Setelah Juara Yamaha MX King Pengen Laris Manis, Ngimpii Broo, CBR250 Aja Gak Laku

image

Gegap gempita kemenangan bebek sport SOHC/Jupiter MX King atas dua ayam jago DOHC/Satria dan Sonic. Disambut gembira seakan masa depan langsung cerah, bahwa MX King akan laris manis.

Eittt, konsumen sekarang sudah tahu gan. Ada perbedaan jeroan antara motor yang dipake balap dengan motor dijual di tenda pinggir jalan.

Menang race dan laris jualan. Sudah gak berlaku lagi soob.

Contoh nyatanya? Honda CBR250R. Yang sudah berkali-kali ngasepin Ninja 250 di arena kejurnas. Tapi? Tetep aja penjualan lemah lunglai nyungsepp.

Konsumen sudah faham dan tahu, butuh modal bongkar mesin yang besar agar CBR250 bisa ngimbangin dan ngalahin Ninja250.

Sooo, walau Rossi dan Lorenzo rajin finis 1-2 di motoGP. Tetap aja yang laris manis Honda Beat, bukan Yamaha Mio.

roda2blog di sosial media

34 Komentar

    • sdh liat penjualan mx king??…ya beda laah dg cbr,yg musuhnya harus bawa barbel segala….mesin nya boleh lebih besar…..mikirrrr…nganti ngowoh,sariawan..ya gk bisa di banding kan..

  1. Analisa ente payah, Bro! Ada target lain yg mau dicapai dengan adu balap bebek ama ayam ini Yakni membangun imej teknologi SOHC mereka lebih superior dari DOHC kompetitor.. Ini yg penting. Karena semua motor TIMM di kelas pekgo kmungkinan tetep mengusung SOHC !!!

  2. juara di race emang bukan jaminan jualan bakal laris manis, tapi paling nggak race adalah pembuktian kl emang produknya kenceng. apa lagi kelas 150 cc underbone yang dijual adalah performa. kayaknya sih kl gak ada berita new sonic dengan performa yg bombastis, kemenangan mx king akan dianggap biasa2 aja, buktinya kemenangan di sentul kecil di seri sebelumnya pemberitaanya biasa2 aja. tp dengan adanya berita performa sonic yang wow banget jadi membuat orang bertanya2 pembuktiannya, dan ndilalah kok ya keok sama king yg sebelumnya gak dianggep, jadilah berita yg menggemparkan.
    satu lagi, semua pabrikan yg ikut race pasti berharap jualannya tambah laku, mungkin menurut sampean mx king juara juga gk ngefek sama penjualannya, tp bisa jadi lho tetep laku!. dan seandainya kemarin sonic yg menang, apa sampean juga akan menurunkan judul arikel yang sama? saya kok gak yakin bakal begitu.

  3. maaf ya untuk si admin, analisa dan opininya ngawur, ke 3 pabrikan itu kan mengikuti balap 150cc, kejurnas sebagai perioritas utama adalah balap pengembangan SDM dan riset, bukan market, itu kerjaan team marketing,,,,selebihnya konsumen yg menilai,,, wong diajak ikut partisipasi balap, mosok gak mau ikut, menang atau kalah resiko saja, cuman tak disangka MX-king yg setelah kemunculan sonic selalu diremehkan, karena bermesin SOHC, kenafa bisa ngentutin dua DOHC, jadi heboh, Nah bagaimana kalau sonic atau FU sebagai pemenangnya, apa admin memblow up , tapi terserahlah. lagi penjualan CBR250 dikompare sama bebek ya segmennya bedalah, saya rasa admin lagi bermimpi saja.

  4. CBR250 ngak laku bukan karena menang atau kalah di kejurnas karena Mesin Jomblo harga 50jtaan siapa yang minat dan terbukti 0 unit.

    MX KING 150 cc harga dibawah Sonic dimana MX KING speck terendah dijual selesih 2 jtaan, MX KINg adalah termasuk motor segmen terjangkau rakyat menengah kebawah dengan teknologi SOHC 4 klep 5 speed. Tapi tidak kalah dengan performa DOHC 6 speed dibuktikan juara 1 dan tidak DNF di Kejurnas. Untuk speck harian setelah dipublikasikan oleh berbagai Tabloid2 selesih MX KING, FU dan Sonic di dyno cuma beda 0, sekian ngak sampe 1 HP. Tapi beda harga dan selesih 2 jta dengan sonic cukup buat modal Upgrade performa MX KING jauh melebihi Sonic Standar.

    Kesimpulan Value for money : MX KING karena ditambah ergemony bebek yang nyaman dipake harian dan jarak jauh dan pangsa pasar yang lebih luas untuk segmen segala umur

  5. Anda benar kalo MX lakunya cuma 2x lipat sonic or FU itu tentu sangat memgecewakan, ke-2 kompetitor otu kan main di pasar ayam yg hampir sekarat, Target MX itu harusnya setara Vixion diangka 30rb an perbulan

Tinggalkan Balasan