Selain harga BBM, PDIP juga mengusulkan harga rokok terus naik

Bukan saya pro perokok. Tapi harus disadari bahwa perokok adalah penyumbang pemasukan cukai terbesar pemerintah. Ironisnya, kebanyakan mereka adalah kaum miskin yang karena mereka perokok tidak dijamin BPJS. Padahal katanya cukai rokok untuk dana kesehatan.

image

Maruarar sirait politikus PDIP
mengusulkan agar pemerintahan Jokowi-JK mengaudit harga keekonomian minyak yang ditetapkan Pertamina selama ini, mendorong pengalokasian keuntungan ekspor-impor minyak semata-mata untuk kas negara, serta menaikkan cukai rokok dan minuman bersoda.

“Saya kira rakyat mau lihat upaya-upaya itu dulu. Cukai rokok dinaikkan saja Rp100 perak, bisa menambah pendapatan Rp1 triliun, dan orang tidak ada yang berhenti merokok jika cukainya naik, termasuk minuman bersoda,”
Hebat kan kaum perokok. Walau harga rokok naik lebih dari 100% sejak tahun 2008. Dulu gepe cuma 6000an sekarang 12ribu lebih. Mereka gak protes seperti para peminum BBM. :mrgreen:

Perokok adalah pahlawan tanpa tanda jasa bagi pembangunan negeri ini.
Pahlawan bagi maniak musik untuk setiap konser bintang dunia.
Pahlawan bagi penikmat siaran langsung sepakbola gratisan dintv lokal.

Dan salut untuk Trans7 yang sejak awal menolak sponsor Djarum dan Intersport untuk MotoGP.

roda2blog di sosial media

2 Komentar

1 Trackback / Pingback

  1. GH macet, tapi MMM terus aktif cari member dan terus meminta member setor uang | roda dua blog

Tinggalkan Balasan