Teka-Teki Sisa Dana 2 Milyar Dollar dari Russia? Setelah pembelian 16 Jet Tempur Sukhoi Su-35. Siluman lagi kah?

specification of sukhoi su-35

Seperti yang dulu sudah tak tulis disini (klik disini ya), Kementrian Pertahanan akhirnya memilih Su-35 untuk sebagai pesawat pengganti F-5 Tiger.

Krisis ekonomi global membawa berkah bagi Indonesia. Pukulan telak embargo dan turunya harga minyak dunia yang sempat melambungkan Rusia, kini ekonomi Rusia merana poll-pollan. Untuk mencegah naiknya angka pengangguran, maka ya harus ada produksi poll-pollan.

Walhasil, Rusia menawarkan hutang 3milyar dollar ke Indonesia, dengan syarat membeli persenjataan militer kelas utama. Cerdas! to. Dengan begitu, mesin-mesin di pabrik sukhoi akan beroperasi. Ribuan karyawan akan bekerja demi menyiapkan jet tempur generasi 4++ itu.

Pemerintahan Putin juga gak rugi, lha wong pinjaman itu juga ada bunganya. Indonesia juga gak rugi, karena bisa memiliki jet tempur yang paling menakutkan saat ini dengan cara mudah.

Baca Juga:   Yamaha Indonesia: Kere Perlente!

Tapi yang aneh. Total hutang yang digelontorkan oleh Rusia jumlahnya 3 milyar dollar sob. Sedangkan nilai pembelian 1 skadron (16 pesawat) Su-35 hanya 1 Milyar saja. Lha terus kemana larinya sisa 2 Milyar?

Yang pasti tetap digunakan untuk membeli alutsista bagi TNI dan asalnya ya tetap dari Rusia. Seperti dulu desas-desus yang lama beredar, TNI memang berencana memborong beberapa alutsista ampuh produksi Rusia seperti:
Rudal Jarak Jauh Brahmos (klik disini gosipnya)
Rudal pemburu Jet Tempur S300
Rudal anti pesawat Buk MH-17
Kapal Selam Kelas Kilo

Hehehe, kira-kira masuk ke dalam paket senjata “siluman” yang akan dibeli oleh TNI.?

Dalam beberapa kali transaksi pembelian Alutsista TNI ke Rusia. Selalu saja tidak terdeteksi media massa. Tiba-tiba nongol aja waktu gelar latihan atau defile pasukan. Seperti kasus rudal Yakhont.

roda2blog di sosial media

9 Komentar

  1. SU35 (2 skuadron )…S-300 ama S-400 (10 Unit )….Kapal selam Kilo (6 lengkap dengan terpedo ).kapal perang perusak (3 lengkap dengan rudalnya)

  2. kalau sebagian buat beli senjata elektronik dari rusia pasti oke, untuk defensif melindungi personil, martabat bangsa dan juga kekayaan alam indonesia dari mata negara2 rakus,, jamanya kan canggih-canggihan peralatan menyerang dan bertahan

  3. Russia memberikan kredit 3 milyard dollar dalam bentuk pagu kredit atau plafond, jadi 3 Milyard dollar itu standby tapi gak bisa ditarik tunai atau dibelikan barang lain selain senjata dari Russis. Jadi bukan 3 milyard dollar tunai dan diambil se enaknya aja…

Tinggalkan Balasan