Salah haluan saat belok, 2 Pelajar SMP Hantam Truk, 1 Tewas 1 Kritis

kecelakaan purbalinggasepeda motor korban, gambar: sm.

Lagi, 2 Pelajar usia SMP terlibat kecelakaan di jalan raya. Dan Lagi penyebabnya adalah kecerobohan pelajar tersebut. Saat ditikungan tidak menurunkan kecepatan dan melanggar marka jalan. Usia pelajar belum matang secara emosional untuk mengendalikan mesin dengan kecepatan tinggi, tingkat ngawuriyahnya masih tinggi.

Kecelakaan maut ini terjadi di ruas Jalan Raya Desa Karangpetir, Kecamatan Kalimanah, Sabtu (22/11). Seorang pembonceng tewas dan pengendara motor luka parah setelah motor yang dinaikinya menabrak truk. Korban tewas adalah Lukman Ulhakim (16) seorang pelajar warga RT 6 RW 1 Desa Jetis, Kecamatan Bukateja. Sedangkan luka-luka dialami oleh Muhammad Munhiruddin (16), pelajar asal warga RT 2 RW 2 Desa/Kecamatan Bukateja.

Menurut saksi mata, Sono (32) warga setempat, kejadian itu bermula saat keduanya tengah berboncengan membawa sepeda motor Honda Supra X bernomor polisi R-6139-KC dari arah timur dengan kecepatan sekitar 60 kilometer per jam di ruas Jalan Raya Desa Karangpetir, Kecamatan Kalimanah sekitar pukul 12.30 WIB. Motor tersebut kemudian membelok karena lokasi tersebut merupakan tikungan. Namun sayang, motor tersebut terlalu melambung ke kanan.

Baca Juga:   Rayakan Ultah, Klub Yamaha NMAX Gelar Tari Bugil di Jepara

Pada saat bersaman dari arah berlawanan melaju sebuah truk bernomor polisi B-9771-AP yang dikemudikan Sohibi (45) warga RT 2 RW 3 Desa Kalisumur, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Malang, tabrakan pun tak dapat dihindari, sepeda motor itu pun menabrak truk bermuatan semen. Sepeda motor dan pengendaranya pun terpental.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Purbalingga Ajun Komisaris Sudarsono melalui Kepala Unit Kecalakaan Inspektur Satu Galuh Pandu Pandega mengatakan, kecelakaan tersebut diakibatkan pengendara sepeda motor kurang hati-hati saat berbelok di tikungan. “Karena agak kencang, motor jadinya terlalu melambung ke kanan, nah dari depan ada truk, sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari. Pembonceng meninggal di lokasi kejadian,” katanya kepada suaramerdeka.com.

Sampai kapan mau begini? ada 400Trilliun anggaran untuk pendidikan, seharusnya ada yang dialokasikan untuk pengadaan bus sekolah.

wpid-siswa-smp-tabrakan.jpg.jpeg

Artikel lainya tentang kecelakaan yang melibatkan siswa sekolah:

– SMPN 1 Ngunut, dalam 1 bulan 3 siswanya mati di jalan raya
– Dua pelajar di Magetan ini tewas di jalan raya setelah melanggar marka jalan
– Terobos lampu merah Siswa SMK ini hantam pemotor Ibu dan Anak
– 4 pemotor siswa SMA tabrak mobil
– Siswa SD ngebut naik motor, tewas tabrak truk
– 2 Siswi SMA tewas hantam truk
– Siswa SMA Pengendara Yamaha tewas hantam bus

Baca Juga:   Ngeri, Truk Rem Blong Hantam 3 Sepeda Motor di Bangjo Demangan Madiun

 

roda2blog di sosial media

3 Komentar

  1. Sudah terlambat utk kasihan. Kl kasihan saharusnya polisi melarang bocah2 ababil itu bawa motor, krn usia mrk blm cukup utk pegang sim sbg syarat bawa ranmor.
    no sympathy for road devils…

Tinggalkan Balasan