Apapun Jenis Motornya, Saat Jalan Bersama Rombongan Hampir semua Arogan

Apapun jenis motornya, semuanya bisa kok memanfaatkan jasa pengawalan/voojrider dari kepolisian saat jalan berombongan. Dari jenis moge sampai motor matik juga boleh kok. Tak ada diskriminasi.

Semua anggota klub sepeda motor juga sudah merasakan bagaimana rasanya diistimewakan di jalan raya saat berada dalam pengawalan kepolisian. Dan juga menorobos lampu merah demi kelancaran jalan rombongan.

Pertimbangan kepolisian adalah keselamatan pengguna jalan. Baik peserta turing rombongan dan maupun pengguna jalan lainya.

Soal arogansi, justru konvoi rombongan motor kecil lah yang paling sering melakukan. Dan hebatnya, mereka bersikap arogan dengan atribut aparat Polisi. Memakai rompi polantas warna hijau dan lampu stik. Melambai-lambai memaksa pengguna jalan lain untuk memberi ruang bagi rombongan mereka.

Baca Juga:   Soal Mesin DOHC 150cc, Salahkan Suzuki. Yamaha bisa bernasib seperti Nokia.
touring mio
Lihat aksi club mio ini, menuhin jalan, pake rompi aparat lagi. foto: otomotifnet.com

Hormati sesama pengguna, dan patuhi aparat penegak lalu lintas. Mau mocil atau moge, selama dia mendapat izin resmi dari patwal ya monggo silahkan didahulukan. Enggak sewott.

Untuk keperluan syuting film saja, kadang jalan raya ditutup total juga gak apa-apa.

roda2blog di sosial media

7 Komentar

  1. Minggu kemarin ngalamin sendiri di jalan Paron – Jogorogo, lg riding santai sama anak eh dari belakang kog pada berisik pada toat toet, wah jangan-jangan ini konvoi moge yg dr jogja itu, eh gak tahunya rombongan pemotor sales rokok yg pake box itu, ada sekitar 30-an ridernya. Tapi saya lihat koq platnya B semua ya. Belum masuk kategori arogan sih cuma berisik sekali toat toet terus dijalan.

  2. yang harus dirubah adalah mindsetnya…..yang cc kecil minta diistimewakan karena menganggap dirinya orang kecil yang harus “dikasihani” sementara yang cc besar minta diistimewakan karena merasa sanggup “membayar” konsekuensinya….

  3. Pertimbangan kepolisian adalah keselamatan
    pengguna jalan. Baik peserta turing rombongan dan
    maupun pengguna jalan lainya.
    Sumber kencono perlu pengawalan jg tuh. 😀

  4. Baru saja ngalamin hari minggu kemarin di jalan raya Paron – Jogorogo. Lagi riding santai sama anak, tiba-tiba dr arah belakang koq pada berisik toat toet minta jalan padahal saya sdh di pinggir lho, dikirain rombongan Moge yg dari Jogja itu, ehh ternyata rombongan sales rokok yg motornya pake box itu, ada skitar 30-an rider. Herannya koq plat motornya B semua ya…!

Tinggalkan Balasan