Setelah Malang-Jakarta, Mbah Indra Akan Jalan Kaki Keliling Indonesia Demi Menuntut Polisi Yang Menabrak Mati Anaknya

image

23 tahun tak kunjung selesai “Kasus Tabrak Lari Sampai Mati” yang menimpa putra sulung Indra Azwan yang bernama Rifki Andika. Korban  ditabrak oleh oknum perwira polisi bernama Joko Sumantri.

Pada tanggal 31 Januari 2016 jam 13.00 WIB, Indra Azwan akan kembali akan berjalan kaki mengelilingi Indonesia. Mencari keadilan menuntut agar pelaku penabrak anaknya diadili.

Mbah Indra, yang juga seorang Aremania bernama ini tak peduli betapa berat perjalananya nanti dan harus  meninggalkan keluarga. Semangatnya tak padam bahkan dia siap mempertaruhkan nyawanya.

image

Selama kurun waktu 2010 – 2014, Mbah Indra sudah berjalan kaki dari Malang ke Jakarta sampai empat kali untuk bertemu Presiden SBY, saat itu. Dalam pertemuanya Pak SBY berjanji siap membuka kasus itu lagi di tingkat Mahkamah Agung.

Baca Juga:   Kabur dari RSJ, Sumarwan Naik Motor Sambil Bugil

Bahkan di tahun 2012, dia juga sempat bertekad jalan kaki dari Malang ke Mekah, Arab Saudi. Walau akhirnya hanya sampai di Medan saja. Kali ini, dia bertekad ke seluruh Indonesia dari sabang sampai Merauke.

image

Aksi jalan kaki Indra lantaran kasus yang menimpa putranya, Rifki Andika (12) pada 8 Februari 1993. Kala itu Rifki sedang menyeberang jalan di Malang, lalu ditabrak mobil Honda Accord yang dikendarai Joko Sumantri, polisi berpangkat Letnan Satu, (saat ini berpangkat Kompol). Rifki pun tewas.

Kasus tersebut diproses di pengadilan tahun 2008. Namun karena dianggap kadaluwarsa, Joko divonis bebas, begitupun di tingkak peradilan lebih tinggi.

Indra tidak terima dengan vonis tersebut sehingga mencari keadilan dengan berjalan kaki.

Baca Juga:   Kenapa Naik Sepeda Motor itu Sangat Berbahaya

Semoga Allah selalu melindungi sepanjang perjalanan, serta bisa kembali berkumpul dengan keluarga di kota Malang. Amiiin YRA

Berikut foto-foto aksi jalan kaki Indra

image

image

image

roda2blog di sosial media

Tinggalkan Balasan