Pelaku Video Pengancam TNI dan Polri itu adalah Salim Mubarok Attamimi dari Malang

salim-mubarok-attamimi-isis-teroris-bajingan-malang-surabaya

Saat beberapa media massa masih simpang siur soal identitas pengancam TNI, Polri dan Banser NU melalui video yang diunggah di YouTube, reporter khusus Harian SURYA, Miftah Faridl, langsung menyebut nama Salim Mubarok Attammimi.

“Saya mendapatkan foto eksklusif Salim Mubarok Attammimi dari kerabatnya. Ada tiga foto. Pertama, foto Salim berposes bersama seorang anak laki-lakinya yang masih berusia 9 tahun dan menenteng senjata AK-47. Kedua, foto tujuh anaknya. Ketiga, foto dua istrinya menenteng AK-47,” kata Miftah Faridl, Jumat (26/12/2014) petang.

Faridl memastikan, berdasarkan perbandingan antara foto yang diterimanya dengan hasil capture video di Youtube, wajah pengancam itu adalah Salim Mubarok Attammimi.

“Bentuk mata, kelompak mata yang cenderung turun, bagian bawah telinga yang menempel, bentuk alis dan ketebalan bibirnya sangat identik. Hanya, dalam video ini, Salim terlibat lebih bersih,” kata Faridl.

Jika sudah ketahuan begini, maka tugas imigrasi adalah memastikan orang tersebut tidak bisa masuk lagi ke Indonesia hidup-hidup. Orang Indonesia yang ikut bertempur di Syiria dan Iraq maka sudah seharusnya mereka dipastikan tidak bisa kembali lagi ke Indonesia dan kewarganegaraanya dicabut.

Pasal 23 UU RI No. 12 Tahun 2006 tentang pencabutan kewarganegaraan Indonesia, yaitu sebagai berikut:
a. Memperoleh kewarganegaraan lain atas kemauannya sendiri.
b. Tidak menolak atau tidak melepaskan kewarganegaraan lain, sedang orang yang bersangkutan mendapat kesempatan untuk itu.
c. Dinyatakan hilang kewarganegaraannya oleh presiden atas permohonannya sendiri.
d. Masuk dalam dinas tentara asing tanpa izin terlebih dahulu dari presiden.
e. Secara sukarela masuk dalam dinas negara asing, yang jabatan dalam dinas semacam itu di Indonesia sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan hanya dapat dijabat oleh WNI.
f. Secara sukarela mengangkat sumpah atau menyatakan janji setia kepada negara asing atau bagian dari negara asing tersebut.
g. Tidak diwajibkan tetapi turut serta dalam pemilihan sesuatu yang bersifat ketatanegaraan untuk suatu negara asing.
h. Mempunyai paspor atau surat yang bersifat paspor dari negara asing atau surat yang dapat diartikan sebagai tanda kewarganegaraan yang masih berlaku dari negara lain atas namanya.
i. Bertempat tinggal diluar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 5 (lima) tahun terus menerus bukan dalam rangka dinas negara, tanpa alasan yang sah dan dengan sengaja tidak menyatakan keinginannya untuk tetap menjadi WNI sebelum jangka waktu 5 tahun itu berakhir, dan setiap 5 tahun berikutnya yang bersangkutan tidak mengajukan pernyataan ingin tetap menjadi WNI kepada Perwakilan Republik Indonesia di wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal yang bersangkutan padahal perwakilan RI tersebut sudah telah memberi tahu secara tertulis kepada yg bersangkutan, sepanjang yg bersangkutan tidak menjadi tanpa kewarganegaraan.

Okelah bila teroris kelas kakapnya adalah Amerika yang membantai ribuan rakyat di Iraq dan Afghanistan, tapi kita juga tidak mau ada teroris kelas teri hidup di negeri ini lalu tiba-tiba meledakkan bom di bumi nusantara yang damai ini.

Baca Juga:   Dibawa Ngebut Pelajar 16 Tahun, Mitsubishi Outlander Remuk

salim surya

 

roda2blog di sosial media

9 Komentar

  1. coba lihat pemerintah kita yg berteman dengan teroris amerika kabarnya kontrak freeport mau di perpanjang 50tahun lg bagi saya amerika adalah negara tolol mayoritas warganya di kibulin 2% yahudi sabotase yahudi salah satunya membunuh john f kennedy

Tinggalkan Balasan