Dua Polisi Bojonegoro Dijemur Karena Minta Suap 1 Juta Pada Korban Kecelakaan Lalu Lintas

polisi bojonegoro dijemur

Kapolres Bojonegoro AKBP Hendri Fiuser menjemur dua oknum polisi lalu lintas yang minta suap sebesar Rp 1 juta kepada warga yang terlibat kecelakaan lalu lintas (Lakalantas).

Tapi, kedua oknum Polantas nakal ini bukannya mendapat uang, karena korbannya melaporkan perbuatan tidak terpujinya kepada Kapolres Bojonegoro dan langsung mendapat hukuman.

“Dua polisi ini ada indikasi minta uang sebesar Rp 1 juta kepada orang yang terlibat dalam kecelakaan, tapi mereka (dua polisi) diberi Rp 100.000. Kemudian ada yang melapor ke kami,” papar Hendri di Mapolres Bojonegoro, Senin (25/5/2015).

Hendri lalu memberi tindakan disiplin kepada kedua polisi tersebut dengan cara menjemur di halaman Mapolres kurang lebih selama 30 menit.

Penjemuran itu dilakukan bersamaan apel agar tidak mengulangi perbuatannya lagi. “Kalau disisihkan kan semua tahu, biar malu dan tidak mengulangi lagi,” katanya.

Dua Polantas itu berinisial Aiptu HS dan Brigadir FD dan akan dijemur setiap kali apel hingga sidang digelar Propam selesai. Dalam sidang Propam nanti, jika mereka terbukti, sanksinya bisa teguran, kenaikan pangkat ditunda, jika pelanggaran berat di sel.

“Saya menerapkan reward dan punishement (penghargaan dan sanksi). Kalau ada yang berprestasi kami beri reward berupa piagam. Tapi kalau melanggar, termasuk tadi (minta suap) kami beri hukuman,” pungkasnya.

roda2blog di sosial media

8 Komentar

  1. lha kok gak dihukum sama seperti rakyat yang mencoba nyuap polisi ?
    kalau rakyat yang dilaporkan(dijebak) menyuap polisi kena denda berapa coba ?
    atau kurungan berapa lama ?
    ….
    kalau cuman jemur 1/5 jam sudah jadi kewajiban saat apel (tanpa hukuman juga dijemur segitu lama)….
    memang hukum hanya berlaku untuk rakyat jelata……

Tinggalkan Balasan