Lorenzo: Yang penting, Saya bisa Pangkas Jarak 4 point dari Rossi. Marquez enggak penting

Lorenzo motogp
Lorenzo setelah balapan GP Indy. Foto: motogp.com

Kalah mengenaskan dari Marquez saat balapan tinggal 2 lap lagi, ternyata tidak membuat Lorenzo patah hati. Baginya, yang terpenting bisa memangkas perbedaan point dirinya dengan Valentino Rossi.

Dan soal kemenangan Marquez, baginya enggak penting. Karena dia merasa bahwa jarak point dirinya dan Marquez masih banyak. Toh dengan kekalahan ini, jaraknya hanya terpangkas 7 poin doang. Entah apa maksud statemen Lorenzo ini, apakah ini artinya dia sudah mencoret Marquez dari persaingan juara?

Bukannya evaluasi, malah memberi komentar menyerang rekan setim. Ohhh ya lupa, Lorenzo memang tidak bersahabat dengan Rossi walau satu paddock.

Lorenzo: “When he attacked I really didn‘t have enough energy and I wasn‘t fresh enough to make an attack on him, so I recovered four points on Vale and lost five points to Marc, but he‘s still quite far behind in the championship.
I think we should celebrate this result after a difficult weekend and my crash from this morning. I am satisfied, let‘s see what happens in the next race.”

Baca Juga:   Rekor, Klaten Akan Dipimpin Dua Perempuan

Lorenzo: “Ketika dia mulai nyerang, gue sudah gak punya cukup tenaga dan juga sudah enggak fresh lagi untuk balik nyerang dia. Yang pentingkan gue bisa mangkas jarak 4 point dari Vale dan gak apa-apa kehilangan 5 point dari Marquez, toh dia (Marquez) juga masih jauh jarak poinya dari gue dalam perburuan titel.
Gue pikir hasil ini pantas dirayakan setelah akhir pekan yang berat. Gue puas atas hasil ini, mari lihat balapan selanjutnya”

Bukan lorenzo klo enggak songong :mrgreen:

roda2blog di sosial media

7 Komentar

  1. this is why you will never be a legend like Vale !!!! tidak perduli berapa kali pun kamu menjadi juara dunia !!

    bahkan saat Vale pensiun pun, fans motogp akan berpaling ke Marques yg brani bertarung demi podium 1 daripada sekedar itung-itungan point klasemen

Tinggalkan Balasan