Amunisi KRI Usman Harun memang menakutkan

brandenburg-classilustrasi sistem persenjataan kapal freegat KRI Usman Harun gambar: jkgrtr.com

KRI Usman Harun telah tiba di Indonesia dan bersandar di Pelabuhan Belawan pada 20 september 2014. Namun sayang kedatangan kapal perang kebanggaan bangsa Indonesia itu dilarang diliput oleh pihak Lantamal I Belawan. “Gak boleh diliput,” kata Perwira Penerangan Lantamal I Belawan Kapten Laut Umar kepada sejumlah wartawan di dermaga Pelabuhan Belawan, tanpa menjelaskan alasan pelarangan.

Menurut saya cukup wajar karena Kapal kelas korvet atau mini Fregat termasuk senjata utama mematikan, selain juga mungkin karena TNI tidak mau menimbulkan polemik dengan Singapura lagi,

Sistem persenjataan KRI Usman Harun ini cukup canggih kapal tersebut dilengkapi dengan misil MBDA Exocet Block II anti-ship serta VL MICA antiair.
VL-Mica-4
Misil Exocet mampu melesat hingga 72 km dengan kecepatan 1,134 km per jam. Sedangkan, VL Mica mampu melesat hingga 80 km dengan  ketinggian 30 ribu kaki, untuk segala jenis ancaman udara. VL Mica memiliki hulu ledak 12 kg dan berkemampuan fire and forget.

Baca Juga:   IRS Underbone Batal Digelar Karena Honda Sonic Gak Berani Ngadepin Suzuki Satria Injeksi Di Sentul

Kapal perang kelas korvet dengan bobot 1.940 ton ini juga dilangkapi meriam Oto Melara 76mm sebagai pertahanan. Meriam ini dapat digunakan sebagai pertahanan atas tembakan kapal lawan dan menargetkan serangan udara. Terpasang di dek bagian depan. Senjata ini mampu menembakkan 110 butir amunisi dengan jarak tembak sejauh 16 km. Terdapat juga dua peluncur torpedo triple tube kaliber 324mm.

Dari jenis senjata yang disebutkan tadi, semua sudah bukan barang baru bagi awak kapal tempur TNI AL, kecuali satu, yaitu rudal anti serangan udara Mica. Alasannya jelas, bahwa seumur-umur SAM VLS belum pernah digunakan TNI AL.

Keunggulan lainnya, kapal ini memiliki sensor dan radar jammer yang lihai memantau pergerakan kapal musuh. Thales Sensors Cutlass 242 dan Scorpion radar jammer ini mampu mencegah serangan dari kapal musuh.

Baca Juga:   Setiap Bulan Ada 10 Kasus Kecelakaan Pelajar Di KUA Ponorogo

Sebagai alat penggerak, kapal ini dilengkapi empat mesin MAN 20 RK270 yang dipasang di kedua sisi kapal. Sehingga, kapal ini mampu melesat dengan kecepatan hingga 30 knot.

roda2blog di sosial media

4 Komentar

Tinggalkan Balasan