Premium Turun Harga 7600/Liter tapi tak disubsidi lagi

Pemerintah memutuskan menghapus subsidi untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) RON 88 alias Premium. Saat ini harga pasar atau keekonomian Premium memang lebih rendah dibanding harga yang ditetapkan pemerintah pada November lalu.

Dengan penghapusan mekanisme subsidi, maka harga Premium saat ini mengikuti harga pasar yaitu Rp 7.600/liter. Turun dari sebelumnya Rp 8.500/liter yang sempat berlaku sejak 18 November 2014.

Untuk Solar, pemerintah memberikan subsidi tetap (fixed subsidy) per liter. Subsidi yang diberikan adalah Rp 1.000/liter, sisanya mengikuti mekanisme pasar.

Melalui mekanisme itu, maka harga jual Solar ditetapkan Rp 7.250/liter. Turun dari sebelumnya Rp 7.500/liter.

Hal tersebut dikemukakan oleh Menko Perekonomian Sofyan Djalil di kantornya, Jakarta, Rabu (31/12/2014) dari detik.com

Baca Juga:   Seri Penutup ATC 2017, Gerry Salim Cicipi Podium

Yup keputusan bijak daripada menghapus premium lalu mensubsidi pertamax, dengan demikian gak ada lagi beban subsidi bahan bakar, tapi semoga gak ada korupsi lagi.

roda2blog di sosial media

Tinggalkan Balasan