Membenci Guru Tak Akan Membuatmu Sukses

Kata kata diatas diucapkan Rhenald Kasali ketika pengukuhan guru besar bagi dirinya, dihapadan guru SD yg pernah memvonis dirinya untuk tidak naik ke kelas.

Apapun alasan gurunya tersebut tidak menaikkan dirinya tidak pernah ia bantah atau protes atau menyuruh ortu atau saudaranya untuk memprotes. Mirip karikatur berikut ini

image

Sama seperti kasus PR seorang anak SD yg dalam mengerjakannya diajari kakaknya. Tapi suudzon saya, kakaknya tidak mempelajari dulu masalah yang sedang dikerjakan adiknya. Walhasil ketika disalahkan gurunya, kakaknya protes dengan cara “banci kaleng”, tulis surat tanpa konsultasi berhadapan langsung untuk mendengar alasan gurunya.

image

Padahal bisa jadi, soal itu berasal dari buku pegangan dengan soal bergambar seperti berikut ini.

Baca Juga:   Fitur AKG, bikin Motorsport makin mudah

image

Profesi guru saat ini memang kurang dihormati karena doktrin imej sinetron bahwa guru banyak yang konyol.

Profesi guru juga jadi sasaran “iri” karena katanya gajinya besar, banyak tunjangan dan banyak hari libur. Padahal faktanya tunjangan untuk guru macetnya, kerja kadangkala 24jam, libur juga cuma 1 kali seminggu.

Profesi guru juga tidak UU perlindungan profesi seperti dokter. njewer peserta didik bisa masuk bui, lalu mampus diparkir di kantor upt selepas bebas.

Bila memang profesi Guru sudah sedemikian hina, ya sudah gak perlu ada sekolah sajjaa. Biarkan generasi bangsa ini belajar otodidak saja.

roda2blog di sosial media

4 Komentar

  1. bukan begitu …harusnya solusinya…kalo emng pkerjaan guru sesulit ituw….sepayah ituwww dan gajinya ga sehebat ituwww
    ya sudah ga usah jadi guru, cari kerjaan lain…jadi dokter ato pedagang ato kerjaan apapun yg ngerasa sanggup!

Tinggalkan Balasan