Apa Haknya Pemerintah Melarang GoJek? Atas Dasar Apa?

image
Gojek dilarang??

Menteri Perhubungan telah resmi melarang ojek (terutama ojek online) sebagai kendaraan transportasi umum. Keputusan ini jelas bertentangan dengan kebijakan Gubernur Jakarta Ahok yang terang-terangan menukung Gojek. Tinggal menunggu, siapa yg lebih didukung Presiden Jokowi.

Aneh juga jika pemerintah melarang Ojek sebagai alat transportasi umum. Memang benar pelaku dan konsumen Ojek online adalah warga Indonesia yang harus tunduk pada pemerintah.

Tapi? Sekali lagi, tapi?
Apa pak Menteri sudah buta sehingga melabeli ojek sebagai alat transportasi umum? Alat angkutan umum?

Sesuatu disebut umum, jika jumlahnya lebih dari 2. Dalam kamus besar bahasa Indonesia. Umum berarti banyak. Dan sesuatu yang banyak itu lebih dari 2.

Baca Juga:   Berburu Batu ke Gunung Tumpak Kucing Ponorogo

image

Ojek ataupun Gojek. Bukan alat transportasi umum atau angkutan umum yang ditujukan untuk orang banyak.

Ojek hanya bisa mengangkut 1 (satu) orang saja setiap jalan. Beda dengan Taksi atau Bis atau Angkot. Yang memang bisa mengangkut banyak orang dalam setiap kali jalan, makanya disebut angkutan umum.

Jadi? Ojek adalah mode transportasi pribadi atau jasa angkutan pribadi. Yang melayani, hanya 1 penumpang setiap kali jalan.

Dan Pemerintah Indonesia, belum punya Undang-undang ataupun aturan perpu/perda/perdes yang mengatur tentang alat transportasi pribadi bernama Ojek.

Lalu? Apa haknya Menteri Jonan melarang Gojek/Ojek Online?
Atas dasar apa?
Undang-undang yang mana?

roda2blog di sosial media

14 Komentar

  1. “umum” berarti bisa dipake oleh siapa saja atau banyak orang, tidak harus secara bersamaan. misalnya wc umum, bisa dipake siapa saja meski sekali,jongkok tetap satu orang. begitu juga ojek

    • berarti ojek pangkalan juga ga boleh om? apa yg dilarang karena online nya aja..
      klo memang UU yang belum ada, dibikin dululah UU nya, regulasinya, Payah nih mentri, beginilah naik jadi mentri klo cuma dari hasil pencitraan.. Untung keputusan udah dicabut lagi,,, anehh..

      • Ojek pangkalan berdasar UU tsb jg tdk boleh OM. Karena kalo diijinkan akan berimbas rancunya penangkapan uber taxi dan pelarangan mobil plat hitam utk angkutan penumpang.
        Jadi memang perlu regulasi yang benar.
        Apa mempertahankan ojek motor dan gojek krn membela rakyat kecil? Ada benarnya juga. Tp tengok, mosok rakyat kecil pakai N-Max buat ngojek.
        Jika ojek/gojek diijinkan jd angkutan umum, maka uber taxi dan mobil plat hitam juga semestinya boleh narik penumpang. Begitu menurut saya logika dr UU ini.

Tinggalkan Balasan