah sama rukun Islam & rukun imannya om? Emang Syiah mengamalkan Alquran om? Emang Alqurannya sama om? Sejak kapan Syiah mengamalkan hadist sohih? Kalo mereka mengerjakan hadist, hadist yg mana? Pahami dulu aqidah dan ajaran Syiah. Atau om Devil emang Syiah? Atau sedang bertaqiah? Buat yg memahami akan berhati-hati propaganda taqiah Syiah. Buat yg belum memahami… tolong baca2 dulu lah apa itu Syiah, karena nyatanya justru banyak yg termakan propaganda mereka. Dan Syiah bukan Islam.
        Kalo ditanya dimana bahayanya Syiah? ya jelas bahaya jika agama dibangun atas dasar kebencian. Bahkan doa2 mereka isinya hujatan, cercaan & hinaan terhadap sahabat & istri Rasulullah. Menghalalkan khamr & nikah mut’ah. Kotoran imam mereka dianggap suci. Dan menghalalkan darah, harta & kehormatan orang2 Sunni / pengikut sunnah dari hadist sohih. Dan masih banyak lagi.

        Seingat saya diblog ini pernah menjelaskan sejarah Syiah …

  1. No More ISIS-Islamic State Iraq Syria,
    yang ada IS-Islamic State, Daulah Islamiyah…. System Khilafah.
    Coba pelajari lebihd dalam lagi.

    semoga Kita semua dilindungi Allah SWT dari fitnah-fitnah yang tersebar.
    Amin.

