HOS Cokroaminoto, Warok Ponorogo si Raja Jawa Tanpa Mahkota. Tapi Dilupakan oleh Wong Ponorogo

Cokroaminoto_1

Siapa tokoh paling terkenal di Ponorogo selain Bathoro Katong? jawabnya jelas Markum Singodimedjo. Mantan bupati Ponorogo ini, namanya diabadikan dalam Gedung Olahraga Raga/GOR yang megah mengalahkan nama HOS Cokroaminoto.

Padahal siapa dan apa jasa Mbah Markum dibandingkan Tjokroaminoto? Woo jelas berjasa, lha wong bisa membuat Jalan Baru Pramuka yang enak buat nongkrong. :mrgreen: Memalukan, itulah satu kata bagi Pemkab Ponorogo.

Raden Hadji Oemar Said Tjokroaminoto yang lebih dikenal sebagai HOS Cokroaminoto lahir di desa Tegalsari, Ponorogo. Putra dari R.M. Tjokroamiseno, seorang pejabat pemerintahan pada saat itu. Kakeknya, R.M. Adipati Tjokronegoro, adalah Bupati Ponorogo. Wareng dari Kyai Muhammad Besari.

Silsilahnya: HOS Tjokroaminoto bin Tjokroamiseno bin Tjokronegoro bin Kyai Hasan Besari bin Kyai Ilyas bin Kyai Muhammad Besari Tegalsari. Gelar Raden Mas didapat HOS Tjokro karena Kyai Hasan Besari menikahi RA Moertosiyah, cucu dari Sunan Paku Buwono III dari Kraton Solo.

Baca Juga:   Honda Monkey Edisi Spesial 50 Tahun, Harga 40 Jutaan Broo

Cokroaminoto mendapat gelar Raja Jawa tanpa Mahkota. Karena dari gemblenganya lahirlah para tokoh-tokoh pergerakan yang memerdekakan Indonesia. Mereka adalah:  Musso, Alimin, Semaun, Kartosuwiryo dan Soekarno.

Prinsip pendidikanya adalah Setinggi-tinggi ilmu, semurni-murni tauhid, sepintar-pintar siasatPendidikan dasar Cokro ditempuh di Ponorogo dengan gemblengan pesantren. Lalu melanjutkan ke OSVIA/Sekolah Pegawai Belanda di Magelang sampai tahun 1902.

Cokro lalu bekerja di kantor pemerintahan Belanda di Ngawi, 1905 dipindahkan ke Surabaya. Di sinilah dia bertemu dengan Haji Samanhudi, gurunya dalam pergerakan nasional dan seniornya di SDI/Syarekat Dagang Islam.

Atas jasa-jasanya menyiapkan generasi pergerakan kemerdekaan. Pemerintah telah menyematkan gelar Pahlawan Nasional. Tapi sayang di bumi tempat lahir dan tumbuh, Ponorogo, Cokro justru dilupakan.

Baca Juga:   Honda 1 Hati untuk Indonesia

Padahal atas jasa-jasanya, nama Cokroaminoto patut diabadikan agar dikenang dan menjadi inspirasi generasi Muda bumi Ponorogo. Yaaa minimal nama jalan gitu lagh.

roda2blog di sosial media

4 Komentar

  1. Wuih… Baru tau kalau beliau dari ponorogo, cuma curiga saja kok beliau juragan batik kayak tren penguasa ponorogo saai itu… Yang ganjel lagi dalam benak” sak tarangan kok beda prinsip ya murid2 nya..”

  2. saya pernah berusaha meyakinkan om wiki jauh sebelum proyek guru bangsa di mulai, kalau cokroaminoto kelahiran ponorogo, soalnya ditulis di madiun. seperti halnya lapter maospati banyak mengatakan di madiun padahal di magetan. madiun hanyalah pusat karesidenan. dan alhamdulillah diralat menjadi di ponorogo.

    sebelum melaporkan ke cak wiki, pertama kali menemukan artikel dg judul raja jawa tanpa mahkota di situs islami yg membuat penasaran dan membacanya bahwa jasa beliau sangat berpengaruh di dunia, dan di akhir beliau adalah cokroaminoto dari ponorogo, terharu membacanya.

Tinggalkan Balasan