Dibalik Moncernya Penjualan Honda Scoopy, Bukti Bahwa Yamaha sudah tak dilirik konsumen matik lagi

Honda Scoopy Fi
Karyawan AHM melakukan pengecekan final pada New Honda Scoopy eSP di pabrik AHM Cikarang, Jawa Barat. Foto: AHM

Sebagaimana halnya manusia yang memiliki usia terbatas, begitupun juga sebuah produk yang disebut lifecycle. Walau penjualan Honda Beat sedang moncer-moncernya beberapa tahun terakhir ini. Akan ada titik jenuh dimana konsumen sudah bosan lalu akhirnya penjualan Honda Beat akan meluncur turun.

Hal tersebut biasanya diantisipasi dengan perubahan tampang produk itu sendiri, baik secara minor atau mayor change. Honda sendiri sudah mengantisipasi menuanya market Honda Beat dengan meluncurkan varian baru, Beat Pop.

Tapi ternyata? pasar memang sudah jenuh dengan model si Beat yang gitu-gitu saja. Dan ternyata pilihan alternatif konsumen yang sudah bosan ketemu Beat bukanlah Beat Pop tapi Honda Scoopy.

Honda Scoopy yang mengusung model “klasik” dan bener-bener beda total dengan konsep Beat lebih dijadikan “opsi” pilihan lain bagi konsumen yang bosan ketemu “beat lagi, beat lagi”.

Baca Juga:   Kronologi Penangkapan Pelaku Pembunuhan Sadis di Kamar Mandi

Walhasil penjualan Honda Scoopy moncer sekali dengan mencatat kenaikan sebesar 8,5% dengan angka penjualan 125.697 unit, dibandingkan dengan periode yang sama pada 2014 yang hanya 115.849 unit.

Padahal berdasarkan data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), penjualan sepeda motor nasional pada periode Januari-Mei 2015‎tercatat 2.599.448 unit atau melemah 24,7% dibandingkan dengan penjualan pada periode yang sama tahun lalu sebesar 3.451.377 unit

Realita tersebut menunjukkan bahwa:
1. Honda tetap menjadi merek favorit, terutama di kelas matik
2. Bila pun sudah bosan dengan model Honda yang pasaran, maka alternatifnya adalah produk Honda lainya, bukan produk kompetitor walaupun modelnya mirip.
3. Yamaha masih perlu memperbaiki produk matiknya jika ingin menjadi pilihan “berselingkuh” dari Honda. Ganti rangka sasis vibratornya dongg. 😈

roda2blog di sosial media

2 Komentar

  1. baru tau ane ada rangka sasis vibrator…
    emang iya mio sporty tahun 2011 ane klo jalan pelan vibratornya aktif
    jad tak ganti suzuki dual shock 125 atawa hayate

Tinggalkan Balasan