Evakuasi Air Asia: Komandan Kapal Amerika menilai tim penyelam Pasukan Elit TNI AL ‘gila’

Greg Adams US Navy

Lieutenant Commander US Navy, Greg Adams, menganggap pasukan penyelam elit TNI Angkatan Laut telah melakukan hal yang ‘gila’. Kegilaan yang dia maksud karena dalam cuaca buruk dan ombak yang besar, mereka tetap diminta untuk turun ke bawah laut.

“Tadi saya sempat ngobrol sama Adam, katanya penyelam kamu gila disuruh menyelam dengan kondisi seperti itu (buruk),” kata Danlanal Banjarmasin Kolonel (P) Haris Bima kepada merdeka.com di Pangkalanbun, Kalimantan Tengah, Senin (5/1).

Bima mengatakan, pasukan elit TNI AL sudah terlatih dalam menyelam di bawah laut. Apalagi, Kopaska, Denjaka, Taifibi sudah dikenal kemampuanya Angkatan Tempur laut di semua negara.

“Saya bilang ke Adam, tidak apa-apa mereka terlatih.”

Baca Juga:   Google Chrome, Mudahnya Sussah

Sementara ditemui tempat terpisah, Lieutenant Commander US Navy Greg Adams mengatakan, kondisi laut dalam proses evakuasi pencarian korban pesawat QZ 8501 yang hilang tidak bagus.

“Kondisi di tengah laut luas dan buruk, jadi sulit,” kata Adam.penyelam tni

Seperti diketahui, pasukan elit TNI AL yang terdiri dari unsur Kopaska, Taifib dan Denjaka, sudah melakukan penyelaman di bawah laut mencari jenazah, serpihan dan black box pesawat AirAsia QZ 8501 pada Minggu (4/1) pukul 07.30 WIB. Namun, mereka diberhentikan lantaran jarak pandang di bawah laut tak terlihat.

roda2blog di sosial media

6 Komentar

  1. latihannya marinir indonesia ..aje gila…, disuruh berenang non stop 30 km dgn kondisi dingin, saya lupa latihannya di selat mana. bandingin dgn marinir usa yg ‘cuma’ berenang dan berendam di laut yg tidak ter lalu dalam…

Tinggalkan Balasan