Gara-gara Memfoto Razia Lalu Lintas, Fajar didenda 200ribu

image
Ilustrasi: Razia Lalu Lintas Polres Jember

Seorang warga bernama Fajar Wisnu (23), warga Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Yang mengaku didenda 200ribu oleh oknum petugas satlantas karena mencoba memfoto razia lalu lintas yang digelar oleh Polres Jombang di jalan Ahmad Yani, Kecamatan Jombang.

Saat terjaring razia rutin yang diadakan oleh Satlantas Polres Jombang pada Sabtu (13/2/2016) siang. Wisnu tidak terkena tilang karen bisa menunjukan surat-surat kendaraan dan tidak melanggar apapun. Lalu dia mencoba memfoto kegiatan razia untuk diposting di fesbuk.

“Saya lolos saat terjaring razia, karena baik kendaraan maupun surat-surat saya lengkap,” bebernya, Senin (15/2/2016), seperti dilansir oleh kabarjombang.com

Nagh jepret-jepretnya diketahui salah satu anggota, dan anggota tersebut menghampirinya.
“Pak polisi itu mengatakan, yang berhak ambil foto itu adalah jurnalis dan anggota saja,” ujarnya menirukan perkataan anggota polisi yang diduga berpangkat Brigadir Polisi Kepala (Bripka) tersebut.

Baca Juga:   Tips Motor Susah Distarter, Selain Aki Ini Penyakitnya

Lalu dia kemudian dimintai uang sebesar Rp250 ribu dengan alasan tindakannya mengambil foto tersebut melanggar aturan dan terancam pidana.

“Waktu itu saya ketakutan dan saya serahkan uang tersebut, bahkan oknum tersebut juga meminta kartu memori yang ada di handphone saya,” bebernya.

Sedangkan Kepala Unit (Kanit) Patroli Satlantas Polres Jombang, Ipda Totok saat dikonfirmasi lewat telepon selulernya membantah, jika ada oknum anggotanya yang melakukan hal tersebut.

“Setiap razia yang dilaksanakan, saya selalu mendampingi. Dan hal itu tidak mungkin terjadi karena setiap pelanggar ada ketentuan hukum dan pasalnya,” katanya.

Totok juga menegaskan, jika memang ada oknum anggota Satlantas Polres Jombang yang melakukan tindakan tidak terpuji tersebut, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku. “Saya akan langsung kroscek kebenaran persoalan tersebut kepada anggota di lapangan. Namun jika terbukti maka akan ada sanksi untuk oknum anggota tersebut,” tegasnya.

roda2blog di sosial media

5 Komentar

Tinggalkan Balasan