  2. Kebetulan nemu tulisan ini,mungkin bisa jadi koreksi tentang arab saudi di atas

    Kerajaan Arab Saudi mengumumkan pada
    hari Jum’at 7 Maret 2014 tentang
    haramnya bersikap loyal terhadap
    kelompok Al-Ikhwan Al-Muslimun,
    Jabhatun Nushrah (Nusra Front, Suriah –
    pent) dan kelompok Hutsy (Yaman – pent), dan menganggapnya sebagai
    organisasi-organisasi teroris. Televisi Saudi juga menyiarkan
    pernyataan Menteri Dalam Negeri yang
    menjelaskan perintah Raja untuk
    melarang untuk berfatwa atau
    menyokong atau mendukung atau
    menyumbang untuk kepentingan organisasi Al-Qaidah dan cabang-
    cabangnya, juga organisasi Negara Islam
    di Iraq dan Syam yang terkenal di media
    massa dengan nama ISIS (Islamic State of
    Iraq and Sham –pent). Berdasarkan penjelasan tersebut, Riyadh
    (pemerintah Arab Saudi –pent)
    menganggap bahwa loyalitas terhadap
    kelompok dan organisasi mana saja yang
    dianggap oleh negara sebagai organisasi-
    organisasi teroris, atau menyerupai organisasi-organisasi tersebut secara
    tindakan atau ucapan, sebagai kriminal
    atau kejahatan yang pelakunya akan
    mendapatkan hukuman atas
    perbuatannya baik di masa lalu maupun
    masa mendatang. Perintah Raja memberikan kesempatan
    bagi warga Arab Saudi yang terlibat pada
    tindakan-tindakan pembunuhan di luar
    Kerajaan selama 15 hari sejak tanggal
    dikeluarkannya penjelasan ini untuk
    kembali ke Kerajaan. Dan ketetapan tersebut berlaku bagi warga negara Arab
    Saudi dan bagi orang-orang yang tinggal
    di Kerajaan baik dia termasuk orang Arab
    atau orang Ajam (non Arab). Adapun redaksi Perintah Raja Arab Saudi
    sesuai yang keluar dari Kementerian
    Dalam Negeri adalah sebagai berikut: ﻢﻴﺣﺮﻟﺍ ﻦﻤﺣﺮﻟﺍ ﻪﻠﻟﺍ ﻢﺴﺑ ﺀﺎﻴﺒﻧﻷﺍ ﻑﺮﺷﺃ ﻰﻠﻋ ﻡﻼﺴﻟﺍﻭ ﺓﻼﺼﻟﺍﻭ ﻪﻠﻟ ﺪﻤﺤﻟﺍ
    ،ﻦﻴﻌﻤﺟﺃ ﻪﺒﺤﺻﻭ ﻪﻟﺁ ﻰﻠﻋﻭ ﺪﻤﺤﻣ ﺎﻧﺪﻴﺳ ﻦﻴﻠﺳﺮﻤﻟﺍﻭ
    ﺪﻌﺑ ﺎﻣﺃ: Berdasarkan perintah Raja yang mulia no.
    44/ﺃ tertanggal 3 Jumadal Ula 1435 yang menetapkan pada paragraph ke-4 untuk
    membentuk sebuah komisi yang terdiri
    dari Kementerian Dalam Negeri,
    Kementerian Luar Negeri, Kementerian
    Urusan Islam, Waqaf, Dakwah dan
    Bimbingan Islam, Kementerian Keadilan, Dewan Pengaduan Kezhaliman, serta
    Badan Investigasi dan Penuntutan Umum,
    yang tugasnya menyiapkan daftar –secara
    berkala– aliran-aliran dan kelompok-
    kelompok yang diisyaratkan pada
    paragraph ke-2 poin ke-1 dari perintah mulia tersebut, dan melaporkannya untuk
    menjadi pegangan. Maka Kementerian Dalam Negeri ingin
    menjelaskan bahwa komisi yang dimaksud
    telah berkumpul dan melakukan kajian
    mendalam terhadap daftar tersebut dan
    melaporkan kepada Raja Yang Mulia
    bahwa perintah tersebut mencakup semua warga negara Arab Saudi atau
    siapa saja yang tinggal di negara ini yang
    melakukan perkara-perkara berikut: 1.Seruan kepada pemikiran menyimpang
    dengan segala bentuknya, atau
    melemparkan keraguan terhadap prinsip-
    prinsip agama Islam yang merupakan dasar bagi negara ini. 2.Siapa saja yang melepaskan diri dari
    baiat yang ada di lehernya kepada
    pemerintah negara ini, atau berbaiat
    kepada kelompok, atau organisasi, atau
    aliran, atau perkumpulan, atau pribadi
    mana saja, baik yang ada di dalam maupun di luar negeri. 3.Terlibat, atau menyerukan, atau
    memprovokasi untuk berperang di
    medan-medan tempur di negara-negara
    lain, atau memfatwakan bolehnya hal-hal
    tersebut. 4.Siapa saja yang ikut mendukung
    organisasi, atau kelompok, atau aliran,
    atau perkumpulan, atau partai, atau
    menampakkan loyalitas atau simpati
    kepada kelompok-kelompok tersebut,
    atau menyebarkan pemikirannya, atau mendirikan perkumpulan yang berada di
    bawah naungan kelompok-kelompok
    tersebut, baik yang di dalam Kerajaan
    Arab Saudi atau di luarnya. Hal itu juga
    mencakup keterlibatan atau andil pada
    semua media, baik yang berupa audio, atau tulisan, atau visual, pada jejaring
    media-media sosial dengan segala
    bentuknya baik yang berupa audio, atau
    tulisan, atau visual serta pada situs-situs
    internet. Atau mensharing kontennya
    dalam bentuk apapun, atau menggunakan simbol-simbol dari kelompok-kelompok
    atau aliran-aliran tersebut, atau indikasi
    apa saja yang menunjukkan dukungan
    atau simpati terhadapnya. 5.Sumbangan atau bantuan baik yang
    dalam bentuk uang atau materi bagi
    organisasi-organisasi atau aliran-aliran
    atau kelompok-kelompok teroris atau
    radikal, atau melindungi siapa saja yang
    menjadi anggotanya, atau menyebarkan pemikirannya di dalam Kerajaan Arab
    Saudi atau di luarnya. 6.Hubungan atau komunikasi dengan
    kelompok-kelompok atau aliran-aliran
    atau personal yang memusuhi Kerajaan
    Arab Saudi. 7.Bersikap loyal kepada negara-negara
    asing, atau menjalin hubungan dengan
    mereka, atau berkomunikasi dengan
    mereka dengan tujuan melancarkan
    tindakan buruk yang bisa mengganggu
    persatuan dan ketenangan Kerajaan Arab Saudi dan rakyatnya. 8.Berusaha menggoncang bingkai
    persatuan masyarakat dan ikatan
    kebangsaan, atau menyerukan, atau ikut
    andil, atau menyebarkan, atau
    memprovokasi untuk melakukan
    pemogokan, atau demonstrasi, atau konsentrasi massa, atau petisi bersama
    dengan segala slogan dan bentuknya,
    atau semua hal yang bisa mengganggu
    persatuan dan ketenangan Kerajaan Arab
    Saudi dengan cara apa saja. 9.Menghadiri konferensi atau forum atau
    perkumpulan baik di dalam atau di luar
    negeri yang mengancam keamanan dan
    ketenangan serta mengobarkan fitnah
    atau kekacauan di tengah-tengah
    masyarakat. 10.Sengaja melancarkan tindakan yang
    buruk kepada negara-negara lain dan
    para pemimpin mereka. 11.Memprovokasi atau mengundang negara-negara asing atau lembaga-
    lembaga atau organisasi-organisasi internasional untuk melawan Kerajaan
    Arab Saudi. Kementerian Dalam Negeri
    mengisyaratkan bahwa Raja Yang Mulia
    telah menyetujui apa yang tercantum di
    dalam draf saran-saran ini dan telah
    keluar perintah Raja Yang Mulia dengan
    nomor 16820 tertanggal 5 Jumaadal Ula 1435 H untuk menjadikannya sebagai
    pedoman, dan agar memulai
    melaksanakan perintah ini terhitung mulai
    hari Ahad tanggal 8 Jumaadal Ula 1435 H
    yang bertepatan dengan tanggal 9 Maret
    2014. Dan siapapun yang melanggar perintah
    tersebut dalam bentuk apapun sejak
    tanggal ditetapkannya ini, maka akan
    dilakukan penyelidikan secara penuh atas
    pelanggaran-pelanggarannya yang telah
    lalu dan yang akan datang berdasarkan penjelasan ini. Raja Yang Mulia juga telah
    memberikan bagi siapa saja yang terlibat
    pada tindakan-tindakan pembunuhan di
    luar Kerajaan Arab Saudi dalam bentuk
    apapun tenggang waktu tambahan selama
    15 hari terhitung sejak keluarnya penjelasan ini, kesempatan untuk
    mempertimbangan diri dengan matang dan segera kembali ke negara mereka,
    teriring dengan memohon kepada Allah
    agar membuka hati mereka dan kembali
    ke jalan yang benar. Kementrian Dalam Negeri segera
    mengumunkan hal itu disertai lampiran
    daftar pertama bagi partai-partai atau
    kelompok-kelompok atau aliran-aliran
    yang tercantum dalam penjelasan ini,
    yaitu siapa saja yang dimutlakkan dengan nama: Organisasi Al-Qaidah, Organisasi Al-
    Qaidah di Jazirah arab, Organisasi Al-
    Qaidah di Yaman, Organisasi Al-Qaidah di
    Iraq, ISIS, Nusra Front, Hizbullah di dalam
    Kerajaan Arab Saudia, kelompok Al-
    Ikhwan Al-Muslimun dan kelompok Al- Hutsy. Perlu diketahui bahwa hal itu mencakup
    semua organisasi yang menyerupai
    organisasi-organisasi ini dalam hal
    pemikiran atau ucapan atau tindakan,
    serta semua kelompok dan aliran yang
    ada dalam daftar Dewan Keamanan dan lembaga-lembaga internasional serta diketahui melakukan terorisme dan
    tindakan kekerasan. Kementerian Dalam Negeri akan
    melakukan update daftar ini secara rutin
    sesuai dengan arahan dari perintah Raja
    Yang Mulia dan mengingatkan semua
    pihak agar tunduk secara penuh
    terhadapnya, dan di saat yang bersamaan menegaskan bahwa tidak akan ada
    toleransi atau keringanan bagi siapa saja
    yang melakukan apa saja dari hal-hal
    yang telah diisyaratkan di atas. Kita memohon hidayah kepada Allah Azza
    wa Jalla bagi semua pihak sambil
    mengingatkan firman Allah Ta’ala: ُﺏﻮُﺘَﻳ َﻪﻠﻟﺍ َّﻥِﺈَﻓ َﺢَﻠْﺻَﺃَﻭ ِﻪِﻤْﻠُﻇ ِﺪْﻌَﺑ ْﻦِﻣ َﺏﺎَﺗ ْﻦَﻤَﻓ
    ٌﻢْﻴِﺣَﺭ ٌﺭﻮُﻔَﻏ َﻪﻠﻟﺍ َّﻥِﺇ ِﻪْﻴَﻠَﻋ. “Siapa saja yang bertaubat setelah
    kezhaliman yang dia lakukan dan
    mengadakan perbaikan, maka
    sesungguhnya Allah senantiasa akan
    menerima taubatnya, sesungguhnya Allah
    Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Maidah: 39) Demikian, dan hanya Allah saja yang
    memberikan taufik di awal dan akhir.

