Gila, Test Ride Suzuki Satria Injeksi Dan Amplop Kosong

image

Sebuah foto diupload oleh Blogger Gede Motor, pak De Benny. Di foto tersebut doi menunjukkan amplop kosong saat test ride All new Satria 150 Injeksi. Gila bener broo.

Bagi Mbah Benny, uang amplop mah gak penting. Cuma nylilit aja lah di kantong dia. Tapi masalahnya ini Suzuki bro, pabrikan yang lagi kembang kempis dihajar AHM.

Ane gak ngomongin kondisi Suzuki bro. Yang bahkan di event besarnya ini, hanya sanggup menyewa Sentul di hari kerja, bukan di hari libur.

Ane mau ngobrolin tentang militansi dan nostalgia pecinta Suzuki. Dari dulu sampai sekarang, motor yang keren adalah Suzuki. Hingga muncul pepatah, kalau enggak FU enggak i love U.

Itu jaman sekarang. Jaman dulu pun demikian, sejak jaman Mbah Benny masih pakek seragam SMP. Motor yang keren ya Suzuki. No shogun, no gebetan.

Bahkan hampir semua blogger-blogger otomotif berumur “sweet fourty”, saat ditanya apa motornya saat muda? jawabnya Suzuki Shogun. Kecuali Mbah Bonsaibiker, yang memang sedari dulu lebih akrab dengan rantai kemrosok di sepeda onthelnya, sehingga saat beli motor ya carinya yang rantainya bersuara. :mrgreen:

Baca Juga:   Tips Penting Beli Motor Secara Kredit

Suzuki adalah merek motor nostalgia. Dan demi nostalgia jaman muda, tak sedikit orang rela menjadi gila demi menyelamatkan simbol  kenangan. Brand Suzuki ibarat benda cagar budaya, yang harus dirawat dan diselamatkan. Tak satu pun rela bila ada yang mengusiknya.

Militansi dan loyalitas pecinta Suzuki itu luar biasa, seperti Mbah Beny contohnya. Di hari kerja, dia rela meluangkan waktu demi memenuhi undangan. Tak peduli soal amplop apakah ada isi atau tidak. Apakah dapet goodybag atau enggak. Apakah nanti diijinkan test ride apa enggak.

image

Yang penting Suzuki tak boleh mati.

Fans berat Suzuki itu sangat loyal tapi suaranya tak pernah didengar oleh pihak produsen. Sudah sejak lama mereka mengharap motorsport dari Suzuki. Minimal bermesin 150cc DOHC.

Tapi apa daya … malah thunder yang diberi.
Ayolah Suzuki, beri para pecintamu motorsport yang keren.

Artikel ini bukan tentang isi amplop. Apalagi membandingkan dengan isi amplop pabrikan sebelah. Tapi tentang bukti militansi fans.

Baca Juga:   Dream For Freedom Akhirnya Mampus, Rasain Deh Lu!!!!

Suzuki, untuk meramaikan event acara di Sentul, yang bahkan dihelat di hari kerja, tak perlu mengerahkan massa bayaran. Beda sama pabrikan sebelah yang lebih banyak mendatangkan massa pakai bus sewaan :mrgreen:

roda2blog di sosial media

24 Komentar

  1. Kemarin saya ngelihat orang yang ada di foto itu om, lagi korek-korek ditong sampah di sirkuit sentul, perutnya segede gentong, klo lagi ketawa matanya merem, jadi klo lagi ketawa kita tinggal pergi aja gak akan tahu dia…!

  2. buahahahahaha jeruuuu 😆

    aku mbiyen wis pengen shogun lho, sayangnya 110R discontinue sebelum masanya aku boleh punya motor.. golek seken mulus yo angel soale motor cah enom.. jujur aja seapik-apiknya shogun 125, masih kalah menarik hati dibanding 110R.. 😀

  3. saya penggemar suzuki. mulai RC jaman SMA, tornado gx jaman kuliah, terus SMASH, terus shogun gendut, shogun langsing, RC lagi dan sekarang skydrive. belum ladi ponakan yang tinggal sama saya pernah pake thunder 125 dan satria FU karbu. selama motor yg saya butuhkan ada dibikin sama suzuki pertama yang saya sambangi adalah dealer suzuki. gak peduli delernya jarang2 tetep saya beli. tetep sih saya pake merk lain saat ini. tapi suzuki prioritas nomer siji. sayangnya suzuki itu awet bener jadi gak perlu ganti2 motor. hehehehe

  4. berarti nonton mm dan pedrosa dibayarin dong bisnya heheh. ya wajarlah om klo produsen besar.gak ada salahnya membiayai perjalanan.nasib suzuki aja kalah saing ya seleksi alam lah om.klo ada dana besar pun tetep bisa melakukan seperti apa yang dilakukan honda dan suzuki.
    jadi gak usah fanatik berlebihan.

  5. sewa di hari kerja tapi sentul besar, jadi test ride bisa puas sampai speed max, dprd beberapa hari sebelumnya launching motor sport tp di sentul kecil padahal katanya pabrikan besar.

  6. Dari mau event gw udah gagal paham kenapa koq pas hari kerja sih acaranya…..kita bukan penonton bayaran tapi seandainya acara pas libur kerja pasti lebih banyak pesertanya dan gak penting itu amplopnya yang penting isinya hahahahhaahaha

    By : shoguner jakarta 264

Tinggalkan Balasan ke sebarkan.org Batalkan balasan