Penyakit Barcelona FC Kambuh, Membuang Pemain Bintang Yang Berjasa

 

Dalam catatan sejarah sepakbola modern, ada satu klub yang paling suka mengamalkan falsafah “Habis manis, sepah dibuang” setelah sang pemain membawa kejayaan bagi klub lalu nasibnya digantung atau dibuang. Dan Klub tersebut adalah Barcelona FC.

Dua megabintang perain Ballon D’or, Ronaldinho dan Rivaldo adalah contoh nyata bagaimana mereka mengalami nasib yang sama.

Rivaldo adalah yang paling mengenaskan. Saat Real Madrid bertabur bintang bertajuk Lo Galaktikos, Rivaldo laksana kapten Wen Tian yang memimpin sendirian para pasukan biasa menghadapi Ksatria kelas langit Real Madrid. Bahkan dalam salah satu laga el-Classico yang berujung kekalahan Barca 1-4, salah satu kakinya sampai berdarah-darah tapi dia tetap bermain sampai menit terakhir.

Baca Juga:   Pasar Joyo Di Hari Minggu, Surga Belanja Bagi Aneka Hobi

Hasilnya? Rivaldo ditendang dari Camp Nou. Dua gelar La Liga (1998 dan 1999) yang dia persembahkan tak dihargai apa-apa. Padahal dia seperti sendirian membawa panji Barca berkibar di tengah kepungan megabintang Real Madrid.

Ronaldinho. Nasibnya hampir sama dengan kompatriotnya itu. Dia yang membawa Barca bangkit di era tahun 2000an lalu nasibnya terlunta-lunta dilupakan.

ronaldinho

Sekarang? Giliran Andoni Zubizarreta yang ditendang. Seorang Kiper Legenda dan Direktur Teknik yang menggawangi ksesuksesan perekrutan pemain-pemain bintang.

Bagaimana dengan nasib Lionel Messi di masa mendatang? apakah akan sama dengan tiga bintang di atas? bisa juga. Gaya hidup Lionel Messi yang suka pesta serta men-tatto tubuhnya akan menjadikanya bintang nomer 2 dibawah bayang-bayang Cristiano Ronaldo. Opini dunia selama ini akan terbalik, Ronaldo akan menjadi tokoh “lakon” dan Messi jadi tokoh “buto”.

Lalu bagaimana dengan nasib Barca mendatang? dalam 5 tahun ke depan akan datang masa-masa kegelapan. :mrgreen: Bukan tak mungkin Real Madrid akan menang 7-0 di Camp Nou musim ini. 😉

Baca Juga:   Bersatu kita jalan, bercerai kita kamu yang ndorong.

 

3 Komentar

  1. Klo AC.Milan pemain gaek&mantan pemain yg berjasa di hargai,,,tapi pemain mudanya malah gampang di lego.Pdhal msh minim jam terbang (karena kesempatan untuk pemain gaek lebih besar)

Tinggalkan Balasan