Seorang Polisi Menjadi Korban Amuk Massa Karena Dicurigai Pelaku Begal bermodus Pamer Burung.

wpid-polisi-digebuki-warga-klaten_20150707_182525.jpg
Yang ada di Foto adalah Polisi yang menjadi korban amuk Mass di Klaten bulan kemaren

Seorang Polisi Anggota Polsekta Talang Kelapa, berpangkat Brigadir (sebut saja Bede). Menjadi korban amuk massa warga kelurahan Sukajadi, Sukarame, Kota Palembang, Sumsel.

Menurut kesaksian warga, amuk massa dipicu Bede yang memamerkan burungnya di muka umum pada pengendara sepeda motor, korbanya adalah kaum wanita. Warga yang kesal kemudian mengejar pelaku yang masih berada di lokasi kejadian.

Warga beralasan karena di kawasan tersebut juga sering terjadi aksi begal dengan modus yang sama dan pelaku juga mirip Brigadir Bede. Walhasil si pelaku dihadiahi bogem mentah oleh warga karena teriakan dari dua korbanya.

Ajeng (19) dan Siti Rohani (28) warga Lrg Santoso yang kaget karena sempat melihat bahwa pelaku menurunkan celananya. Beruntung pelaku berhasil diamankan anggota Polsekta Sukarame.

Kapolsekta Sukarame Kompol Nurhadiyansyah, membenarkan identitas korban yang anggota polisi dan masih menyelidiki kasus tersebut. Untuk sementara pelaku dijerat pasal 281 KUHP tentang melanggar kesopanan di muka umum. Sedangkan untuk keterlibatan kasus begal masih diselidiki.

Baca Juga:   Kedung Kenthus Ponorogo, Ngeri-ngeri Sedaap

Sedangkan kesaksian dua warga lainnya yang mengaku pernah menjadi korban begal, mengatakan bahwa pelakunya mirip dengan sang oknum tersebut.

Warga bernama Evi, mengaku pernah dicegat dua orang pelaku pada 11 Desember 2014 lalu. Saat itu dirinya kehilangan sepeda motor Honda Beat merah nopol BG 4247 AAE serta dua handphone dan uang Rp8juta.

Sedangkan warga bernama Endang, bersaksi bahwa dirinya dan sang suami juga pernah dihadang Juni lalu. Walau sepeda motornya tak berhasil dirampas namun paha kananya ditembak. Wajah pelaku katanya juga mirip dengan tersangka.

Adapun menurut pengakuan Brigadir Bede,  membantah memamerkan “burungnya”. Saat itu pelaku hendak mencari lokasi pemacingan di tempat kejadian perkara (TKP) dia hanya menggaruk-ngaruk isi celana saja. :mrgreen: sumber berita, JPNN.

roda2blog di sosial media

7 Komentar

Tinggalkan Balasan