Terlalu, Muncul Petisi Desak Jokowi Tes DNA dengan Bahasa Fitnah yang super kasar

Sejak Pemilihan Presiden langsung digelar, isu agama adalah yang paling laris dijual dengan pelaku dari umat Islam. Sebagai orang yang beragama Islam sungguh saya amat malu. Seakan umat Islam Indonesia ini pasti jatuh miskin menderita bila dipimpin orang Islam yang tidak sholat.

Tahun 2004, Istri SBY yang paling disorot karena bernama Kristiani. Pokoke pekok, yg bernama Kris pasti Kristen, padahal saya punya teman karib bernama Christian Kuswibowo, dan dia salah satu lulusan terbaik di pesantren tempat kami menimba ilmu.

Lalu tahun 2009 wapres Boediono juga disorot soal status Islamnya.

Tapi yang membedakan, setelah pilpres usai dan yang terpilih dilantik. Pada dua periode itu tidak ada gejolak lagi. Rakyat aman damai menanti kinerja presiden baru.

Lalu kenapa di tahun 2014 ini hal yang sudah bagus demikian tidak terulang lagi. Sekarang rakyat kok terus-terusan dikompori soal Jokowi, Presiden Terpilih. Oleh siapa? oleh orang dari partai yang mengaku Islam.

Baca Juga:   Anggap saja bayar parkir sebagai Sedekah pada Juru Parkir

Sangat memalukan!
Seakan-akan Jokowi bakal jadi presiden seumur hidupnya.

Contoh adalah petisi soal PKI di foto bawah ini. Emangnya kenapa bila seandainya benar bahwa Ayah dan Ibu Jokowi adalah PKI?
Bila ternyata Jokowi test DNA dan terbukti bahwa si penuduh salah apa gak sebaiknya dihukum mati saja?

Ayah Gubernur Jatim yang juga dulu PKI dan tewas tahun 1966, apakah kemudian PKI bangkit lagi di Jatim?
Buktinya pondok pesantren di Jatim berkembang pesat, terutama di daerah Ponorogo.

Kakaknya nenek saya dulu juga PKI dan terbunuh. Apakah kemudian seluruh anak cucunya PKI? Tidak bahkan istri beliau bisa naik 30 tahun sesudah suaminya dibantai.

Apakah saya PKI, iya saya PKI
Pria Kelahiran Indonesia :mrgreen:

berikut screenshoot petisi untuk Jokowi yang sudah sangat terlalu.

Baca Juga:   Hasil Test Motor Listrik Gesits Jakarta Bali, 1 Liter = 100KM

image

image

image

roda2blog di sosial media

5 Komentar

Tinggalkan Balasan