Terjadi lagi, 2 siswa SLTA meninggal terlindas truk. Ini pengakuan sopir truk

Sangking banyaknya, Populasi sepeda motor sudah seperti lalat bagi sopir terutama sopir mobil besar seperti truk dan Bus. Menurut pengakuan seorang sopir truk besar di warung kopi, sekarang ini sopir truck besar angkutan antar kota memilih untuk jalan di malam hari. Saat pagi-sore mereka memilih untuk nge-tem , berhenti istirahat tidur baru kemudian melanjutkan perjalanan ketika malam hari.

Menurut mereka, saat paling menakutkan adalah ketika jam berangkat dan pulang sekolah.
“wis jian persis wong nek dirubung laler, rasanya pengen mlithes wae mas. Tapi wedi kualat, lha mlithes kucing wae iso ngualati, po maneh nyowo menungso, aku kan yo nduwe anak bojo to mas?”
Persis seperti orang dikerumuni lalat, rasanya pengen mlithes aja. Tapi takut karma, kucing aja bisa bikin kualat, kami kan juga punya keluarga.

Dalam kecelakaan yang melibatkan truk melawan sepeda motor, lebih banyak disebabkan oleh kesalahan pengendara motor dibanding sopir truk. Terutama pemotor usia sekolah SMP-SMA yang memang tingkat ngawuriyahnya sangat pinter.

Baca Juga:   Madiun Jaya, Beginilah Seharusnya Kereta Api itu!

Seperti kasus tabrakan di bawah ini, dua siswi SMA di Purbalingga tewas terlindas roda truk setelah gagal menyalip truk yang ada di depanya. Ketika akan menyalip truk, korban tidak melihat dan memastikan dulu keadaan dari arah depan. Walhasil ketika menyalip ada kendaraan minibus dari depan, korban banting stir ke arah kiri lalu menabrak truk dan jatuh terlindas roda belakang truk.
image

Sepeda motor tidak di desain memiliki alat keselamatan. Satu-satunya kontrol keselamatan adalah pengendara itu sendiri.

Artikel lainya sob:

roda2blog di sosial media

4 Trackbacks / Pingbacks

  1. Produk Bermasalah, Gaji CEO Honda dipotong | roda dua blog
  2. Gayatri Wailissa ternyata Anggota BIN | roda dua blog
  3. Capek setelah Liburan 1 Suro, Sepasang Pemotor ini kecemplung Sungai | roda dua blog
  4. Salah haluan saat belok, 2 Pelajar SMP Hantam Truk, 1 Tewas 1 Kritis | roda dua blog

Tinggalkan Balasan