Karena Tak Tahu Letak Tuas Rem, Sebabkan Wanita Banyak Mengalami Kecelakaan

image

Sebuah postingan di grup Facebook ini, kok seperti mengiyakan bahwa banyak kaum wanita mengendarai sepeda motor dengan ngawur. Mulai dari lampu sein yang tidak sesuai dengan arah belok. Boros klakson. Sampai berhenti mendadak.

Tapi ternyata ada yang lebih parah. Dan sepertinya dugaan saya benar. Bahwa wanita pengendara matik lebih rawan kecelakaan karena jika panik mereka tidak menarik tuas rem. Tapi malah membejek gas … persis seperti orang naik sepeda onthel.

Lho kok bisa gitu? iya!
Coba deh perhatikan posisi tangan wanita saat berkendara. Kebanyakan hanya memegang kemudi tanpa ada jari yang stand by pada tuas rem.
Berdasarkan pengamatan saya dari tempat parkir sekolah pada macan ternak. (Mama cantik anter anak). :mrgreen:

Dan yang lebih parah. Ternyata ada yang tidak faham. Mana tuas rem depan dan mana yang rem belakang. Dan sepertinya fitur Honda CBS/Combi Brake System sangat cocok untuk kaum wanita.

Berikut ini dua foto lakalantas semalam yang korbanya wanita semua. Di Jombang dan Jogja. Yang di Jogja menabrak mobil parkir, tewas seketika di tempat.

image

roda2blog di sosial media

10 Komentar

  1. sejak kapan ya tuas rem belakang ada di kanan? dari jaman sepeda kecil dulu sampe sekarang, perasaan tuas rem kanan itu utk rem depan deh? apa gw yg kaga mudeng dgn sistem rem sekarang?

    trus mengenai jari stand by di tuas rem, kalau yg pernah saya dengar ttg safety riding, yang benar itu jari tangan full di setang kalo lagi jalan, kecuali kalau tikungan, itupun rem saat akan nikung, pas nikungnya malah dianjurkan jari tangan full di stang. kalo jalan ramai, boleh jari stand by di rem belakang, sementara jari kanan tetap digas semua, cuma berkendaranya memakai mode waspada, artinya tetap siaga utk menarik tuas rem depan, sementara jari standby rem belakang…Au ah nggak ngerti mana yg benar…tp berdasarkan pengalaman, dari awal pake motor, jari standby rem depan. mau jalan rusak, nikung dll, stand by pokoknya…setelah dibilang hal tersebut “terlarang” utk safety riding, ane mulai membiasakan utk tidak standby di rem depan/kanan. ternyata emang lebih enak, nyaman, dan tidak cepat cape. ya tentunya selalu dalam mode “waspada”…

    • nggak, om.. jari tangan standby di rem tetap ok..

      kondisi jalanan di endonesa brbeda dengan di negara maju..
      kalo di negara maju memang jarang ngerem mendadak, jalanan cenderung aman, jadi ya tangan sebaiknya full handle grip gas..
      kalo di endonesa trutama kota di jawa? bah..jalan 1km aja ngeremnya bisa puluhan kali.. jadi jari tangan sebaiknya siap sedia di handle rem, coz telat ngerem setengah detik aja bisa bruakkk! 😀

1 Trackback / Pingback

  1. Walau instruktur safety riding melarang, kenyataannya kebiasaan meletakkan jari di rem itu justru lebih aman | Mengupas soal motor

Tinggalkan Balasan