7 Ulah dan KeBohongan Bocah Aldo selama di Ponorogo

wp-1449376586059.jpg
Satu-satunya foto Aldo dengan fullface

Kasus Aldo si bocah penipu dengan modus diusir dan mencari Ibu Kandung di Ponorogo ramai disorot publik. R2B sendiri sejak kisah Aldo mencuat mencoba memburu berita ala reportase.

Dan berikut ini kebohongan Aldo dalam menjalankan modusnya.

1. Menarik rasa simpati warga dengan cerita palsu dan nama yang berubah-rubah.
Di Ponorogo, Aldo pertama kali ditemukan warga di daerah Pangkal Sawoo perbatasan Trenggalek-Ponorogo. Mengaku sedang mencari Ibu kandungnya, sedang Ayahnya telah meninggal dan diusir oleh ibu tirinya.

Beberapa kesaksian Netizen yang pernah berjumpa Aldo dikotanya, menuturkan bahwa namanya adalah Bambang, Agus dan Kurniawan.

2. Mengaku bersepeda tapi kulitnya kok tidak gosong
Aldo mengaku bersepeda onthel dari Blitar ke Ponorogo. Tapi anehnya, kenapa kulitnya kok tidak gosong? padahal cuaca cukup terik panas Matahari akhhir-akhir ini.

3. Menolak untuk difoto full face.
Sejak pertama kali ditemukan warga dan diunggah ke facebook. Dalam foto-fotonya, Aldo selalu menutupi mukanya dan menolak untuk difoto penuh. Termasuk saat di panti sosial, ketika akan difoto oleh wartawan dan polisi Aldo juga menolak. Tapi setelah dipaksa oleh petugas jaga panti, baru dia mau berpose penuh.

wp-1448629245782.jpg
Jika difoto selalu menutupi muka, diwawancarai juga juteknya pengen njitakk

4. Menghindari wartawan dan Polisi. Tapi mudah mengiba pada masyarakat.
Aldo ogah-ogahan menjawab pertanyaan wartawan, jutek, ketus dan lebih banyak gak nyambungnya. Begitu juga saat dimintai keterangan oleh Polisi. Tapi pada warga yang menonton atau datang karena rasa kasihan. Aldo cepat akrab dan tak malu meminta sesuatu.

5. Semua keteranganya pada polisi Bohong 100%
Aldo mengaku beralamat di Kampung Babakan, Kadudampit, Sukabumi. Tapi ketika dilakukan crosscek ke lokasi oleh Polres Sukabumi ternyata tidak ada yang kenal dengan anak ini.
Demikian halnya dengan Yayasan Bunda Maria yang disebut Aldo sebagai tempat sekolahnya semasa di Sukabumi. Ternyata, tidak ada nama yayasan tersebut di Sukabumi.

6. Setelah kabur dengan sepeda onthel bisa langsung menghilang dan cepat sampai ke kota lain.
Saat kabur dari Panti Sosial Ponorogo (jam 7 malam), Aldo menggunakan sepeda onthel ke arah pasar Legi. Begitu dikejar petugas yang membuntutinya, Aldo langsung menghilang begitu masuk ke area parkir pasar. Saya curiga ada mobil/kendaraan yang menanti Aldo, lalu mengangkutnya menuju kota selanjutnya.

Keesokan harinya, saat saya meng-share kabar Aldo kabur di grup Facebook ICP. Salah seorang netizen mengaku telah menemukan Aldo di Slogohimo Wonogiri jam 9 malam. Wow hebat bener, bisa menempuh jarak Ponorogo – Slogohimo hanya dalam waktu 2 jam melintasi jl. raya Ponorogo-Wonogiri yang gelap gulita melintasi hutan.

7. Selama di Panti Sosial, Aldo sering menelepon seseorang.
Selama di Panti Sosial Ponorogo, Aldo sering menelepon seseorang. Demikian kesaksian seorang anak yang kamarnya berdekatan dengan Aldo. Sayangnya, dia tak menguping obrolan Aldo.

8. Aldo pandai bermain hape.
Saat izin untuk membeli pulsa lalu kabur, walau sudah ada petugas yang membuntutinya. Aldo meninggalkan hape sebagai jaminan.
Setelah Aldo kabur, saat hape dicek. Ternyata isinya sudah dikosongkanya. Semua memory telpon telah dihapus begitupun history sms dan telpon. Baru deh keesokan harinya saat ada wartawan, petugas lapas tahu bahwa Aldo memiliki 4 buah handphone pemberian warga.

roda2blog di sosial media

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Aldo Bocah Penipu Pencari Ibu Terpantau di Kota Solo, Hati-hati modusnya | roda dua blog
  2. Lagi, Penipuan Modus Mencari Ibu, Kali Ini Mengaku Warga Ponorogo Mencari Ibu Ke Cilacap | roda dua blog

Tinggalkan Balasan