Kisah Pikki Gareng yang berusaha melanjutkan Karir Almarhum Ayahnya sebagai Kopassus

pikki gareng

Namanya adalah Rayski Bagus Mandala Putra, anak kedua dari pasangan Alm. Serma Suminto dan Sumartiah. Ayahnya adalah seorang prajurit TNI alumni Kopassus Makassar yg dikenal baik dan santun bagi sesamanya.

Tugas terakhir sang ayah bertempat di KODIM Madiun sebelum Sang Maha Kuasa memanggil Prajurit baik itu karena sakit pada tanggal 11 April 2009 dan meninggalkan seorang istri dan 2 orang anak.

Nama panggilanya Pikki  tapi kami memanggilnya GARENG!!, tetap tumbuh menjadi anak yg baik dan patuh kpd ibunda tercinta yg di tengah segala keterbatasan tetap bekerja agar sang anak meraih cita dan mimpinya.

Rabu, 8 April 2015, tiba2 HP sang bunda berdering tanda panggilan masuk, tampak di layar hp, nama anak lelakinya itu berusaha menghubungi sang bunda. Maka diangkatlah hp miliknya dan menyahut panggilan telfon di ujung sana.

Baca Juga:   Ditolak TNI Ikut Latihan Kelas Raider, Polri Minta Bantuan Negara Lain Untuk Latih Brimob

“Mahh… Maaahhh maaaahhhh…. Pikki Lulusss….”
“Moso’ toh lee?? (Serasa tak percaya) jawab sang bunda, “Seng tenanan.. (Yang beneran..)”
“Iyyo mahh, pikki luluss, pikki lulus jadi tentara maahh,” kata Pikki menyakinkan sang Ibu.

Mendengar berita itu wanita paruh baya itu terdiam, bibirnya tak mampu terbuka. Beberapa detik kemudian, air matanya tumpah dan berucap lirih
“Alhamdulillah. Selamat wahai anakku sayang, cita-cita dan mimpimu terkabul nak, ayahmu pasti bangga padamu, ada penerusnya yg menguikuti jejak langkahnya. Selamat nak, selamatt.”

Sambungan telfon pun ia putuskan…

Ke esokan harinya… 
Kamis 9 April 2015, desa Manisrejo kodya Madiun.

Anak ini pulang ke rumah dan di sambut isak tangis bahagia sang bunda. Anak ini berkata.
“Mah. Saya punya Hutang yg hendak saya tunaikan”

Baca Juga:   MotoGP butuh Stoner untuk menghadang dominasi Marquez

“Apa itu nak ??”, tanya ibunya bingung
“tunggu saya di kuburan bapak” Jawab si Gareng datar..

Rupanya ini yang dia lakukan.

Berlari bertelanjang kaki sambil membawa bendera merah putih dan foto sang ayah menuju ke pusara sang ayah. Cita- citanya luar biasa, melanjutkan karir sang mendiang ayahnya menjadi hulubalang bagi negeri ini.

pikki gareng1

Muda Jangan Mudah Menyerah

roda2blog di sosial media

5 Komentar

  1. Smpe ga kuat bacanya..dari dlu ga da yg berubah dgn blog ini,artikel2nya hampir semuanya saya suka..lain drpd yg lain..maju trus om..

Tinggalkan Balasan