Sebuah Meriam Zaman Majapahit ditemukan di Australia

image

Selama ini di bangku sekolah kita di doktrin bahwa nenek moyang kita adalah bangsa primitif yang hanya bersenjata pedang dan bahkan bambu saat melawan Belanda. Padahal faktanya, sejak masa Majapahit bumi Nusantara telah sanggup memproduksi senjata api berupa meriam dan meriam panggul yang disebut cetbang.

Berikut Keunggulan meriam Majapahit yang ditemukan di Australia:
1) Terbuat dari perunggu, sehingga anti karat. Beda dengan meriam2 Eropa, yang umumnya terbuat dari besi
2) Memiliki kamar & tabung peluru. Tabung peluru dimasukan dari belakang meriam, dan dipicu dgn hentakan atau picu sumbu api (bukan disundut/disulut). Sehingga Cetbang sangat tangguh dalam segala cuaca, dan tak melempem karena hujan ataupun badai ombak. Beda dengan meriam Eropa yang pengisian Serbuk Mesiu dan peluru dari depan moncong meriam, lalu disulut dengan api.
3) Cetbang adalah cikal bakal RPG/Bazooka modern.

Baca Juga:   Maju terus Geng Motor Rambut Cepak! ...

Meriam kecil (Cetbang) ini disebutkan dalam Prasasti Sekar (Prasasti yang ditemukan di Bojonegoro). Cetbang dibuat di Rajekwesi, Bojonegoro dengan Mesiu yang dibuat di Swatantra Biluluk (ada juga disebut dlm Prasasti Biluluk, soal Pagaraman Biluluk).

roda2blog di sosial media

8 Komentar

  1. Ini pembuatannya pasti diajari tentara kerajaan Korea yg merupakan vassal dari kekaisaran Mongolia di bawah Kubilai Khan. Soalnya yg paling terkenal dengan penggunaan senjata cetbang ini emang pasukan dari Korea yg sering dibawa oleh pasukan Mongol dalam ekspedisi seberang lautan, termasuk diantaranya ekspedisi penaklukan ke Jepang dan Singasari, yg dua2nya gagal. Karena gagal dalam menjalankan tugas, mungkin banyak diantara sisa2 pasukan Mongol dan Korea ini yg ngga berani pulang balik ke negerinya dan memilih tinggal di wilayah Majapahit dan mengajari seni membuat senjata cetbang dan kapal perang. CMIIW

    • Low kenyataannya di balik gimana bro,mereka gagal mengalahkan kita gara cetbang.lalu meng copy tuh senjata buat ekspansi mereka kedaerah lain.

Tinggalkan Balasan