Sukhoi Su-35 vs Gripen NG, Dua Pilihan Yang Menggiurkan bagi TNI

sukhoi- su-35

Saat ini kementerian pertahanan dan TNI sedang mempertimbangkan dua jet tempur ini untuk menggantikan keberadaan norhtrop F5 Tiger.

Sukhoi Su-35 akan memberikan efek menggentarkan bagi negara-negara yang selama ini memandang remeh kekuatan alutsista TNI. Indonesia juga akan menjadi negara kedua setelah Rusia sendiri yang mengoperasikan pesawat maut ini.

Su-35 adalah lawan sepadan bagi F22 bahkan bagi F35 sekalipun, jadi bila cuma menghadapi F16 atau F18 ya mudah sekalii. Selain kemampuan deteksi radar yang mencapai 400KM, kemampuan bermanuver dari pesawat ini adalah yang paling ditakuti.

Rusia saat ini sedang getol menawarkan Su-35 syarat Transfer of Technology juga susah disetujui oleh Rusia, hanya tinggal menunggul Indonesia menganggukan kepala saja.

Monggo disimak videonya:

[youtube https://www.youtube.com/watch?v=yVlmoNtcyhY&w=560&h=315]

Kandidat kedua adalah Gripen NG. Pesawat multirole fighter produksi SAAB Swedia ini memang sejak awal sudah di desain untuk menghadapi kelincahan Sukhoi. Senjata utama dari Gripen dalam melumpuhkan Sukhoi adalah kemampuan konektifitas radar antar Jet tempur Grippen untuk melumpuhkan kelincahan sukhoi.

Baca Juga:   Blandong dan Aman: Kisah Pemimpin Boneka

Jadi bila ada lima ekor jet temput Gripen ketemu Lima ekor jet temput Sukhoi, hasilnya akan seri. Asal bukan su-35 aja ya. 😀

gripen-ng

Keunggulan Gripen lainya adalah biaya perawatan dan operasional yang murah. Daya jelajah yang luas, kemampuan rekam radar yang juga setara dengan sukhoi. Dapat mendarat dan landing di jalan raya. Bisa reload amunisi di jalan raya dalam waktu kurang dari 10 menit dengan hanya 5 personel.

Hanya masalahnya? Pesawat ini sudah dimiliki oleh Angkatan Udara Thailand. Jadi bila akhirnya TNI memilih opsi Gripen maka tak akan menimbulkan efek gentar ke negara-negara tetangga. Mereka sudah memiliki rekam jejak Gripen dari Thailand.

Tapi Gripen juga akan sangat bermanfaat bagi patroli keamanan teritori udara NKRI. Dengan biaya operasional yang hanya 20% dari biaya terbang sukhoi, Gripen bisa lebih sering terbang di udara.

Berikut Video Filmograpy kemampuan Grippen:
[youtube https://www.youtube.com/watch?v=5vl8Uah1Exk&w=560&h=315]

Apapun yang dipilih, Gripen atau Su-35 dua-duanya akan sangat bermanfaat meningkatkan daya deteren TNI … imho … asal bukan F-16 block 52 aja dehhh. :mrgreen:

roda2blog di sosial media

14 Komentar

  1. wess…beli aja ke duanya…1 skuadron su-35 buat jaga indo east and west, lalu 1 skuadron buat muter2 indonesia bagian tengah….jamin deh…gguueegeer banget tetangga…

    • Pikirkan Dana Mz , keuangan kita sedang memberi dana untuk penyuluhan dana di riau dan sekitarnya . Pak jokowi katanya bakal mengurus dana alutista bagi TNI AU dan TNI AL karena kita termasuk yang terkuat di keduannya daripada TNI AD kita dimata asing .

  2. panglima sich katanya kesemsemnya sama su35, tp kan kbijakan dari pemerintah yg pngn nya ga cuma membeli, tp jg totnya d’nmr satukan..apapun yg terbaik ane ngedukung aja dech asal jngn beli yg second aja, apalagi kalau tuch pespur buatan amerika,,,jngn achhhhh

  3. klo opini ane belilah keduanya coz berdasar urgensi kebutuhan memang berpihak ke2nya so beli Su35 1 squadron utk regu pemukul reaksi cepat & grippen 1 squadron utk reaksi cepat per wilayah dgn asumsi keberadaan grippen ini dirahasiakan so buat patroli cukup F16 blok 52 & sukhoi Su27 yg dibagi per wilayah & yg tidak kalah penting satelit indosat harus sudah kembali ke pangkuan kita 100%

  4. SU 35 aja Bos, walau mahal kan memang beda dengan tehnologi Barat yang gak sesuai iklim Indonesia, kalau Sukhoi kan katanya bisa manufer2 yang bisa tembus awan CB.

  5. saya lebih setuju dengan Su-35 utk “Air Superior”..
    Mengingat wilayah Indonesia sangatlah luas..
    Su-35 memiliki daya jelajah yg panjang dan ckup jauh..
    Jadi dapat dgn mudah menghalau pesawat asing yg berada di wilayah Indonesia..

    contoh:
    kalau su-35 berada di wilayah Indonesia timur, dan terjadi pelanggaran wilayah di wilayah Indonesia tengah/barat, maka Alternatif yg lebih baik adalah menggunakan su-35 utk menghalaunya..
    Karena memang mempunyai daya jelajah panjang..

    Sedangkan gripen, hanya lebih bagus jika meng-intercep pesawat yg sudah memasuki wilayah Indonesia terlalu dekat..

    sebenarnya, akan lebih bagus bila TNI AU mengoperasikan Su-35 dan Gripen E

    karena, kedua pesawat tempur ini memiliki peranan yg bagus jika memperhitungkan soal letak geografis Indonesia..

  6. saya doakan semoga Gripen NG yg dibeli …investasi masa depan ..mereka tawarkan ToT pertahanan lengkap ke RI…..biaya operasional su 35 amat mahal bakal nagnggur tuh di haggar

Tinggalkan Balasan