  3. semua itu besok dihari kiamat akan dihitung amal dan ibadahnya….jadi yg pro ato anti baik sunni atau syiah ditunggu aja, siapa yg benar atau yg salah…..yg masuk neraka atau surga….

  4. israel tidak membantu JN tapi sebaliknya milisi2 yg melawan JN kalau terluka di rawat di israel,hezbullah menyerang JN karena sama2 syiah sesat dengan rezim basyar assad nah ,tidak mungkin israel menyerang basyar assad karena israel dari dulu temen ayahnya basyar assad syiah temennya yahudi kabar terakhir JN menyerang pos perbatasan israel di dataran tinggi golan ,kalau syiah sesat berkuasa israel aman tapi klo tanpa syiah sesat siap2 israel perang dengan islam untuk membebaskan al quds dan masjidil aqso

  5. di iran sana aborsi banyak terjadi karena ajaran syiah mut’ah atau kawin kontrak kasihan bayi2 tak berdosa padahal jaman nabi muhammad saw apa ada ajaran seperti itu di iran sana yg ngaku islam diskriminatif terhadap muslim sunni mau bikin tempat ibadah saja tidak dapat ijin malah yahudi nasrani bebas bikin tempat ibadah di iran sana apa islam seperti itu sebenarnya syiah bukan islam ajaran syiah dari abdullah bin saba seorang yahudi yg merusak islam dari dalam menurut islam jika ada masalah aqidah tanyalah pada orang yg berilmu banyak sekali ulama yg menfatwakan syiah sesat seperti imam ahmad ,imam malik ,ibnu taimiyah ,imam nawawi dan masih banyak lagi belum lagi ulama indonesia juga banyak yg mengatakan syiah sesat

Tinggalkan Balasan