Jatimotoblog Jelajah Ponorogo, Mulai dari Korut sampai Alaska van Java

image

Kenduri catur bulan Jatimotoblog kali ini bertempat di Ponorogo. Kota yang selama ini terkenal dengan kesenian Reog dan Kaum Santrinya. Kali ini roda2blog dipercaya untuk menjadi tuan rumah bagi para Blogger timur-tengah ini. (jawa timur dan jawa tengah :mrgreen: )

Total ada 10 tamu yang hadir, diantaranya.
1. Mas Heri ( setia1heri.com )
2. Cak Hendi (johnhendyofmars.wordpress.com)
3. Kang Irfan ( pertamax7.com )
4. Wiro XL ( nyobamoto.com )
5. Fauzi C (fncounter.com)
6. Arif Dadot (arifdadot.com)
7. Azizy Horee ( warungdohc.com )
8. Agus (Motomazine.com)
9. VerzaSurabaya.wordpress.com
10. Mbah Muhsin Bonsai (bonsaibiker.com) hadir lewat telpon, gak jadi datang karena masih berganti kulit. :mrgreen:

Berikut 5 spot eksotis yang kami kunjungi

1. Pondok Modern Gontor
Kami tiba di Pondok Gontor (PG) ketika adzan Isya berkumandang. Pondok yang kabarnya tertutup ini ternyata sangat open house. Karena awalnya kami ingin menginap, maka ketika kami melapor ke pos penerimaan tamu (dijaga dua pramuka penegak) kami menyerahkan KTP sebagai jaminan. Tanpa dipungut biaya apapun, gratis makan 3kali sehari :mrgreen: tapi batal karena semua kamar untuk tamu sudah penuh.
image

Saat memasuki gerbang yang langsung masuk ke komplek Asrama, ternyata tak ada satpam/keamanan/pramuka yang berjaga. Tak perlu melapor pun juga tak apa sebenarnya tadi. :mrgreen:

Kami bebas mengelana kemanapun di segala penjuru PG. Menjelajahi setiap spot seperti dalam film Negeri 5 Menara. Tak satupun yang bertanya siapa kami, mau apa dan lagi ngapain.

Suasana PG sendiri malam itu lebih mirip “kamp militer”. Selepas sholat Isya, para santri segera berganti kostum dari kopyah-sarung ke kaos-celana-sepatu. Lalu setiap sudut di PG dipenuhi santri yang latihan baris-berbaris dan kelompok paskibra.

Kehadiran kami seperti tak terlihat oleh mereka, dianggap tak ada. Persis seperti turis di Korea Utara. :mrgreen: salutt.

2. Pertigaan Ngepos Ponorogo … Its Tokyo Drift Time
Berhubung kamar tamu di PG penuh serta kamar di Hotelnya juga penuh. Kami putuskan untuk menginap di kota Ponoroto saja. Sembari makan malam di kompleks Warung Sate Ngepos, Kota Reog di malam minggu memang mirip Tokyo.

Jam sudah menunjukkan pukul 23.00 WIB. Tapi lalu lalang klub-klub sepeda motor berkonvoi sangat ramai. Mulai dari matik sampai GL setengah moge semua tumpek blek gaszz poll adu atraksi. Tontonan gratis sembari menikmati Sate Ayam Ponorogo.

3. Pudak … Menikmati petualangan ala Alaska
Paginya kami menikmati jalur dingin kabupaten Ponorogo. Melewati rute Kota – Pulung finish di Hutan Khayangan-Pudak. Di daerah yang berhawa dingin khas puncak ini, kami gagal mencapai puncak Khayangan.

Tapi terobati dengan Indahnya spot savana Pudak …… zzzzzttttttttttt its coooling down.

4. Wagir Lor … Air Hangatnya Memijat Lelah Kami
Lepas dari Pudak, tiba di pertigaan Pulung. Rombongan pecah jadi dua. Karena ada yang harus undur diri langsung menuju ke kota. Sedang yang lain, menuju ke Telaga Ngebel. Sebelum tiba di Telaga, rombongan bersantap siang soto ayam seger di atas pemandian air panas. Dan beberapa personel, berendam melepas penat di air hangat.

5. Telaga Ngebel.
Lanjut ke Ngebel. Acara swimming gagal, karena stok kampes sudah basah waktu di air hangat. Sembari ngopi melepas penat, keindahan telaga alam ini melenakan beberapa dari kami sehingga terlelap tidur termasuk saya. :mrgreen:

Pukul 16.00 kami berpisah. Terima kasih untuk sedulur Jatimotoblog yang hadir di acara ini. Mohon maaf bila ada kekurangan.

image

roda2blog di sosial media

7 Komentar

Tinggalkan Balasan